Terbaru: Wanita Muda dengan Luka Sayatan Ditemukan di Sungai Kabandungan Sukabumi
Seorang wanita muda berinisial A (22) ditemukan dengan luka sayatan di pergelangan tangan di sungai kecil Kecamatan Kabandungan Sukabumi. Korban selamat dan kini bersama keluarga, polisi masih meneliti motif insiden ini.

Penafian: Artikel ini memuat informasi tentang upaya bunuh diri. Pembaca diharapkan untuk bersikap bijak dan mencari bantuan profesional jika mengalami kesulitan emosional.
Pada Senin (18/5/2026), warga Desa Kabandungan Kecamatan Kabandungan Kabupaten Sukabumi dibuat geger setelah menemukan seorang wanita muda terbaring di aliran sungai kecil. Awalnya, korban diduga sudah meninggal dunia, namun tim medis dan polisi yang tiba di lokasi menemukan bahwa korban masih dalam kondisi hidup meskipun tidak sadarkan diri. Insiden ini menarik perhatian masyarakat setempat karena korban menunjukkan tanda luka serius pada tubuhnya.
Laporan Awal ke Pihak Berwenang
Kepala Polsek Kalapanunggal Aah Saepulrohman mengkonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan masyarakat sekitar pukul 12.00 WIB mengenai sesosok wanita yang terbaring di sungai kecil dan diduga sudah meninggal. "Jadi kami menerima laporan masyarakat yang melaporkan sesosok perempuan di sungai kecil yang dikira sudah meninggal dunia," ujar Aah dalam keterangan resminya. Kedatangan tim kepolisian dan medis bertujuan untuk memastikan kondisi korban dan menangani insiden ini dengan cepat.
Pemeriksaan di Tempat Kejadian
Setelah tiba di lokasi, tim medis segera melakukan pemeriksaan awal terhadap korban. Wanita berinisial A (22) ternyata masih bernapas meskipun dalam keadaan tidak sadarkan diri. Tim polisi juga menemukan luka serius pada pergelangan tangan kiri korban, yang diduga berasal dari sayatan benda tajam. "Wanita yang tadinya disangka sudah meninggal ternyata saat kami dan petugas medis datang ke TKP kondisinya masih hidup," jelas Aah. "Korban kami evakuasi dari sungai kecil dalam kondisi tidak sadar dan kami temukan juga luka di pergelangan tangan sebelah kiri. Lukanya cukup serius." Selama proses evakuasi, polisi menemukan sebilah pisau di dekat tubuh korban. Dugaan sementara menyatakan bahwa benda tajam tersebut adalah alat yang digunakan untuk membuat luka pada korban. Korban kemudian dibawa ke RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut guna mengatasi luka dan kondisi fisiknya yang lemah.
Keterangan dari Saksi dan Lokasi Sekitar
Berdasarkan keterangan pemilik warung yang berada di dekat lokasi kejadian, korban sempat menginap selama dua hari dua malam di warung tersebut. Selama tinggal di warung, korban sempat mencurahkan persoalan pribadi dan masalah keluarga yang sedang dihadapinya. "Kalau dari keterangan pemilik warung, korban ini sempat menginap dua hari dua malam. Sempat curhat juga terkait masalah keluarganya," kata Aah. Pemilik warung juga melaporkan mendengar suara benda jatuh cukup keras dari arah bawah warung sekitar pukul 11.30 WIB. Area bawah warung tersebut merupakan saluran air atau selokan kecil yang terhubung langsung ke sungai tempat korban ditemukan. Keterangan ini menjadi salah satu bukti awal yang akan dipelajari oleh polisi dalam menyelidiki insiden ini.
Kondisi Korban Saat Ini
Menurut keterangan dari keluarga korban, ia kini sudah diperbolehkan pulang dari RSUD Sekarwangi dan berada bersama mereka di rumah. Meskipun sudah bisa pulang, kondisi korban masih terlihat lemas dan membutuhkan perawatan lanjutan di rumah. Keluarga korban juga mengungkapkan bahwa mereka sedang membantu korban dalam proses pemulihan baik secara fisik maupun mental.
Proses Penyelidikan yang Sedang Berlangsung
Sampai saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap motif di balik insiden ini. Polisi belum dapat memastikan apakah insiden ini terkait dengan upaya bunuh diri, kecelakaan, atau hal lain, dan akan mengumpulkan lebih banyak bukti serta keterangan dari saksi terkait. Tim kepolisian juga akan berkoordinasi dengan keluarga korban dan pihak medis untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai kondisi korban dan insiden yang terjadi.