Terbaru! Jawa Barat & BRIN Perkuat Riset, Luncurkan Rumah Inovasi Daerah 2024
Jabar & BRIN bersinergi! Luncurkan Rumah Inovasi Daerah 2024, perkuat riset lokal, akselerasi pembangunan berkelanjutan Jabar. Inovasi untuk masa depan!

BRIN dan Jawa Barat Kolaborasi Wujudkan Rumah Inovasi Daerah untuk Pembangunan Berkelanjutan
Bandung, 24 Desember 2025 – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menandatangani nota kesepahaman untuk mengembangkan Rumah Inovasi Daerah sebagai pusat riset dan inovasi. Kolaborasi strategis ini menjadi tonggak penting dalam upaya mengakselerasi pembangunan ekonomi, sosial, dan pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan di Jawa Barat.
Visi Jangka Panjang untuk Jawa Barat
Kepala BRIN, Arif Satria, menyatakan bahwa Jawa Barat adalah provinsi pertama yang dikunjungi dalam rangka pengembangan Rumah Inovasi Daerah. Penandatanganan ini dilakukan secara langsung oleh Arif Satria dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, di Gedung Pakuan.
"Ini provinsi yang pertama yang kami kunjungi, untuk mengembangkan nanti ke depan Rumah Inovasi Daerah," ungkap Arif Satria, menggarisbawahi komitmen BRIN terhadap inisiatif ini.
Rumah Inovasi Daerah dirancang sebagai platform utama untuk:
- Pengembangan riset inovatif: Mendorong lahirnya solusi-solusi baru berbasis ilmu pengetahuan untuk berbagai tantangan regional.
- Akselerasi pembangunan: Mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui penerapan inovasi.
- Pengelolaan lingkungan: Mengembangkan pendekatan sustainable untuk menjaga kelestarian alam Jawa Barat.
Arif Satria juga menyoroti keselarasan visi Gubernur Jawa Barat yang sangat progresif terkait keberlanjutan. "Pak gubernur ini memiliki visi yang jauh ke depan bagaimana terkait _sustainability_ harus dikedepankan dalam proses pembangunan ini," tambahnya.
Mitigasi Bencana dan Solusi Berbasis Alam
Salah satu fokus utama kehadiran Rumah Inovasi Daerah adalah untuk mendukung visi Gubernur dalam mitigasi dan antisipasi potensi bencana. Pengalaman menunjukkan bahwa biaya penanggulangan bencana seringkali jauh lebih besar dibandingkan biaya pencegahan. Dengan demikian, pendekatan berbasis riset dan inovasi diharapkan mampu mengurangi risiko dan dampak bencana di masa depan.
Inisiatif ini juga menekankan konsep penting _nature based solutions_, yaitu bagaimana menyelesaikan permasalahan dengan memanfaatkan pendekatan yang selaras dengan alam.
"Itu yang sering disebut sebagai _nature based solutions_. Jadi, bagaimana menyelesaikan masalah-masalah berbasis pada alam," jelas Arif Satria. Ini menunjukkan adanya perhatian khusus di Jawa Barat untuk menjadikan alam sebagai acuan utama dalam pengelolaan pembangunan ke depan.
Keselarasan Visi untuk Isu Krusial
Inisiatif pengembangan Rumah Inovasi Daerah ini menunjukkan adanya keselarasan visi dan pandangan yang kuat antara BRIN dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mengatasi berbagai isu krusial, antara lain:
- Permasalahan perikanan
- Tantangan di sektor peternakan
- Pelestarian varietas lokal
- Isu tata ruang dan pembangunan wilayah
Arif Satria menegaskan pentingnya kolaborasi ini untuk memastikan bahwa isu keberlanjutan benar-benar dapat terimplementasi dengan baik. "Ini menurut saya penting untuk benar-benar dikawal agar isu keberlanjutan (_sustainability_) ini berjalan dengan baik," pungkasnya.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi contoh bagi provinsi lain di Indonesia dalam upaya membangun ekosistem riset dan inovasi yang kuat, demi mewujudkan pembangunan yang lebih baik dan berkelanjutan.
ATR