Terbatas Dilibatkan dalam Program Strategis, Erwin Klaim Tetap Siap Sinergi dengan Farhan
Erwin berharap dapat kembali bersinergi dengan Farhan setelah selama ini jarang dilibatkan dalam pembahasan program strategis dan anggaran Pemerintah Kota Bandung.

Hubungan Kepala Daerah dan Wakilnya Jadi Sorotan
Dinamika hubungan antara Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung tengah menjadi perhatian publik. Erwin, Wakil Wali Kota Bandung, mengakui bahwa selama ini dirinya belum banyak dilibatkan dalam pembahasan berbagai program strategis Pemerintah Kota Bandung.
Erwin menegaskan bahwa meskipun jarang diajak untuk mendiskusikan perubahan anggaran hingga rotasi jabatan aparatur, dirinya tetap siap menjalankan tugas apabila kembali diberikan kepercayaan oleh Wali Kota Muhammad Farhan.
Keterbatasan Partisipasi Sejak Awal Menjabat
Erwin menyampaikan bahwa sejak dilantik menjadi Wakil Wali Kota Bandung, tingkat keterlibatannya dalam pemerintahan masih sangat terbatas. Beberapa aspek yang dirinya maksud meliputi:
- Pembahasan anggaran daerah
- Perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD)
- Penyusunan program kerja pemerintah
- Rotasi dan mutasi aparatur sipil negara (ASN)
"Mudahmudahn setelah persoalan ini selesai saya bisa kembali bersinergi dengan Bapak Wali Kota Bandung, bisa berbagi tugas. Tetapi tentu semuanya tergantung Bapak Wali Kota," jelas Erwin.
Pertemuan yang Terbilang Jarang
Menurut Erwin, pertemuan dengan Farhan hanya terjadi dalam beberapa kesempatan, salah satunya dalam forum rapat pimpinan. Kondisi ini membuatnya belum mengetahui secara pasti capaian atau realisasi program pemerintah yang telah disusun berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Baca Juga: Damkar Kota Sukabumi Tangani 130 Kasus Ular Sepanjang Paruh Pertama 2026
Hal ini juga berimbas pada pemantauan terhadap janji politik yang telah sampaikan saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) lalu.
Pintu Komunikasi Tetap Terbuka
Meskipun mengakui adanya keterbatasan komunikasi, Erwin memastikan dirinya tidak menutup pintu untuk kembali bekerja sama. Ia berharap permasalahan yang terjadi dapat segera menemukan solusi sehingga hubungan kerja antara Wali Kota dan Wakil Wali Kota dapat kembali berjalan dengan baik.
Erwin menekankan bahwa pembagian tugas yang jelas dan sinergi yang baik antara keduanya akan membuat pelayanan kepada masyarakat lebih maksimal.
Komitmen Menjaga Fungsi Pengawasan
Di samping harapan untuk kembali seringkai aktif dalam pemerintahan, Erwin menegaskan bahwa dirinya tetap menjalankan tugas sesuai fungsi sebagai wakil kepala daerah. Salah satu tugas penting yang diemban adalah melakukan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.
Erwin menambahkan bahwa dirinya akan tetap menjalankan arahan pimpinan apabila sewaktu-waktu dipercaya kembali untuk mengambil peran lebih besar.
Kisah Sukses Saat Dipilih Memimpin
Sebagai gambaran komitmennya, Erwin mencontohkan pengalamannya saat masih dipercaya memimpin Satuan Tugas Yustisi Kota Bandung. Pada masa itu, berbagai persoalan berhasil diselesaikan bersama tim, di antaranya:
- Penertiban minuman beralkohol ilegal
- Penataan reklame liar
- Penanganan masalah prostitusi
Kini, meskipun tugas tersebut telah dialihkan kepada Sekretaris Daerah, Erwin menyatakan dirinya tetap siap membantu pemerintah apabila dibutuhkan.
Implikasi bagi Tata Kelola Pemerintahan
Situasi ini menunjukkan pentingnya sinergi antara kepala daerah dan wakilnya dalam menjalankan roda pemerintahan. Pembagian tugas yang transparan dan komunikasi yang terbuka menjadi kunci efektivitas pemerintahan daerah.
Keterlibatan aktif kedua tokoh utama ini dinilai krusial untuk memastikan program-program strategis dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Bandung.