Suksesnya Donor Darah di Depok: Peran Kolaborasi Lintas Lembaga
Kegiatan donor darah 'Setetes Darah Sejuta Berkah' di Kota Depok sukses berkat kolaborasi lintas lembaga, melibatkan masyarakat dan tokoh agama untuk menyelamatkan kehidupan melalui aksi kemanusiaan.

Kegiatan donor darah bertajuk "Setetes Darah Sejuta Berkah" yang digelar pada Sabtu (25/4/2026) di Aula Masjid Nururrahman, Rangkapan Jaya Baru, Kota Depok, menjadi bukti nyata bagaimana sinergi antar lembaga dapat memperkuat kepedulian sosial dan menggerakkan aksi kemanusiaan secara terorganisir. Acara yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 11.00 WIB ini disambut antusias oleh lebih dari seratus masyarakat yang datang untuk berpartisipasi sebagai pendonor darah, meskipun data jumlah pendonor tidak disebutkan secara eksplisit dalam laporan awal.
Pihak-Pihak yang Berkolaborasi
Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara lima lembaga dan komunitas lokal, masing-masing membawa keahlian dan sumber daya yang berbeda untuk memastikan keberhasilan acara:
- Yayasan Rumah Berkah Nusantara: Memegang peran koordinasi keseluruhan dan pengelolaan logistik acara
- PRNU Rangkapan Jaya Baru: Membantu promosi dan pendaftaran peserta di wilayah sekitar Rangkapan Jaya Baru
- BKM Masjid Nururrahman: Menyediakan lokasi acara dan fasilitas pendukung
- DPD Forkabi Kota Depok: Mengumpulkan pendonor dari kalangan pengusaha dan profesional lokal
- PMI Kota Depok: Menyediakan tenaga medis, peralatan kesehatan, dan prosedur seleksi kesehatan yang ketat
Kehadiran Tokoh dan Komunitas Lokal
Selain peserta umum, sejumlah tokoh penting turut hadir untuk mendukung kegiatan ini, di antaranya:
- Yuyun Wirasaputra, Ketua PRNU Rangkapan Jaya Baru
- Ustadz Hadi Darmawan, perwakilan PRNU Kota Depok
- Ustadz Aldani Malau, Ketua BKM Masjid Nururrahman
- Maryanto, Wakil Sekretaris DPP Forkabi Depok
- Adie Rakasiwi, Ketua Majelis Taklim Balai Wartawan Depok
- Fadli, Ketua RW 15 Rangkapan Jaya Baru
- Sejumlah ketua RT di wilayah setempat serta tokoh agama dan masyarakat lainnya
Pesan dari Panitia dan Tokoh Terlibat
Siti Fadlilaturrif’ati, ketua panitia kegiatan, menegaskan bahwa donor darah bukan hanya tentang memberikan darah, tetapi juga tentang menyelamatkan kehidupan orang lain. "Ketika kita bekerja bersama, dampak dari aksi kebaikan ini menjadi jauh lebih besar dan terasa oleh lebih banyak orang," ujarnya. Ia juga menekankan bahwa proses seleksi kesehatan yang ketat dilaksanakan untuk memastikan kualitas darah yang didonorkan tetap aman dan menjaga kondisi kesehatan para pendonor.
Ketua Umum Yayasan Rumah Berkah Nusantara, Ustadz H. Syahruddin El-Fikri, menyatakan bahwa kolaborasi dalam aksi kemanusiaan merupakan implementasi langsung dari nilai-nilai Islam yang mengajarkan pentingnya saling membantu. Ia mengutip firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surat Al-Ma’idah ayat 32:
وَمَنْ أَحْيَاهَا فَكَأَنَّمَا أَحْيَا النَّاسَ جَمِيعًا
"Maka barang siapa memelihara kehidupan seorang manusia, seakan-akan dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya."
"Nilai ini yang menjadi dasar kami menggelar kegiatan ini bersama-sama dengan lembaga lain. Kolaborasi membuat kebaikan menjadi lebih kuat, lebih luas, dan lebih terasa manfaatnya bagi masyarakat," jelasnya.
Senada dengan pendapatnya, Ustadz Aldani Malau, Ketua BKM Masjid Nururrahman, menyatakan bahwa sinergi antar lembaga adalah faktor utama keberhasilan kegiatan ini. "Selama ini, kegiatan sosial Rumah Berkah selalu berjalan baik karena dibangun dengan kebersamaan. Kami bersyukur bisa menjadi bagian dari kolaborasi ini yang bertujuan menyelamatkan kehidupan," ujarnya.
Ustadz Hadi Darmawan, perwakilan PRNU Kota Depok, menekankan pentingnya saling melengkapi dalam setiap gerakan sosial. "Masing-masing lembaga memiliki kelebihan dan kekurangan. Dengan sinergi dan kolaborasi, hal yang sulit untuk dilakukan sendirian bisa menjadi lebih mudah dan tercapai," ungkapnya.
Harapan dan Dampak Kegiatan
Panitia kegiatan berharap bahwa acara ini tidak hanya menghasilkan stok darah yang cukup untuk kebutuhan rumah sakit dan pusat kesehatan di Kota Depok, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya donor darah secara rutin. Selain itu, semangat gotong royong dan kepedulian sosial diharapkan semakin tumbuh di tengah kehidupan bermasyarakat di wilayah Rangkapan Jaya Baru dan sekitarnya.
Panitia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari penyelenggara, peserta pendonor, hingga tokoh masyarakat yang telah mendukung kegiatan ini. "Semoga setiap tetes darah yang didonorkan menjadi amal kebaikan dan mendapat balasan dari Allah SWT," tutup Siti Fadlilaturrif’ati.