Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Sosok Sekcam H. Aris Sadikin Asnawi, S.E., M.M., Keteladanan ASN yang Mengabdi Tanpa Sekat

Jabar · Oleh Tasya Oktaviani · · Diperbarui 2 Maret 2026

Sekcam Cikarang Timur H. Aris Sadikin Asnawi menunjukkan pengabdian luar biasa saat menangani banjir, bahkan dalam kondisi kesehatan tidak optimal. Kehadirannya di lapangan memberikan dukungan teknis dan moral, serta menjadi contoh ASN humanis yang meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Sosok Sekcam H. Aris Sadikin Asnawi, S.E., M.M., Keteladanan ASN yang Mengabdi Tanpa Sekat

Pengabdian ASN yang Humanis di Tengah Krisis Banjir Cikarang Timur

Krisis banjir yang sering melanda wilayah Cikarang Timur menjadi ujian nyata bagi kinerja aparatur sipil negara (ASN) dalam memberikan pelayanan publik yang responsif. Di tengah dinamika tersebut, Sekretaris Kecamatan Cikarang Timur, H. Aris Sadikin Asnawi, S.E., M.M. muncul sebagai sosok yang menunjukkan pengabdian tanpa batas, bahkan ketika kondisinya tidak mendukung.

Dari Meja Kantor ke Lapangan: Kehadiran Langsung yang Berarti

Tidak seperti pejabat yang hanya beroperasi dari meja kantor, H. Aris Sadikin Asnawi selalu turun langsung ke lapangan saat wilayahnya menghadapi banjir. Ia tidak hanya bertindak sebagai koordinator, tetapi juga sebagai jembatan antara kebutuhan masyarakat dengan instansi terkait seperti Dinas Pemerintah Daerah, BPBD, dan tim penyelamatan.

Yang membuatnya berbeda adalah dedikasinya yang tidak pudar meskipun kondisi kesehatan sedang terganggu. Bahkan ketika tubuhnya tidak fit, fokusnya tetap tertuju pada masyarakat yang terdampak. Ia memastikan setiap langkah penanganan banjir berjalan efektif dan berkesinambungan, mulai dari evakuasi warga hingga distribusi bantuan logistik. Tidak ada alasan untuk berhenti, karena bagi beliau, kebutuhan masyarakat selalu menjadi prioritas utama.

Dampak Psikologis Kehadiran Konsisten Sekcam bagi Masyarakat

Tokoh pemuda Cikarang Timur, Darsum, memberikan pandangan objektif tentang sosok H. Aris Sadikin Asnawi. Menurutnya, kehadiran Sekcam yang konsisten di lapangan memberikan dampak psikologis positif yang besar bagi masyarakat terdampak:

"Beliau bukan hanya cepat bergerak, tetapi juga tepat dalam mengambil langkah. Bahkan saat kondisi beliau kurang sehat, yang dipikirkan tetap masyarakat. Ini bukan sekadar tanggung jawab jabatan, tapi pengabdian," ujar Darsum.

Dampak tersebut terasa jelas: warga merasa tidak ditinggalkan oleh pemerintah, dan kepercayaan terhadap aparatur publik meningkat. Selain dukungan teknis seperti evakuasi dan bantuan, kehadiran Sekcam juga memberikan dukungan moral yang penting bagi warga yang sedang menghadapi kesulitan. Ketika seseorang melihat pejabat turun ke lapangan bersama mereka, rasa kebingungan dan ketakutan akan berkurang secara signifikan.

Keteladanan untuk Birokrasi yang Responsif dan Humanis

Keteladanan yang ditunjukkan oleh H. Aris Sadikin Asnawi menjadi contoh nyata bahwa ASN sejatinya adalah pelayan publik yang harus bekerja dengan empati, integritas, dan kesadaran sosial. Tanpa banyak narasi berlebihan, pengabdian yang nyata justru berbicara lebih kuat.

Beberapa manfaat dari keteladanan ini antara lain:

Dalam era di mana birokrasi seringkali dianggap kaku dan tidak peduli, sosok H. Aris Sadikin Asnawi menunjukkan bahwa perubahan dimulai dari diri sendiri. Pengabdian yang dilakukannya bukan hanya untuk memenuhi tugas jabatan, tetapi juga untuk membangun hubungan yang erat antara pemerintah dan masyarakat.

Kesimpulan: Pengabdian yang Berbicara Lebih Keras dari Kata

Krisis banjir di Cikarang Timur tidak hanya menjadi ujian untuk infrastruktur wilayah, tetapi juga untuk integritas dan empati aparatur publik. H. Aris Sadikin Asnawi telah membuktikan bahwa ASN yang bekerja dengan hati dapat menjadi fondasi kepercayaan masyarakat. Pengabdiannya yang luar biasa, bahkan dalam kondisi kesehatan tidak optimal, menjadi contoh yang patut diikuti oleh semua aparatur sipil negara di Indonesia. Birokrasi yang humanis dan responsif tidak hanya tentang aturan, tetapi tentang kesediaan untuk turun ke lapangan dan berjuang bersama masyarakat.