Terbaru 2024: Alsintan Ubah Wajah Pertanian Kuningan, Panen Makin Berlimpah?
Alsintan dan irigasi modern ubah pertanian Kuningan di 2024. Bantuan 337 unit alsintan Rp10 miliar dongkrak produksi, efisiensi & percepat tanam.

Mendongkrak Produksi Pertanian Kuningan: Peran Vital Alsintan dan Infrastruktur Irigasi
Kuningan, Jawa Barat – Sektor pertanian di Kabupaten Kuningan menunjukkan geliat positif berkat dukungan strategis dari pemerintah pusat. Bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) menjadi kunci utama dalam meningkatkan produktivitas serta efisiensi usaha tani di wilayah ini.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kabupaten Kuningan, Wahyu Hidayah, menjelaskan bahwa alsintan berperan krusial dalam berbagai aspek. “Bantuan alsintan ini mendorong peningkatan indeks pertanaman, efisiensi biaya produksi, serta percepatan kegiatan budidaya di tingkat petani,” ujarnya di Kuningan.
Investasi Besar untuk Modernisasi Pertanian
Sepanjang Januari hingga Desember, Kabupaten Kuningan telah menerima 337 unit alsintan dengan total nilai mendekati Rp10 miliar. Bantuan ini disalurkan dari Kementerian Pertanian, menunjukkan komitmen nyata pemerintah dalam memodernisasi pertanian daerah.
Penguatan mekanisasi pertanian menjadi fokus utama untuk mencapai efisiensi usaha tani yang lebih tinggi dan mempercepat siklus tanam-panen. Ini adalah langkah maju bagi petani Kuningan.
Distribusi bantuan dilakukan secara bertahap dan berdasarkan kebutuhan spesifik di sentra-sentra produksi pertanian. Penyaluran terbaru menjangkau 34 kelompok tani di 34 desa yang tersebar di 22 kecamatan se-Kabupaten Kuningan.
Jenis alsintan yang diterima sangat beragam, meliputi:
- Combine harvester
- Crawler traktor
- Traktor roda empat dan roda dua
- Rice transplanter
- Hand sprayer
- Power thresher
- Pompa air
- Corn sheller
Variasi alsintan ini memastikan bahwa setiap tahapan budidaya dapat ditangani dengan lebih cepat dan efektif, mulai dari pengolahan lahan hingga panen dan pasca-panen.
Penguatan Infrastruktur Irigasi sebagai Penopang Utama
Selain mekanisasi, Pemerintah Kabupaten Kuningan juga sangat memperhatikan penguatan infrastruktur irigasi. Hal ini diakui sebagai pondasi keberlanjutan produksi pangan di masa depan.
Pada tahun ini, pemerintah daerah menargetkan program optimalisasi lahan seluas 2.236 hektare. Program ini mencakup berbagai kegiatan vital seperti:
- Rehabilitasi jaringan irigasi tersier
- Pembangunan irigasi perpompaan dan perpipaan
- Pembangunan dam parit
- Pembangunan embung sebagai sumber cadangan air strategis di kawasan pertanian
Melalui kombinasi modernisasi alsintan dan peningkatan infrastruktur irigasi, pertanian di Kabupaten Kuningan diharapkan dapat terus berkembang, meningkatkan kesejahteraan petani, dan menjamin ketahanan pangan daerah.