Target Pajak NaiK Rp10 Miliar, Bapenda Cianjur Optimalkan Berbagai Upaya
Bapenda Kabupaten Cianjur menargetkan penerimaan pajak daerah tahun ini mencapai Rp429 miliar, naik Rp10 miliar dari tahun 2025. Strategi digitalisasi, layanan jemput bola, dan pemutakhiran database menjadi kunci untuk mencapai target ini meskipun capaian persentase tahun lalu belum optimal.

Target Pajak Daerah Cianjur Naik Rp10 Miliar Tahun Ini: Strategi Bapenda untuk Capai Tujuan
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Cianjur menargetkan penerimaan pajak daerah tahun ini mencapai Rp429 miliar, naik sekitar Rp10 miliar dibanding target tahun 2025 yang sebesar Rp419 miliar. Untuk mencapai target ini, Bapenda telah menyusun berbagai strategi inovatif, mulai dari transformasi digitalisasi hingga layanan jemput bola untuk memudahkan masyarakat dalam membayar pajak.
Latar Belakang Peningkatan Target Pajak Daerah
Tahun 2025, realisasi penerimaan pajak daerah Cianjur mencapai Rp389,4 miliar, atau sekitar 92,85% dari target yang ditetapkan. Meskipun capaian persentase belum optimal, nominal penerimaan ini menunjukkan peningkatan signifikan dibanding tahun 2024, yang mencapai Rp291,4 miliar atau 104,68% dari target sebesar Rp278 miliar. Peningkatan nominal ini menjadi dasar optimisme Bapenda untuk mengejar target tahun ini.
"Kami tentu harus optimistis mengejar target," tegas Kepala Bidang Pengembangan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Bapenda Kabupaten Cianjur, Arief Rahman.
Strategi Utama Bapenda Cianjur untuk Capai Target Rp429 Miliar
Bapenda Cianjur fokus pada tiga strategi utama untuk meningkatkan realisasi penerimaan pajak:
- Digitalisasi pembayaran pajak: Membuka berbagai kanal pembayaran nontunai sehingga masyarakat tidak perlu repot datang ke kantor Bapenda untuk membayar pajak. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan ketercukupan dan kecepatan pembayaran.
- Pemutakhiran database pajak: Memperbaharui data objek pajak untuk memastikan semua wajib pajak tercatat dengan benar dan tidak ada yang terlewat.
- Layanan pajak keliling (Pepeling): Layanan jemput bola yang memberikan kemudahan bagi masyarakat yang tidak bisa datang ke kantor Bapenda, terutama di daerah terpencil.
Sektor-sektor Pajak yang Dikelola Bapenda Cianjur
Bapenda Cianjur mengelola penerimaan pajak dari berbagai sektor, antara lain:
- Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) makanan dan minuman, hotel, hiburan, parkir, dan ketenagalistrikan
- Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB)
- Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)
- Pajak Sarang Burung Walet
- Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)
- Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB)
Tantangan dan Optimisme Bapenda Cianjur
Meskipun capaian persentase tahun 2025 belum mencapai 100%, Bapenda Cianjur tetap optimistis karena peningkatan nominal penerimaan yang signifikan dibanding tahun sebelumnya. Strategi digitalisasi dan layanan jemput bola diharapkan dapat membantu meningkatkan keterlibatan wajib pajak dan mengurangi hambatan dalam pembayaran, sehingga target Rp429 miliar dapat tercapai pada akhir tahun ini.