Satpol PP Cianjur periksa ponsel ASN mengantisipasi judol
Pemeriksaan ponsel selular ASN di Kabupaten Cianjur dilaksanakan Satpol PP Damkar sebagai tindak lanjut instruksi Bupati untuk mencegah perjudian online dan pelanggaran berat lainnya.

Satpol PP Damkar Cianjur Periksa Ponsel ASN Cegah Perjudian Online
Pemeriksaan ponsel selular terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan kerja Kabupaten Cianjur, Jawa Barat dilaksanakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar) sebagai tindak lanjut instruksi Bupati Cianjur. Tindakan ini bertujuan untuk mencegah ASN terlibat dalam perjudian online dan pelanggaran berat lainnya.
Tujuan dan Sasaran Pemeriksaan
Kepala Satuan Pol PP dan Damkar Cianjur Djoko Purnomo menjelaskan bahwa pemeriksaan mencakup seluruh ASN dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Cianjur. Pelaksanaan pemeriksaan dibagi menjadi dua tahap:
- Satpol PP dan Damkar akan melakukan pemeriksaan ponsel secara rutin setiap apel pagi untuk anggota unitnya
- Untuk OPD lain, pemeriksaan akan dilakukan oleh kepala masing-masing dinas sesuai instruksi Bupati
Hasil Pemeriksaan Awal
Hingga saat ini, pihaknya belum menemukan adanya aplikasi perjudian online di ponsel yang telah diperiksa. Meskipun demikian, Djoko menegaskan bahwa pemeriksaan akan dilanjutkan secara rutin untuk mengantisipasi adanya pelanggaran di kemudian hari.
"Sesuai instruksi pimpinan, kami akan rutin melakukan pemeriksaan ponsel milik ASN yang bertugas di lingkungan kantor Satpol PP dan Damkar, sedangkan di organisasi perangkat daerah lainnya dilakukan pimpinan masing-masing," katanya saat diwawancarai di Cianjur, Rabu.
Sanksi dan Peringatan Tambahan
Selain larangan terlibat perjudian online, Bupati Cianjur juga mengeluarkan instruksi sanksi tegas bagi ASN yang terbukti terlibat, hingga pemecatan dari jabatan. Djoko juga menambahkan bahwa pihaknya terus memperingatkan anggota untuk tidak terlibat dalam kasus narkoba, obat terlarang, dan kegiatan lain yang dapat merugikan diri, keluarga, dan orang lain.
"Kami juga selalu memperingatkan anggota agar tidak terlibat dalam kasus narkoba, obat terlarang dan hal yang dapat merugikan dirinya, keluarga dan orang lain, sehingga berujung pemecatan," tambahnya.
Pemeriksaan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Cianjur untuk menciptakan lingkungan kerja yang bersih, terpercaya, dan menjaga integritas ASN di daerah.