Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Sarif Marhaendi Dicalonkan Ketua DPC PPP Bekasi, Didorong Akar Rumput dan Dukungan Kang Edo

Jabar · Oleh Tasya Oktaviani ·

Sebanyak 17 dari 23 PAC di Kabupaten Bekasi mendukung Sarif Marhaendi sebagai calon ketua DPC PPP, dengan dukungan kader senior Kang Edo yang menegaskan kelayakan dan integritasnya.

Sarif Marhaendi Dicalonkan Ketua DPC PPP Bekasi, Didorong Akar Rumput dan Dukungan Kang Edo

Bekasi — Dinamika internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bekasi menunjukkan arah yang semakin dewasa dan konstruktif. Aspirasi dari akar rumput kini mengalir kuat, bukan dalam bentuk ambisi personal, melainkan dorongan kolektif yang menginginkan hadirnya kepemimpinan baru yang berintegritas, inklusif, dan berorientasi pada pelayanan umat.

Dorongan Akar Rumput untuk Sarif Marhaendi

Nama Sarif Marhaendi, S.E., mencuat bukan karena keinginan pribadi untuk maju, melainkan karena dorongan kuat dari para Pengurus Anak Cabang (PAC) yang melihat kapasitas, rekam jejak, serta kedekatannya dengan masyarakat. Berikut adalah data dukungan yang telah terkumpul:

Saat ini, Sarif menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Bekasi periode 2024–2029 dan Wakil Ketua DPC PPP Kabupaten Bekasi. Ia juga memiliki legitimasi kuat dari masyarakat dengan perolehan 16.329 suara pada Pemilu Legislatif 2024.

Tegasan Kader Senior Kang Edo

Dukungan kepada Sarif semakin menguat dengan kehadiran Kang Edo, kader senior PPP yang memiliki rekam jejak panjang dan kredibilitas teruji di partai. Dalam sebuah wawancara, Kang Edo menegaskan bahwa dorongan kepada Sarif merupakan refleksi kebutuhan organisasi, bukan sekadar preferensi personal:

"Ini bukan soal siapa yang ingin maju, tetapi siapa yang memang layak dan dibutuhkan oleh partai saat ini. Dari berbagai pertimbangan, saya melihat Sarif Marhaendi memiliki kelengkapan itu—kapasitas, integritas, serta kedekatan dengan kader dan masyarakat,"

Kang Edo juga menyampaikan visinya untuk meningkatkan kualitas organisasi PPP Kabupaten Bekasi:

"Saya ingin PPP Kabupaten Bekasi ini naik kelas, menjadi partai yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Perubahan itu harus nyata, terukur, dan berkelanjutan. Dan untuk mewujudkan itu, dibutuhkan figur pemimpin yang tepat,"

Ia menambahkan bahwa Sarif memiliki kombinasi energi muda, pengalaman politik, dan kedekatan emosional dengan masyarakat yang dibutuhkan untuk transformasi partai:

"Kalau kita bicara masa depan PPP di Kabupaten Bekasi, saya meyakini Sarif adalah pilihan yang tepat. Ia punya kemampuan untuk membangun, merangkul, sekaligus menggerakkan. Ini bukan hanya soal melanjutkan, tetapi membawa PPP ke level yang lebih tinggi,"

Kang Edo memiliki rekam jejak panjang di PPP Kabupaten Bekasi, mulai dari menjabat sebagai Sekretaris PAC Kecamatan Cikarang Timur (2002–2004), kemudian Ketua PAC Cikarang Timur (2004–2009), hingga Wakil Ketua DPC PPP Kabupaten Bekasi (2010–2015). Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua LP2L (Lajnah Pemenangan Pemilu Legislatif) Kabupaten Bekasi, dan pada Pemilu 2024 kembali dipercaya sebagai Ketua Lembaga Saksi Pemilu DPC PPP Kabupaten Bekasi. Selain kiprah di politik, Kang Edo juga aktif sebagai Ketua Umum FORTAL (Forum Masyarakat Anti Obat Terlarang) Nusantara, yang berfokus pada pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba.

Sikap Sarif Marhaendi

Menariknya, Sarif tidak pernah secara eksplisit menyatakan keinginan untuk mencalonkan diri. Ia merespons dorongan tersebut dengan sikap penuh kehati-hatian dan tanggung jawab:

"Amanah itu bukan untuk dikejar, tetapi untuk dijalankan jika memang dipercayakan. Jika ini menjadi kehendak bersama kader dan demi kebaikan partai, tentu harus disikapi dengan kesungguhan dan niat pengabdian,"

Ia menegaskan bahwa ia akan siap menjalankan amanah jika didukung oleh seluruh kader dan masyarakat, dengan fokus pada pelayanan publik dan penguatan organisasi partai.

Sinergi Generasi dan Harapan Masa Depan

Dengan dukungan mayoritas PAC serta legitimasi moral dari kader senior seperti Kang Edo, pencalonan Sarif Marhaendi menjadi simbol sinergi antara generasi—perpaduan antara pengalaman dan energi baru. Momentum ini diharapkan mampu memperkuat konsolidasi internal PPP sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap partai.

Dorongan kepada Sarif bukan sekadar dinamika politik internal, melainkan cerminan harapan besar akan hadirnya kepemimpinan yang berintegritas, berakar pada nilai, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat luas.