Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Saat Aksi Lebih Bermakna Dari Sekedar Kata, H Dudu Sumbali Sigap Selamatkan Akses Warga

Jabar · Oleh Tasya Oktaviani · · Diperbarui 2 Maret 2026

Kepala Desa Tanjungbaru Bekasi, H. Dudu Sumbali, bertindak cepat dalam memperbaiki jembatan penghubung antar kampung yang amblas pada 1 Februari 2026. Tindakan ini mendapat apresiasi dari Sekretaris Kecamatan Cikarang Timur karena menghindari risiko lebih besar bagi warga dan mempertahankan akses vital masyarakat.

Saat Aksi Lebih Bermakna Dari Sekedar Kata, H Dudu Sumbali Sigap Selamatkan Akses Warga

Latar Belakang Kerusakan Jembatan di Tanjungbaru Bekasi

Jembatan penghubung antar kampung di Desa Tanjungbaru, Kecamatan Cikarang Timur, Bekasi mengalami kerusakan amblas pada akhir Januari 2026. Jembatan ini merupakan akses vital bagi ratusan warga setiap hari—digunakan untuk pergi bekerja, sekolah, berbelanja, dan melakukan kegiatan sosial antar kampung. Tanpa akses ini, warga harus mengambil rute alternatif yang lebih jauh dan memakan waktu lebih lama, yang bisa mengganggu aktivitas sehari-hari dan aliran ekonomi lokal.

Tindakan Sigap Kepala Desa Dudu Sumbali: Dari Laporan ke Aksi Darurat

Setelah menerima laporan dari warga tentang kerusakan jembatan, Kepala Desa Tanjungbaru, H. Dudu Sumbali, S.H. tidak menunda waktu. Ia langsung turun ke lapangan untuk memeriksa kondisi jembatan secara langsung pada malam hari sebelum Minggu, 1 Februari 2026. Dalam waktu singkat, ia mengoordinasikan pekerja konstruksi lokal dan menyiapkan material darurat seperti papan kayu dan kerikil untuk membuat penyeberangan sementara.

Perbaikan darurat dimulai pada pagi hari Minggu, tepat satu hari setelah laporan diterima. Tindakan tanpa penundaan ini menjadi kunci untuk menghindari risiko lebih besar, seperti kecelakaan yang bisa terjadi jika warga mencoba menyeberangi jembatan yang rusak atau menggunakan rute alternatif yang tidak aman.

Apresiasi dari Sekretaris Kecamatan Cikarang Timur

Sekretaris Kecamatan Cikarang Timur, H. Aris Sadikin Asnawi, S.E., M.M., memberikan apresiasi tinggi atas tindakan sigap H. Dudu Sumbali. Menurutnya, kepemimpinan yang ditunjukkan oleh kepala desa ini mencerminkan komitmen yang kuat terhadap keselamatan dan kepentingan masyarakat.

"Kepala desa yang hadir di tengah masyarakat dan bertindak cepat adalah contoh yang harus ditiru oleh pemimpin desa lainnya. Tindakan ini tidak hanya menghindari risiko kecelakaan, tapi juga mempertahankan akses vital yang sangat penting untuk kehidupan warga," ujar H. Aris dalam keterangannya.

Ia menambahkan bahwa banyak pemimpin desa seringkali menunda tindakan karena aliran birokrasi, tapi H. Dudu menunjukkan bahwa prioritas utama pemimpin adalah melindungi dan memfasilitasi masyarakat, tanpa harus menunggu proses yang panjang.

Dampak Positif Tindakan Sigap Bagi Masyarakat Tanjungbaru

Tindakan cepat H. Dudu Sumbali memberikan dampak positif yang jelas bagi warga Desa Tanjungbaru:

Pelajaran Kepemimpinan Desa dari Kasus Ini

Kasus kerusakan jembatan di Tanjungbaru memberikan pelajaran berharga tentang kepemimpinan desa yang efektif:

  1. Ketersediaan dan kepekaan: Pemimpin desa harus selalu siap menerima laporan dari warga dan bertindak segera tanpa penundaan
  2. Fokus pada solusi: Alih-alih mencari alasan, pemimpin harus berfokus pada cara menyelesaikan masalah dengan cepat dan efisien
  3. Kolaborasi dengan stakeholder lokal: Menggunakan sumber daya lokal seperti pekerja konstruksi dan material darurat memungkinkan tindakan yang lebih cepat dan hemat biaya

Kepemimpinan yang solutif dan bertanggung jawab seperti yang ditunjukkan oleh H. Dudu Sumbali adalah kunci untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan membangun kepercayaan antara warga dan pemerintah lokal.