Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Santunan Rp562 Juta dari Prudential Syariah Bantu Auzar Lanjutkan Yayasan Pendidikan 700 Murid di Bandung

Bandung · Oleh ·

Auzar (84) menerima santunan Rp562 juta dari Prudential Syariah setelah keponakannya meninggal. Dana itu membuatnya bisa melanjutkan pengelolaan yayasan pendidikan di Bandung yang menaungi 700 murid.

Santunan Rp562 Juta dari Prudential Syariah Bantu Auzar Lanjutkan Yayasan Pendidikan 700 Murid di Bandung

Auzar berusia 84 tahun ketika harus mengambil alih pengelolaan yayasan pendidikan di Bandung. Semua bermula setelah keponakannya yang menangani operasional dan keuangan yayasan meninggal akibat kecelakaan. Saat itu, sekitar 700 murid masih harus melanjutkan kegiatan belajar mereka.

Dukungan datang dalam bentuk santunan sebesar Rp562 juta dari Prudential Syariah. Auzar baru mengetahui bahwa keponakannya telah menunjuk dirinya sebagai penerima manfaat dalam polis asuransi jiwa syariah sejak Oktober 2025. Pengajuan dilakukan melalui proses referral Bank Syariah Indonesia.

Berusia 84 Tahun dan Harus Memimpin Yayaysan

Selama ini, Auzar hanya mendampingi kegiatan pendidikan. Urusan operasional dan keuangan ditangani sepenuhnya oleh keponakannya. Kematian tersebut meninggalkan kekosongan yang besar bagi pria lanjut usia ini.

Baca Juga: Bandung Great Sale 2026 Pindah ke Laswi Heritage, Transaksi Pariwisata dan Belanja Ditarget Meningkat

"Saya baru tahu kalau ternyata keponakan saya sudah memikirkan semua ini sejak lama. Dia khawatir kalau suatu saat dirinya meninggal, saya akan kebingungan, apalagi selama ini dia yang mengatur keuangan yayasan," kata Auzar. "Saya sudah tua, tapi saya tetap ingin menjaga amanah yang ditinggalkannya."

Setelah proses pemakaman, Auzar mengajukan pencairan manfaat dengan melengkapi dokumen sesuai persyaratan. Tim Prudential Syariah membantunya dari awal sampai akhir.

700 Murid Tetap Bisa Belajar

Santunan sebesar Rp562 juta memberikan ketenangan bagi Auzar untuk melewati masa berkabung sekaligus melanjutkan operasional yayasan. Dana tersebut digunakan untuk mendukung keberlangsungan kegiatan pendidikan yang sudah berjalan.

Baca Juga: Ditres Siber Gondol 12 Tersangka Penipuan Online Berkedok TNI dengan Kerugian Rp40 Juta

"Yang saya syukuri, manfaat ini tidak hanya membantu saya secara pribadi, tetapi juga anak-anak di yayasan. Kegiatan belajar tetap berjalan," kata Auzar. "Jadi perlindungan ini benar-benar menyentuh banyak orang, bukan hanya keluarga yang ditinggalkan."

Prudential Syariah menerapkan prinsip tolong-menolong atau ta'awun melalui dana tabarru' dalam perlindungan berbasis syariah. Mekanisme ini memungkinkan perlindungan finansial memberikan manfaat ketika risiko yang diperjanjikan terjadi.

Pesan untuk Persiapan Sejak Dini

Auzar kini menyadari pentingnya menyiapkan perlindungan sejak dini. Baginya, manfaat asuransi bukan hanya soal kesiapan finansial, tetapi juga bentuk tanggung jawab terhadap orang-orang yang menjadi tanggungannya.

"Saya berharap kisah saya bisa menjadi pengingat bahwa musibah dapat datang kapan saja," kata Auzar. "Perlindungan yang dipersiapkan sejak dini bukan hanya memberikan ketenangan bagi diri sendiri, tetapi juga menjadi bentuk kasih sayang kepada keluarga dan orang-orang yang kita tinggalkan."