Jajaran TNI di Jawa Barat Gencar Sinergi dengan Warga Menjelang HUT ke-81
Jajaran TNI di Jawa Barat memaksimalkan kegiatan sosial dengan masyarakat menjelang HUT ke-81. Sepanjang tahun ini sudah tercatat 47 kegiatan bhakti sosial yang melibatkan prajurit Kodam III Siliwangi.

Jajaran TNI di wilayah Jawa Barat memperkuat kedekatan dengan masyarakat sipil seiring peringatan HUT TNI ke-81 yang jatuh pada awal Oktober. Berbagai kegiatan sambung rasa dan bhakti sosial mengisi seminggu terakhir sebelum hari peringatan.
Koordinator Komunikasi Sosial TNI AD Kolonel Inf Toni Iskandar mengatakan tradisi silaturahmi dengan masyarakat menjadi bagian penting dari kultur militer Indonesia. "Kami percaya bahwa kekuatan bangsa terletak pada kebersamaan dengan rakyat," jelas Toni di Bandung.
Sepanjang tahun ini, Kodam III Siliwangi mencatat sudah terlibat dalam 47 kegiatan sosial yang menyentuh langsung kehidupan warga. Mulai dari perbaikan jalan di daerah terpencil Kabupaten Bandung, operasi bakti sosial kesehatan di Tasikmalaya, hingga program bedah rumah untuk veteran perang.
Baca Juga: Indonesia Jadi Juara ASEAN Cup 2026 Usai Kalahkan Thailand 6-4 di Adu Penalti
"Kehadiran TNI tidak hanya di garis perbatasan, tetapi juga di hati rakyat," demikian bunyi salah satu pernyataan yang beredar di kalangan prajurit.
Masyarakat Bandung sendiri memberi respons positif terhadap kedekatan ini. Survei internal Kodam III Siliwangi menunjukkan 78 persen warga di tiga kota besar Jawa Barat merasa aman dengan keberadaan prajurit di lingkungan mereka.
Ahli ilmu politik dari Universitas Padjadjaran Dr. Rina Marlina menilai sinergi TNI-masyarakat menjadi kekuatan unik Indonesia. "Di negara lain, militer cenderung terpisah dari kehidupan sipil. Di Indonesia, tradisi ini sudah mengakar sejak masa kemerdekaan," terang Rina.
Perubahan yang terasa nyata bagi warga biasa adalah meningkatnya interaksi langsung dengan prajurit. Remaja di kawasan Ciroyom, Bandung, ikut latihan dasar motivasi yang diadakan prajurit di sela-sela persiapan peringatan HUT TNI.
Di level operasional, Kodam III Siliwangi juga sudah mengirim 120 prajurit membantu penanganan titik rawan bencana di Jawa Barat sepanjang tahun ini. Mereka bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan organisasi kemanusian.
Tema peringatan HUT TNI ke-81 adalah "TNI Profesional, Militer yang Dicintai, Dibangga Minat Masyarakat, Tumbuh di Hiburan Rakyat." Pemilihan tema ini menandai upaya TNI menampilkan diri lebih terbuka dan dekat dengan keseharian warga.
Kontribusi nyata TNI di wilayah Jawa Barat meliputi 23 ribuan jam kerja sukarela setiap bulan. Angka ini berdasarkan data administratif Kodam III Siliwangi yang meliputi kegiatan seperti pendampingan pertanian, penanganan banjir, dan koordinasi keamanan events daerah.
Masyarakat di Kabupaten Subang yang pernah dibantu pemulihan rumah pasca-banjir pada Februari lalu masih mengingat kehadiran prajurit yang datang membantu tanpa diminta. "Mereka kerja keras tanpa minta bayar," kata Wati, 42 tahun, salah satu warga yang rumahnya direnovasi petugas gabungan TNI dan pemerintah daerah.
Peran ini melengkapi tugas utama pertahanan sekaligus membangun kepercayaan publik. Rina menambahkan bahwa institusi yang dekat dengan rakyat akan lebih mudah menjalankan misinya.
Puncak peringatan HUT TNI ke-81 akan diselenggarakan di Jakarta dengan perwakilan prajurit dari seluruh Indonesia termasuk Jawa Barat.