Tahun Baru 2026: Purwakarta 'Panen' 1 Ton Sampah Plastik, DLH Bersih-bersih
Purwakarta "panen" 1 ton sampah plastik saat Tahun Baru 2026! DLH berjibaku bersihkan kota. #Purwakarta #TahunBaru2026 #SampahPlastik #DLH #KebersihanKota

Purwakarta Diterjang 1 Ton Sampah Plastik Pasca-Perayaan Tahun Baru 2026
PURWAKARTA — Perayaan malam pergantian tahun 2025/2026 menyisakan tumpukan sampah mencengangkan di pusat kota Purwakarta. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Purwakarta melaporkan bahwa operasi pembersihan pasca-perayaan berhasil mengumpulkan sekitar satu ton sampah, dengan dominasi limbah plastik dari kemasan makanan dan minuman.
Pasukan Oranye Berjibaku Menjaga Kebersihan
Sejak pukul 02.00 dini hari pada malam tahun baru, "pasukan oranye" DLH telah berjibaku membersihkan setiap sudut kota. Dengan sapu dan pengki, para petugas kebersihan menyisir jalan-jalan utama, memastikan wajah kota tetap bersih dan rapi setelah hiruk-pikuk perayaan.
"Personel sebar di empat titik utama jalur perkotaan, dengan fokus di kawasan Situ Buleud karena ada pertunjukan air mancur," terang Anggoro, Kepala Bidang Persampahan DLH Purwakarta, pada Kamis (1/1).
Tak hanya menyapu, petugas di mobil pikap juga bersiaga untuk memilah sampah yang terkumpul. Dedikasi mereka tak luput dari perhatian masyarakat. Sejumlah pedagang turut memberikan dukungan moral dan logistik berupa makanan serta minuman kepada para pejuang kebersihan ini, menunjukkan solidaritas yang patut diacungi jempol.
Pengerahan Sumber Daya Maksimal
Anggoro menambahkan, DLH Purwakarta mengerahkan 100 personel kebersihan untuk memastikan kelancaran operasi malam pergantian tahun. Armada yang disiagakan meliputi:
- Lima unit mobil pikap
- Satu unit _dump truck_
Volume sampah yang terkumpul tercatat mencapai sekitar 15 kubik, yang setara dengan hampir satu ton. Mayoritas sampah adalah sisa-sisa kemasan makanan dan minuman berbahan plastik, menyoroti tantangan pengelolaan sampah plastik yang kian mendesak di tengah gaya hidup konsumtif.
Kejadian ini kembali mengingatkan pentingnya kesadaran publik akan dampak lingkungan dari perayaan massal. Edukasi mengenai pengurangan sampah dan penggunaan wadah ramah lingkungan diharapkan dapat menjadi agenda prioritas dalam perayaan-perayaan mendatang.