Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Tahun Baru Tanpa Kembang Api: Polda Jabar Serukan Solidaritas Bencana!

Bandung · Oleh Nayla Putri · · Diperbarui 2 Maret 2026

Polda Jabar larang kembang api & petasan Tahun Baru. Solidaritas untuk korban bencana alam di Sumatera, wujud empati di tengah duka bangsa.

Tahun Baru Tanpa Kembang Api: Polda Jabar Serukan Solidaritas Bencana!

Polda Jabar Imbau Larangan Kembang Api dan Petasan saat Perayaan Tahun Baru

Bandung – Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) dengan tegas melarang penggunaan kembang api dan petasan dalam perayaan pergantian tahun. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk empati mendalam terhadap para korban bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia.

Spirit Empati dan Solidaritas untuk Korban Bencana

Kepala Polda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan, menyatakan bahwa larangan ini didasari oleh rasa keprihatinan atas musibah bencana alam yang terus menerus terjadi, khususnya di beberapa daerah di Pulau Sumatera seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. "Indonesia saat ini dalam keadaan berduka, sebagian besar masyarakat kita, terutama di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, sedang mengalami musibah bencana alam," ungkap Irjen Pol. Rudi Setiawan di Bandung pada Selasa lalu.

Irjen Pol. Rudi menambahkan bahwa proses pemulihan pascabencana masih terus berlangsung, mencakup perbaikan infrastruktur vital hingga upaya memulihkan kembali kehidupan sosial masyarakat. Kondisi ini, menurutnya, merupakan tanggung jawab moral bersama sebagai sesama anak bangsa. "Ini menjadi konsekuensi bagi kita semua untuk turut merasakan keprihatinan terhadap saudara-saudari kita yang sedang tertimpa musibah," tegasnya.

Perayaan Bermakna daripada Kemeriahan Berlebihan

Irjen Pol. Rudi Setiawan berpandangan bahwa perayaan pergantian tahun sebaiknya tidak dirayakan dengan kemeriahan yang berlebihan, apalagi sampai menggunakan kembang api dan petasan yang berpotensi menimbulkan gangguan serta bahaya. Sebaliknya, ia mendorong agar masyarakat mengisi momen pergantian tahun dengan kegiatan yang jauh lebih bermakna.

"Oleh karena itu, pada pergantian tahun ini kita dianjurkan untuk mengadakan doa bersama dan muhasabah diri," jelasnya. Doa bersama ini dinilai sebagai wujud nyata persatuan, solidaritas, dan empati kepada para korban bencana, sekaligus menjadi harapan agar musibah serupa tidak lagi terulang di masa mendatang. Momen ini diharapkan dapat menjadi pengingat akan pentingnya kebersamaan di tengah cobaan.

"Solidaritas adalah kunci untuk melewati masa sulit bersama, dan empati adalah jembatan yang menghubungkan hati kita." - Irjen Pol. Rudi Setiawan

Poin-Poin Penting Himbauan Polda Jabar:

Dengan himbauan ini, Polda Jabar berharap perayaan tahun baru bisa menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan dan kepedulian antar sesama, alih-alih diwarnai dengan euforia sesaat yang kurang relevan dengan kondisi bangsa.