Terbaru Rumah Kosong Ambruk di Tamansari Bandung, Tiga Korban Keluarga
Kejadian rumah kosong ambruk di Tamansari Bandung pukul 13.30 WIB menimpa tiga anggota keluarga. Korban berhasil dievakuasi dan dibawa ke RS terdekat, dengan satu korban terluka parah dan dua lainnya luka ringan.

Konteks dan Lokasi Kejadian
Sebuah rumah kosong di Gang Bongkaran Pulosari, RT 10 RW 15, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, ambruk pada Selasa (16/3/2025) pukul 13.30 WIB. Kejadian ini menyebabkan tiga anggota keluarga warga setempat menjadi korban tertimbun puing bangunan, dengan kondisi korban bervariasi dari luka ringan hingga parah.
Kelurahan Tamansari merupakan salah satu wilayah di Kota Bandung yang memiliki sejumlah bangunan tua, termasuk rumah kosong yang sering menjadi perhatian warga terkait keamanan. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti rumah kosong tersebut ambruk.
Kronologi Lengkap Peristiwa
Menurut keterangan Lurah Tamansari Asep Achmad, rumah yang ambruk adalah bangunan tidak berpenghuni yang roboh ke arah rumah tetangga tempat ketiga korban tinggal. Saat kejadian berlangsung, korban yang terdiri dari ayah (Risnanto), ibu, dan anak sedang berkumpul di ruangan dapur. Tanpa peringatan dini, puing bangunan rumah kosong tersebut jatuh langsung ke dapur mereka, menimpa seluruh anggota keluarga.
"Jadi bangunannya yang rumah kosong, roboh ke arah rumah korban yang berada di sebelahnya," kata Asep dalam keterangan resmi pada hari kejadian.
Salah satu korban, Risnanto, menceritakan pengalaman traumatis saat kejadian berlangsung. Ia mengatakan bahwa ia dan keluarganya sedang bersiap makan siang di dapur ketika tiba-tiba suara keras terdengar dari arah rumah kosong sebelah.
"Saya sama istri anak lagi di dapur, terus tiba-tiba pada jatuh (puing-puing bangunan) ke dapur kita," ujar Risnanto sambil menunjukkan luka lecet di tangannya.
Ia menambahkan bahwa ia dan anaknya berhasil keluar dari ruangan dapur tanpa bantuan, namun istri tertimbun puing bangunan dan tak sadarkan diri. "Ini saya luka lecet-lecet, anak saya benjol, istri saya ketimpa bangunan. Alhamdulilah berhasil diselamatkan," katanya sambil bersyukur.
Proses Evakuasi dan Penanganan Awal
Warga setempat yang melihat kejadian segera berusaha melakukan evakuasi korban, namun menemui kesulitan akibat ukuran puing bangunan yang besar. Mereka kemudian menghubungi tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Kota Bandung untuk mendapatkan bantuan profesional. Bersama warga setempat, petugas Damkarmatan melakukan proses evakuasi yang berlangsung sekitar satu jam, hingga pukul 14.17 WIB. Seluruh korban berhasil diselamatkan dari puing bangunan. Tim medis yang hadir memeriksa kondisi korban dan menemukan bahwa ibu korban mengalami luka parah, sedangkan anaknya mengalami benjolan di kepala. Risnanto sendiri hanya mengalami luka lecet ringan. Korban langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
Langkah Tindak Lanjut Berikutnya
Menurut Asep, pihaknya akan segera melakukan beberapa langkah berikut untuk menangani dampak kejadian:
- Melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap bangunan sekitar untuk mengidentifikasi risiko ambruk lainnya yang bisa membahayakan warga setempat
- Berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Bandung dan Baznas Kota Bandung untuk memberikan bantuan finansial dan non-finansial kepada korban
- Mengumpulkan data mengenai kerusakan yang terjadi akibat kejadian ini untuk keperluan pelaporan instansi terkait
Ia menambahkan bahwa pihaknya juga akan terus memantau kondisi korban dan memberikan dukungan yang dibutuhkan selama proses pemulihan. Hingga artikel ini diterbitkan, tim penyelidikan masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menemukan penyebab pasti rumah kosong tersebut ambruk.