Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Tiga Wisatawan Terseret Arus Saat Selamatkan Teman di Pantai Karangpapak

Bandung · Oleh ·

Tiga wisatawan terseret arus saat berusaha selamatkan teman mereka di Pantai Karangpapak, Garut. Keduanya belum ditemukan, pencarian melibatkan TNI-Polri dan warga.

Tiga Wisatawan Terseret Arus Saat Selamatkan Teman di Pantai Karangpapak

Tiga wisatawan dinyatakan hilang terseret arus di Pantai Karangpapak, Kabupaten Garut, pada Selasa siang. Mereka adalah Ardi M. Nababan (27) warga Sumedang, Irfan Nababan (18) warga Garut, dan Murdani Siahaan (18) warga Kabupaten Aceh Tenggara.

Mereka bertiga bermain air di tepian pantai sekitar pukul 11.00 hingga 11.45 WIB. Gelombang datang secara tiba-tiba dan menghantam Ardi. Arus langsung membawanya ke tengah laut.

Melihat temannya terbawa arus, Irfan dan Murdani berusaha memberikan pertolongan. Keduanya masuk ke air untuk mengejar Ardi. Arus yang kuat membuat Irfan dan Murdani ikut terseret ke tengah laut. Dalamhitungan menit, ketiganya hilang dari pandangan.

Baca Juga: Ditjen AHU Buka Layanan Konsultasi dan Sidang Akta Gratis untuk Warga Bandung Selama Tiga Hari

"Kami menerima informasi adanya tiga orang wisatawan hilang di Pantai Karangpapak sekira pukul 11.45 WIB siang tadi," kata Kasat PolairudPolresGarut Iptu Aep Saprudin.

Petugas PolairudPolresGarut langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan. Pencarian melibatkan TNI, Polri, Balawista, nelayan, dan warga sekitar.

"Upaya pencarian dilakukan oleh TNI-Polri, Balawista, nelayan, serta masyarakat setempat," tutur Aep.

Tim gabungan menyisir kawasan laut dan melakukan pemantauan dari daratan. Hingga berita ini ditulis, ketiga wisatawan tersebut masih belum ditemukan.

Baca Juga: Petugas Pasang Spanduk di Jalur Pendakian Kawah Putih, Pengunjung Dilarang Buang Puntung

Pantai Karangpapak terletak di pesisir selatan Garut, sekitar 70 kilometer arah selatan Bandung. Pantai ini menjadi salah satu destinasi favorit warga Bandung Raya karena aksesnya mudah dan tidak memungut biaya masuk.

Insiden ini menambah daftar kecelakaan di pantai selatan Jawa Barat yang sering dikunjungi wisatawan. Ketiga korban diperkirakan tidak mengenali karakteristik arus di pantai tersebut ketika mereka memutuskan masuk ke air.