Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Tidak Ada Acara Pelepasan Jemaah Haji di Embarkasi, Kemenhaj Jabar

Jabar · Oleh Rizky Maulana ·

Kanwil Kemenhaj Jabar memastikan tidak ada acara pelepasan jemaah haji di embarkasi Jakarta-Bekasi dan Indramayu, dengan alasan agar jemaah cukup istirahat dan terhindar dari kelelahan yang menyebabkan masalah kesehatan.

Tidak Ada Acara Pelepasan Jemaah Haji di Embarkasi, Kemenhaj Jabar

Status Acara Pelepasan Jemaah Haji di Embarkasi

Sejumlah calon jemaah haji asal Jawa Barat mulai memasuki asrama haji pada Selasa, 21 April 2026. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umroh (Kanwil Kemenhaj) Jawa Barat, Boy Hari Novian, memastikan bahwa tidak akan ada acara pelepasan seremonial di embarkasi Jakarta-Bekasi dan Indramayu.

"Kami imbau ke kemenhaj kabupaten kota, pejabat bupati wali kota bahwa di embarkasi Bekasi maupun Indramayu tidak ada lagi seremonial serah terima Jemaah haji. Jadi pelepasan jemaah cukup di daerah saja. Kalau di embarkasi kami tidak menerima hal itu," kata Boy saat dikonfirmasi.

Menurut Boy, langkah ini diambil untuk mengurangi beban fisik jemaah haji yang akan menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Alasan Dihapuskannya Seremonial di Embarkasi

Boy menjelaskan bahwa kegiatan pelepasan haji sudah menjadi kebiasaan lama di masyarakat, namun hal ini bisa menyebabkan kelelahan berlebihan pada calon jemaah. Biasanya, jemaah harus berkumpul pukul 04.00 hanya untuk acara pelepasan, lalu melakukan perjalanan ke asrama haji, yang membuat mereka merasa lelah hingga keesokan harinya.

"Jadi pelepasan jemaah itu sudah jadi kebiasaan ya. Misal jemaah sejak pukul 04.00 kumpul hanya untuk pelepasan lalu perjalanan ke asrama dan akhirnya mereka lelah," ucapnya.

Kelelahan yang berlebihan bisa menurunkan kadar hemoglobin (Hb) darah, bahkan dalam kasus parah membutuhkan transfusi darah. Hal ini bisa menyebabkan jemaah tertinggal dari kloter keberangkatan.

"Kelelahan ini membuat Hb darah turun, parahnya lagi kalau turun bisa sampai transfusi darah dan pada akhirnya tertinggal kloter," kata Boy.

Imbauan kepada Pemerintah Daerah Lokal

Kanwil Kemenhaj Jabar juga mengimbau kepada pemerintah daerah dan penyelenggara acara pelepasan untuk melaksanakan kegiatan tersebut jauh-jauh hari sebelum keberangkatan, dan tidak membuat rangkaian acara yang terlalu lama. Boy menegaskan bahwa jemaah harus memiliki waktu istirahat yang cukup sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Ia menambahkan bahwa banyak calon jemaah di rumah menerima tamu dan mengikuti berbagai acara sebelum keberangkatan, yang membuat mereka tidak tidur dengan nyaman pada malam sebelum keberangkatan. Hal ini semakin memperparah kondisi fisik mereka.

Kuota dan Jadwal Keberangkatan Haji Jabar 2026

Tahun ini, keberangkatan haji asal Jawa Barat memiliki perubahan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Kuota haji untuk wilayah Jabar berkurang menjadi 29.643 orang, turun sebanyak 9.080 jemaah dari tahun 2025, sesuai dengan peraturan terbaru yang berlaku.

Ada dua kelompok jemaah haji asal Jabar dengan jadwal keberangkatan yang berbeda:

Boy juga menegaskan bahwa calon jemaah tidak boleh menganggap enteng kondisi fisik. Mereka yang memiliki kondisi kesehatan buruk saat pemeriksaan kesehatan tidak akan diberangkatkan pada tahun ini. Oleh karena itu, ia menyarankan agar jemaah banyak beristirahat dan menjaga kesehatan agar siap menjalankan ibadah haji dengan baik.

Gambar Persiapan Jemaah Haji