Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Realisasi Investasi Cianjur Triwulan I 2026 Capai Rp600 Miliar, 23% Target Tahunan

Jabar · Oleh Nayla Putri ·

Realisasi investasi Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada triwulan pertama 2026 capai Rp600 miliar, setara 23 persen dari target tahunan Rp2,6 triliun, dengan komposisi PMA yang lebih dominan.

Realisasi Investasi Cianjur Triwulan I 2026 Capai Rp600 Miliar, 23% Target Tahunan

Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berhasil membukukan realisasi investasi pada triwulan pertama tahun 2026 sebesar sekitar Rp600 miliar. Angka ini setara dengan 23 persen dari target realisasi investasi tahunan yang ditetapkan sebesar Rp2,6 triliun. Data ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Cianjur, Superi Faizal, dalam keterangan pers di Cianjur pada Jumat.

Gambaran Umum Proyek Investasi Triwulan I

Hingga akhir Maret 2026, terdapat 853 proyek investasi yang terealisasi di berbagai sektor usaha di Cianjur. Jumlah proyek ini mampu menyerap tenaga kerja sebanyak lebih dari 1.700 orang, dengan komposisi tenaga kerja lokal dari Cianjur dan beberapa dari luar wilayah.

Breakdown Komposisi PMDN dan PMA

Superi Faizal merinci bahwa realisasi investasi terbagi menjadi dua kategori utama:

Dengan demikian, kontribusi PMA terhadap realisasi investasi triwulan I lebih dominan dibandingkan PMDN, dengan persentase masing-masing 16,94 persen dan 6,13 persen dari target tahunan. "Realisasi investasi sebesar 23 persen berasal dari PMDN sebesar 6,13 persen dan PMA sebesar 16,94 persen, pencapaian tersebut sudah berada pada jalur yang cukup aman untuk memenuhi target realisasi investasi tahun 2026," kata Superi Faizal.

Kebijakan Baru yang Mendorong Pertumbuhan Investasi

Salah satu faktor pendukung realisasi investasi di Cianjur adalah revisi Peraturan Pemerintah tentang Penyelenggaraan Perizinan Berbasis Risiko. Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025 menggantikan PP Nomor 5 Tahun 2021, yang menambahkan berbagai kemudahan perizinan berusaha bagi investor.

"Seluruh proses perizinan terintegrasi secara nasional melalui sistem Online Single Submission (OSS), sehingga mempercepat realisasi investasi di Indonesia termasuk di Cianjur," jelas Superi Faizal.

Ia menambahkan bahwa seluruh proses penanaman modal di Cianjur telah berjalan sesuai regulasi dan sistem yang berlaku, tanpa kendala berarti sepanjang triwulan pertama 2026.

Upaya Gencar Menarik Investasi di Tahun 2026

Untuk mencapai target realisasi investasi tahunan, DPMPTSP Cianjur telah menggencarkan sosialisasi untuk menarik investor menanamkan modal di berbagai bidang usaha. Menurut Superi, iklim investasi di Cianjur telah menunjukkan tren positif sejak tahun 2024, dan pihaknya optimis nilai investasi akan terus bertambah seiring dengan berjalannya waktu. "Kami optimis nilai investasi di Cianjur akan terus bertambah dengan sejumlah proyek investasi baru diperkirakan mulai berjalan pertengahan tahun. Mudah-mudahan lebih meningkat lagi, untuk triwulan dua nanti di bulan Juli," tambahnya.

Secara keseluruhan, pencapaian realisasi investasi triwulan pertama 2026 menunjukkan bahwa Cianjur tetap menjadi tujuan investasi yang menarik bagi investor lokal maupun asing. Dengan dukungan kebijakan perizinan yang lebih mudah dan upaya promosi yang gencar, diharapkan target investasi tahunan dapat tercapai bahkan melebihi ekspektasi.