Terbaru! Ribuan UMKM Jabar Melek Keuangan: Strategi Prudential & Mercy Corps
6.400+ UMKM di Jabar & Jateng melek finansial berkat kolaborasi Prudential dan Mercy Corps. Pelatihan arus kas, manajemen risiko, & asuransi tingkatkan ketahanan bisnis.

Literasi Finansial UMKM Meningkat Pesat: Ribuan Pelaku Usaha Siap Hadapi Tantangan Finansial
Jakarta – Ribuan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kini semakin tangguh dalam mengelola keuangan berkat inisiatif kolaborasi antara Prudential Indonesia dan Mercy Corps Indonesia melalui program _Mastercard Strive_. Lebih dari 6.400 UMKM di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur telah merasakan manfaat pelatihan dan pendampingan yang berfokus pada pengelolaan arus kas, perencanaan keuangan, manajemen risiko, serta pentingnya asuransi kesehatan.
Membangun Pondasi Melalui _Training of Trainers_ (ToT)
Kolaborasi strategis ini diawali dengan pelaksanaan Training of Trainers (ToT) secara virtual yang melibatkan 191 fasilitator dari berbagai daerah, meliputi Purwakarta, Kuningan, Blitar, Malang, Kediri, Pekalongan, dan Probolinggo. Para fasilitator ini dibekali dengan materi komprehensif oleh tujuh mentor literasi finansial dari Prudential Indonesia.
Setelah menguasai materi, mereka terjun langsung ke lapangan untuk memberikan edukasi kepada UMKM pada periode November hingga Desember 2025. Pendekatan ini memastikan penyebaran pengetahuan finansial yang merata dan mendalam di tingkat akar rumput.
Mengatasi Kesenjangan Literasi Keuangan
Meskipun indeks literasi keuangan nasional diproyeksikan mencapai 66,46% pada tahun 2025, hasil pra-pelatihan menunjukkan adanya kebutuhan mendesak akan edukasi yang lebih intensif. Fakta mengejutkan terungkap: 88% peserta UMKM belum pernah membuat perencanaan keuangan.
Selain itu, pemahaman mengenai manajemen risiko juga masih rendah, terbukti dari:
- 85% UMKM tidak memiliki tabungan darurat.
- 81% tidak atau kurang memahami pentingnya asuransi untuk keberlanjutan usaha.
Namun, setelah pelatihan, ada peningkatan kesadaran yang signifikan. Hasil pasca-pelatihan mengindikasikan adanya perubahan perilaku positif:
- Sekitar 88% UMKM berkomitmen untuk membuat rencana keuangan.
- 52% akan menyiapkan dana darurat.
- Lebih dari 88% sudah memahami tujuan asuransi.
- 59% peserta tertarik menggunakan produk asuransi untuk melindungi diri dan menjaga keberlanjutan usaha.
Komitmen untuk Ketangguhan Finansial
Karin Zulkarnaen, Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia, menegaskan, “Meningkatkan ketangguhan finansial masyarakat Indonesia memerlukan upaya kolektif dan berkelanjutan. Melalui kolaborasi ini, kami membekali para fasilitator dengan pengetahuan dan keterampilan agar mereka dapat memberikan edukasi keuangan yang inklusif dan berdampak bagi UMKM. Kami berharap inisiatif ini dapat membantu masyarakat semakin siap dalam menghadapi risiko serta merencanakan masa depan yang lebih aman dan sejahtera.”
Senada dengan hal tersebut, Ade Soekadis, Executive Director Mercy Corps Indonesia, menambahkan, “Kami memiliki komitmen untuk meningkatkan kapasitas ekonomi kelompok marginal dan rentan, termasuk UMKM. Kesehatan keuangan merupakan bekal krusial bagi UMKM untuk keberlanjutan usaha mereka. Kerja sama dengan Prudential Indonesia menjadi penting untuk memberikan dampak positif dan mendorong kesejahteraan masyarakat secara luas.”
Sejalan dengan Visi OJK dan Mastercard Strive
Dampak positif dari program ini selaras dengan pendekatan ketangguhan finansial yang diusung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). OJK menekankan pentingnya kemampuan individu dalam mengelola keuangan sehari-hari, menghadapi guncangan finansial dan non-finansial, merencanakan masa depan, serta meraih rasa aman terhadap kondisi keuangannya.
Subhashini Chandran, Senior Vice President of Social Impact for Asia, Pacific, Europe, Middle East and Africa, Mastercard Center for Inclusive Growth, turut mengapresiasi inisiatif ini. “Kesehatan keuangan sangatlah vital bagi UMKM yang merupakan tulang punggung ekonomi nasional. Dampak dari kolaborasi ini menjadi bukti komitmen _Mastercard Strive_ untuk mendukung UMKM agar tangguh dan tumbuh secara berkelanjutan,” ujarnya.
Program ini tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga memperkuat UMKM dengan _Personal Accident Insurance dari PRUWorks_, sebuah program yang melindungi pelaku usaha dari kejadian tidak terduga, menambah lapisan keamanan finansial bagi para peserta. Kolaborasi ini menandai langkah signifikan dalam pemberdayaan UMKM menuju kemandirian dan ketahanan finansial yang lebih baik.