Sabuga Bandung Bergetar! Intip Epiknya Rahvayana Kala Cinta 2025
Sabuga Bandung berguncang! Drama musikal Rahvayana "Kala Cinta di Jabar" pukau ribuan penonton, hadirkan kisah Ramayana dari sudut pandang Rahwana & Sule sebagai Punokawan.

Drama Musikal 'Rahvayana Kala Cinta di Jabar' Pukau Penonton dengan Adaptasi Kisah Klasik
Bandung, Jawa Barat – Panggung Sabuga (Sasana Budaya Ganesha) di Bandung menjadi saksi bisu pertunjukan fenomenal Drama Musikal Rahvayana bertajuk "Kala Cinta di Jabar" pada Selasa (30/12/2025). Acara megah ini berhasil memukau ribuan penonton dengan perpaduan apik antara musik kolosal, tari, dan teater, mengadaptasi kisah klasik Ramayana dari sudut pandang yang unik: cinta Rahwana.
Pertunjukan yang digelar atas inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan Bank BJB ini menghadirkan pengalaman budaya yang mendalam. Para penampil sukses membangkitkan emosi penonton melalui narasi yang kuat dan visual yang memanjakan mata.
Salah satu daya tarik utama adalah kehadiran komedian Sule yang memerankan karakter Punokawan. Dengan sentuhan komedi khasnya, Sule berhasil memberikan warna dan kesegaran di tengah drama yang sarat makna, menjembatani kisah epik dengan hiburan yang renyah. Kehadirannya tidak hanya mengundang tawa, tetapi juga memperkaya dinamika panggung, menjadikan alur cerita lebih mudah dinikmati oleh berbagai kalangan.
Konsep dan Inovasi
Rahvayana Kala Cinta di Jabar bukan sekadar pertunjukan ulang cerita Ramayana. Karya ini secara cerdas mengadaptasi novel Rahvayana yang secara _provokatif_ menyoroti sisi humanis dan kompleksitas perasaan Rahwana. Pendekatan ini menawarkan perspektif baru, mengajak penonton untuk merenungkan bahwa setiap karakter, bahkan antagonis sekalipun, memiliki latar belakang dan motivasi yang seringkali terabaikan.
Drama musikal ini mengedepankan beberapa elemen kunci:
- Musik Kolosal: Aransemen musik yang megah dan dinamis, menggabungkan elemen tradisional dan modern, menciptakan atmosfer yang imersif.
- Tari Kontemporer dan Tradisional: Koreografi yang indah dan ekspresif menjadi tulang punggung narasi, menyampaikan emosi dan alur cerita tanpa kata.
- Teater Modern: Penataan panggung, pencahayaan, dan efek visual kelas dunia menambah kedalaman pada setiap adegan, menjadikan pengalaman menonton lebih kaya.
"Kami berharap pertunjukan ini dapat menjadi jembatan bagi masyarakat untuk lebih mengenal dan mencintai warisan budaya Indonesia, dikemas dengan sentuhan modern yang relevan," ujar salah satu perwakilan penyelenggara.
Dampak dan Resonansi
Keberhasilan Rahvayana Kala Cinta di Jabar menandai komitmen Provinsi Jawa Barat dalam mendukung seni dan budaya, sekaligus berinovasi dalam penyajiannya. Acara ini tidak hanya sukses secara artistik, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan pariwisata budaya di Jawa Barat. Kolaborasi antara pemerintah daerah, institusi keuangan, dan seniman membuktikan bahwa seni pertunjukan dapat menjadi medium efektif untuk menyampaikan pesan moral dan hiburan berkualitas.
Melalui Rahvayana, cerita klasik yang telah lama dikenal disajikan kembali dengan semangat baru, membuktikan bahwa warisan budaya dapat terus beradaptasi dan relevan di era modern.