Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Terbaru! Distan Cirebon Selidiki Sawit di Cigobang: Lahan Perbukitan Jadi Sorotan

KDM · Oleh Nayla Putri · · Diperbarui 2 Maret 2026

Distan Cirebon selidiki penanaman sawit 6,5 hektar di perbukitan Cigobang. Komoditas ini bukan unggulan Cirebon, memicu sorotan publik. Cari tahu alasannya!

Terbaru! Distan Cirebon Selidiki Sawit di Cigobang: Lahan Perbukitan Jadi Sorotan

Dinas Pertanian Cirebon Selidiki Penanaman Kelapa Sawit di Perbukitan Cigobang

CIREBON – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, tengah bergerak cepat melakukan inventarisasi dan kajian menyeluruh terkait penanaman kelapa sawit di kawasan perbukitan Desa Cigobang, Kecamatan Pasaleman. Penanaman ini menuai sorotan publik karena dinilai tidak selaras dengan karakteristik wilayah setempat.

Durahman, Kepala Bidang Hortikultura dan Perkebunan Distan Kabupaten Cirebon, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan upaya untuk mengungkap kronologi serta fakta di balik munculnya kebun kelapa sawit di desa tersebut.

Bukan Komoditas Unggulan Wilayah

Penanaman kelapa sawit di lahan seluas sekitar 6,5 hektare ini menjadi perhatian khusus sebab komoditas tersebut tidak termasuk dalam daftar unggulan yang selama ini dikembangkan di Kabupaten Cirebon.

“Kelapa sawit bukan merupakan komoditas strategis maupun unggulan di Kabupaten Cirebon,” tegas Durahman.

Tindak Lanjut Surat Edaran Gubernur Jawa Barat

Kepala Bidang Hortikultura dan Perkebunan menambahkan, Distan Kabupaten Cirebon baru saja menerima Surat Edaran (SE) dari Gubernur Jawa Barat yang mengatur kebijakan pengelolaan tanaman kelapa sawit di seluruh provinsi. SE tersebut secara spesifik menginstruksikan pemerintah daerah untuk:

Durahman menekankan bahwa proses alih komoditas ini harus dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek penting:

“Proses alih komoditas harus disesuaikan dengan kondisi agroekologi, daya dukung lingkungan, serta karakteristik wilayah,” ujarnya.

Upaya Menjaga Fungsi Ekologis

Kebijakan ini juga memiliki tujuan jangka panjang untuk menjaga fungsi ekologis, melestarikan tanah dan air, serta secara proaktif mengurangi potensi kerusakan lingkungan yang dapat timbul akibat penanaman komoditas yang tidak sesuai dengan kondisi geografis dan lingkungan setempat. Distan Kabupaten Cirebon berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap kegiatan pertanian dan perkebunan di wilayahnya selaras dengan prinsip-prinsip keberlanjutan lingkungan.