Terbaru! Demi Ketahanan Pangan Jabar: BRIN & Pemprov Jabar Kembangkan Padi Unggul
BRIN & Pemprov Jabar berkolaborasi kembangkan padi unggul lewat Demplot. Dorong ketahanan pangan & ekonomi petani di Jabar. Inovasi demi masa depan pangan!

BRIN dan Jawa Barat Kolaborasi untuk Padi Unggul: Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Petani
Bandung – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) kini serius menjalin kerja sama strategis dalam pengembangan benih padi unggul. Inisiatif ini digadang-gadang mampu meningkatkan produktivitas pangan di Jawa Barat sekaligus memperkuat ekonomi petani.
Kolaborasi Demplot untuk Varietas Padi Superior
Kepala BRIN, Arif Satria, menjelaskan bahwa kolaborasi ini akan diwujudkan melalui metode Demplot (Demonstration Plot). Demplot adalah pendekatan penyuluhan pertanian yang terbukti efektif dengan menciptakan lahan percontohan. Tujuannya adalah untuk memperkenalkan, mendemonstrasikan, dan membuktikan secara langsung teknik, teknologi, varietas, atau pupuk pertanian baru kepada para petani.
"Ada sejumlah varietas BRIN yang unggul varietas padi, dan itu akan kami coba kembangkan demplotnya dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat siap untuk mengembangkan perbenihannya," ujar Arif di Gedung Pakuan Bandung, Rabu.
Varietas padi unggul dari BRIN ini diharapkan tidak hanya berhenti di situ. Arif menambahkan bahwa varietas hasil pengembangan berbagai kampus di Jawa Barat juga akan turut dikembangkan, dengan satu tujuan utama: meningkatkan produktivitas dan memperbaiki taraf ekonomi sektor pertanian.
Prioritas Produksi Tinggi dan Ramah Lingkungan
Fokus utama dari kerja sama ini adalah peningkatan produktivitas pangan di Jawa Barat, namun dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan sebagai prinsip dasar. Varietas benih padi yang akan diuji coba melalui demplot dirancang agar mampu menghasilkan panen hingga tiga kali dalam setahun, dengan produksi mencapai antara 10 hingga 12 ton per hektare lahan.
Dari total 15 varietas padi unggulan yang dimiliki BRIN, akan dipilih varietas yang paling sesuai dengan preferensi masyarakat Jawa Barat yang menyukai beras pulen, namun tetap mengedepankan peningkatan produksi signifikan. Ini menunjukkan komitmen untuk tidak hanya fokus pada kuantitas, tetapi juga kualitas yang sesuai dengan selera pasar lokal.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah maju dalam mencapai ketahanan pangan yang berkelanjutan di Jawa Barat, memberikan manfaat nyata bagi para petani, dan secara keseluruhan, berkontribusi pada kemajuan sektor pertanian nasional.
ATR