Survivor Berbagi Detik-detik Kecelakaan Mobil Elf di Majalengka yang Membawa 6 Korban Meninggal
Kecelakaan mobil Isuzu Elf di Majalengka menewaskan enam anggota satu keluarga. Salah satu selamat menceritakan pengalamannya, dengan penyebab insiden diduga kelelahan sopir dan jalan licin akibat hujan.

Kecelakaan maut mobil Isuzu Elf di Jalan Raya Panjalu-Cikijing, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, mengguncang komunitas lokal pada Senin (23/3/2026) sore. Insiden ini menewaskan enam orang, semua merupakan anggota satu keluarga yang melakukan perjalanan ziarah dan wisata. Salah satu korban selamat, Ratna Wulan, memberikan keterangan detail tentang detik-detik sebelum kecelakaan terjadi.
Latar Belakang Perjalanan yang Dipersiapkan
Rombongan yang terdiri dari 21-22 orang memulai perjalanan pada Minggu (22/3/2026) pagi, dengan tujuan ziarah ke Ciamis dan wisata ke Pangandaran. Menurut Ratna, sebagian penumpang telah menyarankan sopir untuk beristirahat terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan pulang, mengingat sopir belum mendapatkan istirahat yang cukup. Namun, sopir menolak usul tersebut, dengan alasan mobilnya sudah memiliki pemesan lain dan ingin segera pulang untuk memenuhi jadwal.
Tanda Peringatan Sebelum Insiden Terjadi
Kondisi jalan di lokasi kecelakaan baru saja diguyur hujan, membuat permukaan jalan licin dan berbahaya untuk dilalui. Kebanyakan penumpang juga terlelap karena kelelahan setelah seharian beraktivitas ziarah dan wisata. Ratna mengungkapkan bahwa beberapa anggota keluarga telah memberikan peringatan kepada sopir untuk mengemudi dengan pelan:
"Nenek sempat teriak bilang hati-hati, jangan bawa mobil kencang-kencang. Abah juga bilang pelan saja jangan ngebut," ujar Ratna saat ditemui di RSUD Cideres.
Detik-detik Kecelakaan dan Kejadian Setelahnya
Pada pukul 23.05 WIB, kecelakaan pun terjadi. Ratna mengaku tidak dapat mengingat detail insiden tersebut, karena ia langsung kehilangan kesadaran setelah kendaraan terbentur. Setelah kecelakaan, tim darurat dan anggota kepolisian tiba di lokasi untuk mengangkut korban yang terluka dan tubuh korban yang telah meninggal. Dokumentasi tim medis menunjukkan upaya yang dilakukan untuk menangani korban, dengan beberapa korban dirujuk ke rumah sakit terdekat.
Penyebab Kecelakaan Menurut Polisi
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Majalengka, AKP Pandu Surya Renata, mengungkapkan bahwa penyebab kecelakaan diduga karena sopir yang kelelahan dan mengantuk. Ia menjelaskan bahwa kondisi jalan yang licin juga memperparah insiden, membuat kendaraan oleng ke sebelah kanan dan masuk ke dalam parit. "Kondisi jalan saat itu licin. Pengemudi diduga dalam kondisi mengantuk dan kelelahan, sehingga kendaraan oleng ke sebelah kanan dan masuk ke dalam parit," jelas Pandu dalam keterangannya pada Selasa (24/3/2026).
Data Korban Meninggal
Berdasarkan data medis yang diperoleh, tiga korban dinyatakan meninggal dunia di RSUD Majalengka, sementara tiga korban lainnya merupakan pasien rujukan dari RSUD Talaga yang meninggal di RSUD Cideres. Total enam korban jiwa dari insiden ini, semua merupakan anggota satu keluarga yang sama.
Foto ilustrasi kecelakaan dan dokumentasi tim medis di lokasi diambil dari sumber terpercaya.