Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Strategi Kesehatan dan Ekonomi Jelang Ramadan: Senam Massal PKK Bandung Padati Cikurai

Bandung · Oleh Salsa Maharani · · Diperbarui 2 Maret 2026

Ratusan kader PKK Bandung ikuti Senam Berkah dari Itqan Peduli, lengkap dengan layanan cek kesehatan gratis, pasar murah sembako, dan showcase UMKM lokal sebagai strategi kesehatan dan perekonomian jelang Ramadan.

Strategi Kesehatan dan Ekonomi Jelang Ramadan: Senam Massal PKK Bandung Padati Cikurai

Apa yang terjadi di Cikurai Street Food?

Ratusan kader TP PKK Kota Bandung memadati area Cikurai Street Food, Sabtu pekan lalu. Mereka tak datang sekadar silaturahmi, melainkan mengikuti "Senam Berkah"—inisiatif olahraga massal yang digagas Itqan Peduli menyambut Ramadan 1446 H. Suasana meriah terasa sejak pukul 07.00 WIB; peserta—kebanyakan ibu-ibu kader—mengenakan kostum olahraga serba putih, diiringi instruktur senam yang mengajak mereka melakukan gerakan kardio ringan hingga durasi 45 menit.

"Supaya tetap fit di bulan Ramadan, kami menggelar lebih dahulu Senam Berkah ini, senam yang Insya Allah mendatangkan banyak keberkahan," ujar Direktur Operasional Itqan Peduli, Edwin Gafitra Setiawan.

Kenapa senam menjadi penting menjelang puasa?

Bulan puasa identik dengan perubahan pola makan dan istirahat. Jika tubuh tak siap, risiko dehidrasi, hipotensi, dan kelelahan meningkat. Dr. Dian Kurniasari, SpKO, dari Rumah Bersalin Cuma-Cuma Bandung, yang hadir memberikan layanan cek kesehatan gratis, menjelaskan:

Cek kesehatan gratis: lebih dari sekadar gula dan tekanan darah

BAZNAS Jawa Barat menyediakan stasiun pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan asam urat. Sementara itu, tim dokter Rumah Bersalin Cuma-Cuma menambah layanan pemeriksaan payudara, tes kehamilan, dan konsultasi KB. Dalam tiga jam, 318 peserta tercatat melakukan screening. Data awal menunjukkan 27 persen di antaranya memiliki gula darah puasa ≥120 mg/dL, sebuah indikator pre-diabetes yang perlu intervensi gizi segera.

UMKM naik kelas, sembako turun harga

Tak hanya urat kesehatan, Itqan Peduli juga menyentuh urat ekonomi. 40 booth UMKM dari 30 kecamatan di Kota Bandung memamerkan produk andalan: molen khas Lembang, batik tulis Cicendo, hingga saus sambel vegan buatan anak muda Kota Bandung. Strategi ini memenuhi dua tujuan sekaligus:

  1. Memberi ruang promosi kepada pelaku usaha mikro yang selama ini hanya berjualan di pasar tradisional.
  2. Mendorong perputaran uang di lingkungan PKK, karena 78 persen peserta berstatus ibu rumah tangga—kelompok dengan daya beli tinggi menjelap lebaran.

Tambahan daya tarik hadir dalam bentuk pasar murah sembako: 5 kg beras premium dibanderol Rp65 ribu—lebih murah 15 persen dari harga pasar. Kuota 500 paket habis dalam 90 menit. Edwin menegaskan, "Kami tidak ingin ibu-ibu hanya olahraga, tapi juga pulang dengan tangan terisi, hati pun gembira."

Doorprize dan donasi: kebersamaan yang berkelanjutan

Acara ditutup dengan pembagian doorprize: sepeda listrik, rice cooker digital, dan voucher belanja menjadi incaran peserta. Namun, momen paling dinanti adalah penyaluran donasi Peduli Cisarua sebesar Rp120.115.000 dari TP PKK Kota Bandung. Dana tersebut akan digunakan untuk rehabilitasi rumah tidak layak huni di Kampung Cisarua, Kecamatan Bandung Kidul—bukti bahwa kegiatan sosial tak berhenti usai senam.

Dampak sosial: lebih dari sekadar kegiatan rutin

Dari sudut pandang sosiolog, kegiatan semacam ini memperkuat modal sosial (social capital). Prof. Ida Rosyidah, M.Si, dari Universitas Padjadjaran, menyebut tiga nilai penting:

Tren senam massal: Ramadan sebagai momentum

Data Dinas Kesehatan Kota Bandung menunjukkan peningkatan 35 persen kegiatan senam komunitas selama pekan pertama Februari 2026 dibanding periode yang sama tahun lalu. Tren ini sejalan dengan "Ramadan preparation" yang makin populer di kalangan milenial maupun gen-Z. Instagram Story dengan tagar #SenamBerkahBandung ramai diburu; unggahan video latihan berdurasi 15 detik berhasil menggaet 1,2 juta viewers dalam 24 jam.

Tips tetap bugar selama puasa

Bagi pembaca yang ingin meniru semangat Senam Berkah, berikut panduan ringkas dari dr. Dian:

Apa selanjutnya?

Itqan Peduli menargetkan 1.000 peserta untuk Senam Berkah edisi kedua yang akan digelar di Lapangan Gasibu, akhir Februari. Rencananya akan hadir Zumba Ramadan dengan instruktur nasional serta pasar murah khusus produk halal. Pendaftaran dibuka gratis melalui akun Instagram @itqanpeduli.care.

Sementara itu, TP PKK Kota Bandung menyiapkan program edukasi gizi bersambut di 12 kelurahan prioritas. Lulusnya kebijakan "Kota Bandung Bebas Stunting" ditargetkan 2027; kegiatan senam dan pemeriksaan kesehatan massal menjadi salah satu indikator intervensi dini.

Kesimpulan

Senam Berkah menunjukkan bahwa persiapan Ramadan kini tak lagi sekadar urusan ibadah individu, melainkan gerakan kolektif yang menyatukan kesehatan, ekonomi, dan solidaritas sosial. Kota Bandung berhasil menorehkan contoh nyata: ketika kader PKK, dunia usaha, dan lembaga filantropi berkolaborasi, kebaikan pun dapat diukur—baik dalam tetes keringat maupun senyum kebahagiaan.