Tim Siaga Periksa Hewan Kurban di Cianjur Jelang Idul Adha 2026
Pemerintah Cianjur menurunkan 46 petugas tim siaga untuk memeriksa kesehatan dan kelayakan hewan kurban jelang Idul Adha 2026, dengan fokus di wilayah Cianjur Utara dan penyuluhan masyarakat.

Tim Siaga Periksa Hewan Kurban di Cianjur Jelang Idul Adha 2026
Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, telah meluncurkan operasi pemeriksaan kesehatan hewan kurban dengan menurunkan tim siaga yang terdiri dari 46 petugas. Tugas tim ini adalah memastikan bahwa semua hewan ternak yang akan digunakan untuk ibadah kurban pada Hari Raya Idul Adha 2026 memenuhi syarat kelayakan yang ditetapkan, mulai dari kesehatan hingga kehalalan.
Cakupan Tugas dan Penempatan Petugas
Tim siaga yang dibentuk akan menyasar seluruh wilayah Cianjur, mulai dari kawasan utara hingga selatan, dengan fokus khusus pada wilayah Cianjur Utara. Kepala Dinas Peternakan Kesehatan Hewan dan Perikanan Cianjur Iwan Setiawan menjelaskan bahwa penempatan ini didasarkan pada data kepadatan pelaku usaha ternak dan populasi hewan kurban yang lebih tinggi di kawasan utara. Dengan fokus ini, pihak dinas berharap dapat mengoptimalkan penggunaan sumber daya petugas untuk memastikan pemeriksaan berjalan efektif.
Selain mengunjungi peternakan dan kelompok peternak, tim siaga juga akan melakukan patroli di titik penjualan hewan kurban dan lokasi penyembelihan. Hal ini bertujuan untuk menyisir hewan yang dijajakan di pinggir jalan, yang seringkali tidak terdaftar dalam pendataan sebelumnya. Iwan menambahkan bahwa setiap hewan yang diperiksa akan mendapatkan penilaian menyeluruh untuk memastikan tidak ada penyakit menular atau kelainan yang membuatnya tidak layak digunakan sebagai kurban.
Pendataan Pra-Pemeriksaan dan Pelayanan Gratis
Sebelum penugasan tim siaga, pihak dinas telah melakukan pendataan hewan ternak sejak bulan April 2026. Selama periode ini, petugas telah mencatat populasi sapi dan kambing di seluruh Cianjur, serta memantau perkembangan jumlah hewan menjelang hari raya. Iwan melaporkan bahwa jumlah hewan ternak terus bertambah seiring dengan mendekatnya Hari Raya Idul Adha, yang menambah urgensi untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.
Selain pemeriksaan kesehatan, tim siaga juga akan memberikan pelayanan tambahan kepada peternak, seperti vaksinasi secara cuma-cuma. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan hewan ternak secara umum, serta mencegah penyebaran penyakit yang dapat memengaruhi kualitas hewan kurban.
Edukasi dan Pengawasan Selama Penugasan
Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian menegaskan bahwa tugas tim siaga bukan hanya tentang pemeriksaan kesehatan, tetapi juga tentang memberikan edukasi kepada masyarakat. Ia mengingatkan para petugas untuk selalu menjaga kesehatan dan keselamatan selama bertugas di lapangan, menjalankan prosedur pemeriksaan dengan benar, serta memelihara integritas dan profesionalisme selama penugasan.
"Ini merupakan penugasan yang sangat penting dan mulia, tidak hanya memastikan kesehatan hewan tapi menjaga rasa aman dan kepercayaan masyarakat dalam menjalankan ibadah kurban."
Wahyu juga menambahkan bahwa petugas harus memberikan informasi yang jelas dan akurat kepada masyarakat tentang syarat hewan kurban yang layak, serta cara memilih hewan yang sehat dan terjamin kualitasnya.
Syarat Kelayakan Hewan Kurban
Pemeriksaan yang dilakukan oleh tim siaga akan memastikan bahwa hewan kurban memenuhi tiga syarat utama:
- Kesehatan yang baik: Hewan tidak menunjukkan tanda penyakit menular atau kelainan fisik yang serius
- Kualitas terjamin: Hewan dalam kondisi baik dan mampu bertahan hingga hari penyembelihan
- Kehalalan: Hewan merupakan jenis yang diizinkan dalam syariat Islam dan tidak mengalami penyembelihan yang tidak sah sebelum diperiksa
Hanya hewan yang memenuhi seluruh ketentuan ini yang akan dinyatakan layak digunakan sebagai hewan kurban. Pihak dinas juga akan melakukan follow-up terhadap hewan yang tidak memenuhi syarat, untuk mencegahnya masuk ke pasaran dan digunakan sebagai kurban.