Rekayasa Lalu Lintas dan 264 Personel Siaga, Polrestabes Bandung Persiapkan Keamanan AAF 2026
Polrestabes Bandung kerahkan 264 personel dan terapkan rekayasa lalu lintas untuk amankan Asia Afrika Festival 2026 di Kota Bandung.

Polrestabes Bandung Turun Tangan Amankan Asia Afrika Festival 2026
Polrestabes Bandung resmi mempersiapkan strategi keamanan dan lalu lintas untuk mendukung keberhasilan Asia Afrika Festival (AAF) 2026 yang akan diselenggarakan pada 11-12 Juli 2026 di Kota Bandung.
264 Personel Dikerahkan untuk Pengamanan
Dalam kesiapan menghadapi festival berskala internasional tersebut, Kepolisian Resor Kota Besar Bandung mengaktifkan 264 personel yang siap diterjunkan untuk menjaga keamanan selama dua hari pelaksanaan.
Baca Juga: Pengacara Ade Kuswara Minta Majelis Hakim Bebaskan Kliennya dari Dakwaan Suap
"Sebanyak 186 personel diterjunkan pada hari pertama festival, Sabtu (11/7) sedangkan 78 personel disiagakan pada Minggu (12/7)," terang Kabag Ops Polrestabes Bandung, AKBP Asep Saepudin, Jumat lalu.
Pengamanan festival akan diberlakukan melalui dua pola utama, yaitu:
- Pola terbuka – kehadiran polisi yang terlihat di lokasi acara
- Pola tertutup – pengawasan secara diam-diam untuk mendeteksi potensi ancaman
Patroli Mobile dan Pengawalan Massa
AKBP Asep menjelaskan bahwa selain patroli statis, tim keamanan juga akan melakukan patroli mobile atau bergerak ke sejumlah titik yang dinilai rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Baca Juga: Pemkot Bandung Relokasi SDN 026 Bojongloa ke Kawasan Cibaduyut dengan Gedung Lebih Luas
Beberapa kegiatan patroli yang akan dilakukan meliputi:
- Patroli mobile pada lokasi atau daerah rawan di sekitar objek pengamanan
- Pengawalan pergerakan massa dari titik kumpul menuju lokasi kegiatan
- Pengaturan dan pengendalian situasi di area festival
Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Jalan Asia Afrika
Mengingat festival berlokasi di kawasan Jalan Asia Afrika, pihak Satlantas Polrestabes Bandung juga telah mempersiapkan strategi rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan selama acara berlangsung.
KBO Satlantas Polrestabes Bandung, AKP Deden Juandi, mengungkapkan bahwa arus kendaraan dari arah utara maupun timur akan dialihkan ke sejumlah ruas jalan di kawasan selatan.
Jalur pengalihan yang disiapkan:
- Jalan Lengkong Besar
- Jalan Dalem Kaum
- Jalan Pungkur
"Di Simpang Tamblong-Naripan, arus lalu lintas dari arah utara dan timur tidak ada yang masuk ke Jalan Naripan karena di Simpang Braga-Naripan sudah ditutup dan berdiri tenda-tenda kegiatan di Braga Pendek," jelas AKP Deden.
Contra Flow di Jalan Dalem Kaum
Untuk mengurangi kepadatan kendaraan yang dialihkan ke selatan, Satlantas menerapkan sistem contra flow di Jalan Dalem Kaum.
"Jalan Dalem Kaum dibalik arah atau contra flow dari arah timur ke arah barat untuk mengurangi kepadatan kendaraan yang dibuang ke arah selatan," terang AKP Deden.
Dengan strategi ini, diharapkan mobilitas masyarakat sekitar tetap lancar meskipun ada perubahan pola arus lalu lintas akibat kegiatan festival.
Persiapan Lebih Lanjut
Selain personel keamanan dan rekayasa lalu lintas, Kota Bandung sendiri juga telah menyiapkan berbagai infrastruktur pendukung, termasuk kantong parkir untuk menyambut antusiasme pengunjung festival.
wali Kota Bandung sebelumnya menyatakan komitmennya untuk memastikan seluruh persiapan berjalan optimal, sehingga festival dapat berlangsung tanpa kendala berarti.
Festival Asia Afrika 2026 diharapkan menjadi momentum penting bagi Kota Bandung untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai tuan rumah acara berskala regional sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia.