Susi Pudjiastuti Siap Tangani Kredit Macet dan Pinjol Jabar di Bank bjb
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti resmi jadi Komisaris Utama Bank bjb. Ia punya rencana tangani kredit macet dan ambil pinjol di Jawa Barat untuk menurunkan bunga pinjaman bagi masyarakat kecil.

Susi Pudjiastuti Resmi Menjabat Komisaris Utama Independen Bank bjb
Bandung, 28 April 2026 – Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2014-2019, Susi Pudjiastuti, secara resmi terpilih sebagai Komisaris Utama Independen Bank Pembangunan Daerah (Bank bjb) melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dihelat di Gedung Pakuan, Kota Bandung. Penunjukan ini datang dengan visi besar untuk mengembangkan layanan perbankan daerah, khususnya dalam menangani kredit macet dan mengembangkan akses pinjaman digital di Jawa Barat.
Alasan Susi Menerima Tawaran Jabatan
Susi mengakui awalnya tidak terlalu tertarik dengan tawaran jabatan ini, yang diajukan oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Namun, bujukan Dedi dan rasa terpanggil sebagai warga Jawa Barat yang suka tantangan membuatnya menerima amanah ini.
"Iya pak gubernur ini tukang paksa jadi bujuk-bujuk. Saya juga sebagai orang Jawa Barat terpanggil dan tertantang, saya suka tantangan, saya ingin mencoba," ujar Susi setelah proses RUPS usai.
Dia menegaskan bahwa dirinya adalah orang profesional yang selalu berkomitmen pada integritas dan transparansi dalam setiap jabatan yang diembannya.
Modal Pengalaman sebagai Pengusaha
Meskipun tidak memiliki pengalaman formal di dunia perbankan, Susi yakin bahwa pengalaman sebagai pengusaha asal Pangandaran akan menjadi modal yang kuat untuk menjalankan amanah ini.
"Pengalaman di perbankan belum ada, tapi dengan keuangan saya juga kan pengusaha, dan saya yakin bisa memberikan nilai tambah pada bank jabar, semoga itu bisa," katanya.
Dia juga menambahkan bahwa dia akan tetap konsisten pada prinsip profesionalisme yang telah dia terapkan selama menjabat sebagai menteri dan menjalankan berbagai usaha yang dia kelola saat ini.
"Dan saya seperti ini, saya bilang sama pak gubernur, harus mau terima susi ya begini, saya maksud yang saya omong dan saya omong yang saya maksud. Saya orang profesional jadi yang saya maksud ya saya omong."
"Profesionalisme itu sangat diperlukan untuk industri keuangan. Mudah-mudahan saya bisa memberi nilai tambah di situ," ucapnya.
Visi Utama untuk Pengembangan Bank bjb
Susi meyakini bahwa Bank bjb memiliki potensi besar untuk berkembang mengingat jumlah penduduk Jawa Barat yang besar dan beragam sektor ekonomi di wilayah ini. Sebagai langkah pertama, dia berencana untuk fokus pada dua hal utama:
- Menangani kredit macet yang menjadi beban bagi banyak masyarakat dan bank
- Mengambil alih layanan pinjaman online (pinjol) di Jawa Barat
Dia menegaskan bahwa dengan mengambil alih pinjol di Jabar, Bank bjb bisa menawarkan suku bunga yang lebih terjangkau dibandingkan pinjol konvensional, serta memberikan akses pinjaman yang lebih mudah bagi kelompok yang sering kesulitan mendapatkan pinjaman dari bank, seperti:
- Petani
- Petambak
- Nelayan
- Guru
- Petani garam
"Jadi pikir dulu petani, petambak, nelayan, guru, petani garam, besar dan salah satu yang saya lihat kemarin saya tidak tahu apakah memungkinkan atau tidak, pinjol di Jabar kalau bisa ditake over bjb. Itu mimpi saya, seharusnya bisa," tuturnya.
Susi menambahkan bahwa rencana ini akan menjadi target utama setelah dia lulus tahap fit and proper test dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dia juga berharap bahwa Bank bjb bisa menguasai setidaknya 50 persen pangsa pasar pinjol lokal di Jawa Barat.
"Besar sekali, kalau itu bisa ditake over oleh Jawa Barat, 50 persen target pertama saya yakin bisa dan kita membantu orang, menurunkan bunga yang tidak setinggi pinjol," kata dia.
Dia juga menekankan bahwa untuk mencapai tujuan ini, dia akan bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk mengatur regulasi pinjol di Jabar sehingga Bank bjb bisa mendapatkan porsi yang lebih besar di pasar tersebut.
"Tapi tentu ini ada tahapannya dan mungkin pak gub harus meminta cara membatasi pinjol di Jabar agar bjb bisa ambil porsi. Hal-hal seperti itu," jelasnya.
Dukungan Gubernur Dedi Mulyadi
Gubernur Dedi Mulyadi menyatakan optimis bahwa Susi dan komisaris independen terpilih lainnya, Eydu Oktain Panjaitan, akan lulus tahap fit and proper test dari OJK. Dia menegaskan bahwa integritas dan profesionalisme Susi adalah jaminan bahwa dia akan berhasil menjalankan amanah ini.
"Tinggal mengikuti prosedurnya yang ditentukan OJK dan saya yakin lulus. Optimis masa orang berintegritas tidak lulus," kata dedi.
Dalam sesi wawancara, Dedi juga membuat candaan ringan tentang perubahan tagline Bank bjb, yang akan disesuaikan dengan visi Susi untuk menangani kredit macet:
"Satu tagline yang nunggak tidak bayar bikin macet tenggelamkan," kata Dedi dengan senyum.
Komitmen Selama Jabatan
Susi menegaskan bahwa selama menjabat sebagai Komisaris Utama Bank bjb, dia akan mengesampingkan fokusnya pada sektor perikanan dan penerbangan yang selama ini dia geluti. Dia berjanji untuk fokus penuh pada pengembangan Bank bjb dan memenuhi kebutuhan para nasabah, terutama kelompok mikro, kecil, dan menengah serta pekerja di sektor pertanian dan perikanan.
Dia juga menambahkan bahwa dia akan selalu berkomunikasi dengan terbuka dan jujur dengan semua pihak terkait, sesuai dengan prinsip profesionalisme yang telah dia anut selama bertahun-tahun.