Terbaru 2024: Cianjur Targetkan Peningkatan PAD, Ini Jurus Bapenda!
Cianjur targetkan peningkatan PAD 2024! Bapenda siapkan strategi intensif: inovasi pajak, tingkatkan layanan, sinergi lintas sektor. Pantau capaian 2023, Rp389,4 M!

Bapenda Cianjur Tingkatkan Strategi Pendapatan Daerah Tahun Ini
Cianjur, Jawa Barat — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Cianjur telah merancang serangkaian langkah strategis guna mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tahun 2024. Kebijakan ini diambil untuk meningkatkan penerimaan pajak dan retribusi secara lebih efektif.
Kepala Bapenda Kabupaten Cianjur, Cicih Permasih, menekankan pentingnya inovasi, intensifikasi, dan ekstensifikasi pajak daerah, serta penguatan sinergi lintas sektor sebagai pilar utama strategi ini. "Termasuk lebih meningkatkan kualitas pelayanan kepada wajib pajak untuk mendongkrak penerimaan PAD," ungkap Cicih, didampingi Kepala Bidang Pendataan dan Penetapan Bapenda Kabupaten Cianjur, Lucky Hermansyah, pada Jumat (2/1).
Realisasi Pendapatan Pajak Daerah 2023: Capaian dan Evaluasi
Pada tahun 2023, realisasi penerimaan pajak daerah hingga 31 Desember mencapai Rp389,4 miliar. Angka ini merepresentasikan 92,85% dari target yang ditetapkan sebesar Rp419,4 miliar.
Cicih mengakui bahwa secara persentase, capaian tahun 2023 belum sepenuhnya optimal. Namun, ia menyoroti peningkatan signifikan dalam nilai nominal dibandingkan tahun sebelumnya. Sebagai perbandingan:
- 2023: Tercatat Rp389,4 miliar (92,85% dari target Rp419,4 miliar)
- 2022: Tercatat Rp291,4 miliar (104,68% dari target Rp278 miliar)
"Penerimaan pajak daerah pada 2023 meningkat sekitar Rp98 miliar dibanding 2022," jelas Cicih.
Sektor-sektor Pajak Unggulan dan Penyesuaian Strategi
Beberapa sektor pajak daerah menunjukkan kinerja yang sangat positif di tahun 2023, bahkan melampaui target yang ditetapkan. Catatan Bapenda Kabupaten Cianjur menunjukkan:
- Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB): Mencapai 151,90%
- Pajak Sarang Burung Walet: Mencapai 113,02%
- Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT): Mencapai 101,04%
- Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2): Mencapai 100,03%
Sementara itu, beberapa jenis pajak lainnya juga menunjukkan kinerja positif meskipun belum mencapai target secara penuh:
- Pajak Air Tanah: 96,67%
- Pajak Reklame: 94,54%
- Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB): 91,87%
Namun, terdapat pula sektor yang realisasinya di bawah 90%:
- Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB): 84,32%
- Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB): 75,87%
Kebijakan Relaksasi Pajak untuk Masyarakat
Untuk mendukung masyarakat sekaligus mendorong kepatuhan, Bapenda Kabupaten Cianjur menerapkan kebijakan relaksasi pada tahun 2023. Program ini meliputi diskon BPHTB dan pengurangan PBB bagi wajib pajak orang pribadi.
"Program ini merupakan bentuk pelayanan dari pemerintah daerah kepada masyarakat dengan tujuan memudahkan dan meringankan beban pajak," tegas Cicih.
Cicih menambahkan bahwa seluruh pajak yang terkumpul akan kembali dimanfaatkan untuk pembangunan di berbagai sektor demi kesejahteraan masyarakat Cianjur. "Kami, Bapenda Kabupaten Cianjur atas nama pemerintah daerah, mengucapkan terima kasih kepada seluruh wajib pajak atas partisipasi dan kepatuhannya memenuhi kewajiban perpajakan daerah," pungkasnya.
Pelajari lebih lanjut tentang kebijakan pajak daerah di Cianjur