Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Strategi Digitalisasi Pasar Rakyat Cianjur Dorong Ekonomi Lokal

Jabar · Oleh Nayla Putri · · Diperbarui 2 Maret 2026

Program ASN Ber-Sinar Cianjur integrasikan digitalisasi QRIS dan perbaikan pasar rakyat untuk dorong ekonomi lokal dan PAD daerah.

Strategi Digitalisasi Pasar Rakyat Cianjur Dorong Ekonomi Lokal

Inovasi Ekonomi Digital Melalui Peran Aparatur Sipil Negara

Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengambil langkah strategis dalam menggerakkan roda perekonomian lokal melalui inisiatif yang mengintegrasikan teknologi digital dengan pasar tradisional. Program terbaru ini mengharuskan seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari di pasar-pasar rakyat yang tersebar di wilayah Cianjur.

Inisiatif yang diberi nama ASN Bersama Sinergi Memajukan Pasar Rakyat atau disingkat Ber-Sinar ini merupakan terobosan yang menggabungkan dua tujuan penting sekaligus: memperkuat ekonomi lokal dan mempercepat proses digitalisasi transaksi di masyarakat. Program ini juga melibatkan kerjasama dengan Bank BJB sebagai penyedia layanan pembayaran digital melalui QRIS.

Peran ASN sebagai Agen Perubahan Ekonomi

Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian menegaskan bahwa kehadiran ASN dalam pasar rakyat memiliki dampak signifikan terhadap perputaran ekonomi. Konsepnya sederhana namun efektif: ketika para aparatur pemerintah rutin berbelanja di pasar tradisional, hal ini akan menjadi contoh yang ditiru oleh masyarakat luas.

"Memajukan pasar rakyat dimulai dari ASN sehingga dapat diikuti masyarakat secara luas dalam mendukung perputaran ekonomi dengan berbelanja kebutuhan sehari-hari di pasar rakyat."

Pendekatan ini menciptakan efek domino positif. Semakin banyak orang yang berbelanja di pasar rakyat, semakin tinggi perputaran uang di tingkat lokal. Uang yang berputar di dalam daerah akan berkontribusi langsung pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Transformasi Digital di Pasar Tradisional

Salah satu aspek penting dari program Ber-Sinar adalah penerapan transaksi digital menggunakan QRIS. Kolaborasi dengan Bank BJB dimaksudkan untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran tanpa uang tunai, sekaligus mendukung agenda nasional mengenai cashless society.

Keuntungan dari digitalisasi transaksi di pasar rakyat antara lain:

Bupati Wahyu menjelaskan bahwa kebiasaan berbelanja dengan transaksi digital di pasar rakyat diharapkan dapat menjadi budaya baru yang diadopsi oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini sejalan dengan perkembangan teknologi finansial yang semakin massif di Indonesia.

Penataan Fasilitas Pasar untuk Kenyamanan Masyarakat

Tidak hanya fokus pada aspek transaksi, Pemerintah Kabupaten Cianjur juga berkomitmen untuk meningkatkan kualitas fisik pasar rakyat. Penataan ini dilakukan agar pasar tradisional memiliki standar yang setara dengan pasar modern, sehingga menarik minat lebih banyak pengunjung.

Beberapa langkah penataan yang akan dilakukan meliputi:

Penataan ini sangat krusial mengingat momentum menjelang Ramadhan dan Lebaran 2026, di mana aktivitas perbelanjaan masyarakat dipastikan meningkat secara signifikan. Pasar yang nyaman dan aman akan menjadi pilihan utama masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan tersebut.

Target Pasar Induk sebagai Motor Penggerak Ekonomi

Pemerintah Kabupaten Cianjur menargetkan Pasar Induk Cianjur untuk menjadi pusat perbelanjaan utama masyarakat sekaligus motor penggerak ekonomi daerah. Transformasi pasar ini diharapkan dapat berkontribusi nyata pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Cianjur.

"Kami targetkan pasar rakyat terutama Pasar Induk Cianjur menjadi pusat perbelanjaan masyarakat sekaligus motor penggerak ekonomi daerah yang berkontribusi pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Cianjur."

Potensi pengembangan ekosistem digital di pasar rakyat juga terbuka luas. Pemerintah tidak menutup kemungkinan untuk melibatkan bank lain dalam penyediaan layanan transaksi digital, sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan dalam melakukan pembayaran non-tunai.

Dampak Jangka Panjang bagi Ekonomi Daerah

Program Ber-Sinar bukan sekadar kebijakan jangka pendek, melainkan bagian dari strategi pembangunan ekonomi jangka panjang Cianjur. Dengan mengintegrasikan ASN, pasar rakyat, dan teknologi digital, tercipta sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam memajukan perekonomian lokal.

Keberhasilan program ini dapat menjadi referensi bagi daerah lain yang ingin mengembangkan potensi ekonomi melalui penguatan pasar tradisional dengan sentuhan teknologi modern. Pendekatan bottom-up yang melibatkan langsung masyarakat dan aparatur pemerintah ini terbukti lebih efektif dalam menciptakan perubahan yang berkelanjutan.