Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Terbaru! Peruri & ProKlim Perkuat Karawang Hadapi Bencana Iklim 2024

Jabar · Oleh Raka Permana · · Diperbarui 2 Maret 2026

Peruri & ProKlim siaga hadapi bencana iklim 2024 di Karawang. Perkuat warga Griya Indah lewat program nasional KLHK. Inisiatif sejak 2022.

Terbaru! Peruri & ProKlim Perkuat Karawang Hadapi Bencana Iklim 2024

Peruri Perkuat Ketahanan Warga Karawang Hadapi Bencana Iklim

Karawang, 22 Desember – Perusahaan Umum (Perum) Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) mengambil langkah proaktif dalam memperkuat ketahanan masyarakat Perumahan Griya Indah, Desa Parungmulya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, terhadap risiko bencana yang diakibatkan oleh perubahan iklim. Inisiatif ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Program Kampung Iklim (ProKlim), sebuah program nasional yang diinisiasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.

Peresmian program strategis ini dihadiri oleh POH Kepala Biro Strategic Corporate Branding & TJSL Peruri, Yahdi Lil Ihsan, Sekretaris Desa Parungmulya Karawang, Neneng, dan Ketua Kelompok Proklim Griya Indah, Indra Puspita.

Sejak tahun 2022, Peruri telah menunjukkan komitmen kuat terhadap pembangunan berkelanjutan dengan mendukung penuh implementasi Program Kampung Iklim di Perumahan Griya Indah. Dukungan ini merupakan bagian integral dari upaya Peruri dalam meningkatkan kualitas lingkungan hidup melalui pemberdayaan masyarakat, yang terintegrasi dalam Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.

Pada tahun ini, fokus pelaksanaan ProKlim diperluas meliputi empat area utama: peningkatan ketahanan pangan, pengelolaan limbah terpadu, pengembangan ekonomi hijau, serta penguatan peran dan partisipasi aktif masyarakat. Yahdi Lil Ihsan menjelaskan, “Program Kampung Iklim adalah upaya nyata untuk memperkuat ketahanan masyarakat terhadap perubahan iklim melalui keterlibatan aktif warga. Program ini tidak hanya berdampak pada lingkungan yang lebih baik, tetapi juga mendorong kesejahteraan dan kemandirian masyarakat.” Keempat fokus ini dirancang secara holistik untuk menghasilkan manfaat lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian warga Desa Parungmulya.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Peruri menyerahkan secara simbolis bantuan berupa tanaman hidroponik dan sarana pengelolaan sampah menggunakan metode Takakura, yang bertujuan untuk memperkuat pengelolaan limbah berbasis rumah tangga. Selain itu, Peruri juga meresmikan Green House (GH) sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan dan program edukasi lingkungan bagi masyarakat.

Kolaborasi dan Pendampingan Berkelanjutan

Keberhasilan Program Kampung Iklim ini sangat didukung oleh kolaborasi erat dan pendampingan berkelanjutan. Indra Puspita, Ketua Kelompok ProKlim Griya Indah, menyampaikan rasa terima kasihnya. “Program Kampung Iklim ini tidak akan berjalan tanpa kolaborasi dan pendampingan. Selama tiga tahun kami dibimbing, diberi pengetahuan, dan difasilitasi, hingga akhirnya masyarakat mampu menjalankan program lingkungan secara mandiri dan berkelanjutan,” ujarnya.

Apresiasi serupa juga datang dari pemerintah desa. Neneng, Sekretaris Desa Parungmulya, menegaskan bahwa manfaat Program TJSL Peruri dirasakan langsung oleh warganya. “Manfaat Program TJSL Peruri sangat dirasakan oleh warga Desa Parungmulya. Dukungan ini membantu masyarakat dalam mengelola pertanian dan sampah secara berkelanjutan, sehingga memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan kehidupan sehari-hari,” ungkap Neneng.

Melalui keberlanjutan Program Kampung Iklim, Peruri berharap semangat kebersamaan masyarakat akan terus terpelihara, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang lebih sejahtera, mandiri, dan tangguh dalam menghadapi dampak perubahan iklim. Dengan melibatkan masyarakat secara langsung, ProKlim mendorong aksi nyata yang berdampak signifikan bagi ketahanan lingkungan dan peningkatan kesejahteraan warga.

MI