Ribuan Anak Bandung Meriahkan HAN ke-42, Generasi Emas Mulai Dibentuk
Sekitar 5.000 anak Kabupaten Bandung meriahkan HAN ke-42 dengan berbagai kegiatan edukatif dan kreatif. Kolaborasi TP PKK, Baznas, dan Bapenda memperkuat komitmen pemenuhan hak anak.

Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 di Kabupaten Bandung membuktikan bahwa investasi pada generasi muda bukanlah sekadar wacana. Sekitar 5.000 anak dari berbagai jenjang usia terlibat langsung dalam rangkaian kegiatan edukatif, kreatif, dan inklusif yang diselenggarakan di Soreang, Sabtu (25/7).
Kolaborasi Lintas Sektor Wujudkan Peringatan Bermakna
Pemkab Bandung mencatat momen bersejarah ini bukan sekadar perayaan seremonial. Melainkan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi hak-hak anak untuk belajar, berekspresi, dan mengembangkan potensi mereka secara optimal.
"Kami ingin Hari Anak Nasional menjadi momentum agar anak-anak merasa bahagia, memperoleh ruang untuk berkreasi, sekaligus mendapatkan perhatian terhadap hak-haknya," tegas Emma Dety, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bandung.
Sinergi antara TP PKK, Baznas Kabupaten Bandung, Biosol, dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) turut memperkaya peringatan ini dengan berbagai program bertajuk Gebyar Anak Ceria yang menjangkau seluruh anak di wilayah Kabupaten Bandung.
Ragam Kegiatan yang Mengembangkan Kreativitas Anak
Para小家伙 mendapatkan kesempatan mengeksplorasi minat dan bakat mereka melalui berbagai lomba dan aktivitas, antara lain:
- Kids Fun Run – Ajang lari santai diikuti 500 anak dari PAUD hingga usia delapan tahun
- Khitanan massal – 140 anak menerima layanan ini berkat kolaborasi dengan Baznas dan Biosol
- Lomba melukis dan kolase – Menumbuhkan ekspresi seni sejak dini
- Pildacil dan storytelling – Melatih keberanian dan kreativitas berbahasa
- Fashion show kain perca – Mengenalkan konsep daur ulang secara fun
- Kaulinan barudak dan filateli – Memperkenalkan permainan tradisional dan hobi filateli
- Pertunjukan anak disabilitas – Wadah inklusi dan penghargaan terhadap keberagaman
- Gebyar Senam Anak Ceria – Mendorong gaya hidup sehat sejak kecil
Membangun Fondasi Generasi Indonesia Emas 2045
Dihadapan para orang tua dan guru yang hadir, Bupati Bandung Dadang Supriatna menekankan pentingnya pendidikan karakter sejak usia dini sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
"Hari Anak Nasional harus menjadi momentum untuk memastikan hak-hak anak terpenuhi. Orang tua, guru, dan lingkungan memiliki tanggung jawab bersama dalam mendidik, mendengar aspirasi anak, serta menciptakan ruang yang aman dari perundungan," jelas bupati.
Hal ini sejalan dengan pesan Emma kepada seluruh anak Kabupaten Bandung untuk terus menanamkan karakter positif.
"Jadilah anak yang ceria, menghormati orang tua dan guru, serta terus belajar menjadi generasi yang berakhlak baik dan siap menyongsong masa depan," pesannya penuh semangat.
Komitmen Kabupaten Bandung terhadap Kesejahteraan Anak
Peringatan HAN yang ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 44 Tahun 1984 ini menegaskan bahwa Kabupaten Bandung terus berikhtiar menciptakan lingkungan yang ramah anak. Berbagai program yang telah berjalan diharapkan semakin memperkuat pencapaian Kabupaten Layak Anak di wilayah ini.
Dukungan terhadap tumbuh kembang anak melalui lingkungan sehat, aman, dan program pemenuhan gizi terus diperkuat. Tujuannya jelas: lahirnya generasi penerus yang unggul, berdaya saing, dan berakhlak mulia.
Dengan melibatkan ribuan anak secara langsung dalam peringatan HAN ke-42, Kabupaten Bandung menunjukkan bahwa investasi pada generasi muda hari ini akan menuai hasil optimal di masa depan.