Sinergi Baru Teras Cihampelas: Dedi Mulyidi Angkat Wibawa Bandung sebagai Destinasi Global
Pengelolaan Teras Cihampelas resmi berpindah ke Province Jawa Barat. Penataan ditarget selesai Oktober 2025 dengan visi mengangkat kawasan sebagai destinasi wisata dan pusat ekonomi kreatif global.

Pengelolaan kawasan ikonik Jalan Cihampelas resmi berpindah tangan dari tangan Kota Bandung ke Province Jawa Barat. Penyerahan ini bukan sekadar alih aset, melainkan dimulainya era baru penataan kawasan yang diharapkan mampu menghidupkan kembali denyut ekonomi kreatif Kota Kembang.
Kolaborasi Strategis Antarlevel Pemerintahan
Proses serah terima ditandai dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah dan Berita Acara Serah Terima di Balai Kota Bandung pada 29 Juli 2025. Langkah ini menandai keseriusan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mengambil peran aktif menyelesaikan masalah perkotaan yang selama ini menjadi beban Kota Bandung.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa Province kini tidak lagi sekadar mengurus kebijakan administratif semata. transformation peran pemerintah province menunjukkan arah baru dalam tata kelola pembangunan.
Province Jawa Barat tidak lagi sekadar mengurusi administrasi, tetapi juga hal teknis. Ini mungkin pertama kalinya dalam sejarah, pemerintah province membangun trotoar dan taman," tegas Dedi.
Fokus Penataan untuk Kawasan Urban
Renacana besar telah disusun untuk mengembalikan kejayaan Teras Cihampelas sebagai barometer fesyen dan pusat industri kreatif. Pendekatan yang diterapkan membedakan kawasan pusat perkotaan dengan wilayah pedesaan.
Untuk kawasan urban seperti Cihampelas, penataan difokuskan pada estetika dan kenyamanan publik. Sementara untuk wilayah pedesaan, fokus bergeser pada pembangunan infrastruktur jalan.
Proses administrasi ditargetkan rampung dalam satu bulan. Dengan begitu, seluruh pengerjaan fisik dapat diselesaikan pada Oktober 2025. Transparansi menjadi kunci utama dalam proses lelang proyek penataan.
Potensi Kenaikan Kunjungan Wisatawan
Optimisme menyelimuti proyeksi kunjungan wisatawan pascaoperasional Bandara Husein Sastranegara. Gubernur meyakini bahwa keterpaduan transportasi udara dan penataan kawasan akan menarik lebih banyak wisatawan mancanegara.
Target pasar wisatawan mencakup negara-negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. Pendapatan kota bertumpu pada pajak hotel dan restoran, sehingga kawasan publik yang menarik menjadi kunci pendorong ekonomi.
Dengan beroperasinya kembali Bandara Husein, saya yakin akan semakin banyak turis yang datang. Kawasan publik harus ditata semenarik mungkin," tambah Dedi.
Apresiasi dan Sinergi yang Terbangun
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memberikan apresiasi tinggi atas langkah kolaboratif ini. Sinergi antara pemerintah kota dan province disebut telah membuahkan hasil nyata.
Tiga isu utama yang sempat dibahas bersama gubernur kini menunjukkan perkembangan positif. TPPAS Legok Nangka sudah groundbreaking, dan Teras Cihampelas resmi berpindah tangan.
Mimpi Besar Cihampelas 2025
Alih kelola ini diharapkan bukan sekadar pembenahan fisik infrastruktur. Lebih dari itu, langkah ini menjadi stimulus untuk menghidupkan kembali denyut ekonomi kreatif dan perdagangan di jantung Kota Bandung.
Kawasan yang pernah menjadi referensi fesyen nasional ini kini berancang-ancang tampil dengan wajah baru. Sinergi antara visioning pemerintah province dan implementasinya oleh pemerintah kota dipandang sebagai model kolaborasi ideal untuk proyek-proyek strategis lainnya.
Ke depan, Teras Cihampelas diharapkan tidak hanya menarik wisatawan domestik, tetapi juga menjadi destinasi wajib bagi pecinta fashion dan budaya kreatif dari berbagai penjuru dunia.