Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Sicario: Day of the Soldado tayang di Bioskop Trans TV Jumat malam, operasi rahasia melawan kartel Meksiko jadi sorotan

Jabar · Oleh ·

Sicario: Day of the Soldado tayang di Bioskop Trans TV Jumat malam, mengisahkan operasi rahasia CIA memicu konflik antar kartel narkoba Meksiko.

Sicario: Day of the Soldado tayang di Bioskop Trans TV Jumat malam, operasi rahasia melawan kartel Meksiko jadi sorotan

Film aksi thriller kriminal Sicario: Day of the Soldado siap mencuri perhatian penonton Bioskop Trans TV pada Jumat malam. Film ini mengangkat operasi rahasia pemerintah Amerika Serikat yang memicu konflik antar kartel narkoba Meksiko demi melemahkan jaringan penyelundupan manusia.

Film yang dirilis pada Juni 2018 ini merupakan sekuel dari Sicario (2015). Stefano Sollima duduk sebagai sutradara dengan naskah dari Taylor Sheridan. Daftar pemain melibatkan Benicio del Toro, Josh Brolin, Isabela Merced, hingga Matthew Modine dalam durasi total 122 menit.

Cerita bermula ketika serangkaian serangan teror mengguncang Amerika Serikat. Satu insiden terjadi di pusat perbelanjaan dan merenggut korban jiwa. Investigasi mengungkap kemungkinan keterlibatan kartel narkoba Meksiko dalam jaringan penyelundupan orang yang berkaitan dengan ancaman terorisme.

Baca Juga: Beban Ganda Ibu di Sekitar Karhutla: Jaga Anak dari Asap sambil Hadapi Tekanan Ekonomi

Situasi itu mendorong pemerintah mengambil langkah lebih keras. Matt Graver, agen CIA, mendapat tugas menjalankan operasi rahasia. Ia meminta bantuan Alejandro Gillick, sosok dengan rekam jejak panjang dalam operasi berbahaya dan sejarah kelam dengan dunia kartel.

Misi tidak sekadar mengandalkan kekuatan senjata. Graver dan tim menyusun strategi memicu perpecahan antar kelompok kartel. Mereka menculik Isabela, putri seorang gembong kartel, untuk memperbesar ketegangan antar kelompok kriminal.

Rencana itu berbalik complicated. Operasi yang awalnya dirancang dengan kalkulasi matang mulai melenceng. Alejandro harus menghadapi pilihan sulit antara menyelesaikan misi dan keselamatan Isabela. Graver juga menghadapi tekanan dari atas soal konsekuensi yang memburuk.

Film ini menggambarkan bagaimana kepentingan politik, tuntutan keamanan, dan keputusan di lapangan mempertegang hubungan antar pelaksana misi. Tepi batas moral dalam operasi intelijen menjadi tema utama yang membedakan film ini dari aksi tembak-tembakan pada umumnya.