Tertinggal 0-1 dari Arema FC, Persib U16 Balas Tiga Gol via Dua Gol Mahdine Sumanda dan Menang 3-1
Persib U16 sempat tertinggal 0-1 dari Arema FC sebelum menang 3-1 lewat dua gol Mahdine Sumanda dan satu gol Rangga Pasha Athaayasyah di Arcamanik

Persib U16 sempat tertinggal lebih dulu di kandang sendiri sebelum menutup laga dengan skor 3-1 atas Arema FC pada lanjutan Grup B Elite Pro Academy (EPA) ONE di SPOrT Jabar Arcamanik, Kota Bandung, Sabtu, 7 November 2026. Kemenangan ini menjaga posisi Maung Ngora di peringkat kedua klasemen sementara dengan 21 poin, terpaut tiga poin dari Borneo FC di puncak. Arema FC tertahan di peringkat keenam dengan delapan poin.
Gol Maha Dirga Husein Alenta Sulistiyo pada menit ke-54 sempat membungkam tuan rumah. Arema FC bertahan rapat dan menyulitkan Persib U16 mengalirkan bola ke depan sepanjang babak pertama, sehingga serangan Maung Ngora lebih banyak berhenti di area pertahanan lawan.
Tiga gol balasan dalam 31 menit
Rangga Pasha Athaayasyah membuka jalan kebangkitan pada menit ke-65. Enam menit berselang, Mahdine Sumanda mencatat namanya di papan skor, lalu menutup laga dengan gol kedua pada menit ke-85. Dua gol Sumanda lahir dari rentang 14 menit, tanda tempo serangan Persib U16 naik drastis setelah jeda.
Baca Juga: Persib Buka Coaching Clinic PERSIBDay Festival untuk 7.000 Anak Usia 7-14 Tahun di Stadion Persib
Pelatih Persib U16 Agi Maulana mengaku kaget dengan permainan Arema FC yang jauh lebih baik dari perkiraannya. Menurutnya, motivasi tim tamu untuk memperbaiki posisi di klasemen membuat anak asuhnya sulit membongkar pertahanan lawan.
"Bisa dibilang terkejut tapi memang di kompetisi usia muda, motivasi tim tamu yang berbeda-beda seperti keinginan mereka untuk memperbaiki posisi, membuat kami sempat kesusahan membongkar pertahanan," kata Agi setelah pertandingan.
Situasi berubah setelah jeda. Agi memberi sejumlah solusi teknis kepada pemain saat turun minum, dan instruksi itu diterapkan dengan baik hingga Persib U16 berhasil membalikkan keadaan.
Baca Juga: Persib U18 Jamu Arema FC di Arcamanik, Tito Agung Setiawan Benahi Finishing dan Lini Belakang
"Namun setelah kami memberikan solusi saat jeda, alhamdulillah, anak-anak juga bisa menerapkannya secara maksimal, sehingga akhirnya kami bisa mendapat hasil yang diharapkan," tambahnya.
Bekal jelang laga berikutnya
Agi mengingatkan pemainnya agar tidak terlena dengan hasil ini. Ia meminta barisan kembali dirapatkan dan kedisiplinan serta kekompakan ditingkatkan sebagai bekal pertandingan berikutnya. Persib U16 juga diminta tetap berpegang pada karakter permainan sendiri, apa pun pendekatan yang dipakai lawan, mulai dari kecepatan mengalirkan bola ke depan, efektivitas menciptakan peluang, hingga transisi bertahan.
Bagi pembaca yang mengikuti Persib, hasil ini memperlihatkan satu pola yang berulang di kelompok umur: Maung Ngora produktif ketika tempo bola dipercepat, tetapi kesulitan ketika lawan menurunkan blok pertahanan rendah. Sumanda menjadi opsi penyelesaian di kotak penalti yang patut dipantau pada laga-laga berikutnya, terutama jika lawan kembali bermain rapat.
Catatan itu berhubungan dengan agenda terdekat. Tim U18 Persib juga menyiapkan perbaikan finishing dan lini belakang jelang menjamu Arema FC di Arcamanik, seperti dilaporkan dalam artikel Persib U18 Jamu Arema FC di Arcamanik, Tito Agung Setiawan Benahi Finishing dan Lini Belakang. Persoalan membongkar pertahanan rapat bukan hanya milik kelompok U16.
Di level senior, pola serupa pernah muncul. Persib sempat kesulitan menembus tim yang bermain dengan sepuluh pemain sebelum akhirnya menang, seperti tercatat dalam laporan Super League: Susah Payah Tekuk 10 Pemain PSBS, Persib Balik ke Puncak. Kemenangan atas Arema FC menambah tiga poin, tetapi babak pertama di Arcamanik memberi petunjuk bahwa masalah yang sama masih perlu diselesaikan di semua level.
Sumber: persib.co.id