Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Puasa Ramadan: Manfaat Kesuburan untuk Pasangan Program Hamil

Jabar · Oleh Raka Permana · · Diperbarui 2 Maret 2026

Artikel ini menjelaskan manfaat puasa Ramadan untuk kesuburan pasangan program hamil menurut dokter spesialis kebidanan, beserta tips pola makan sehat selama puasa.

Puasa Ramadan: Manfaat Kesuburan untuk Pasangan Program Hamil

Puasa Ramadan tidak hanya dikenal sebagai ibadah yang menumbuhkan kedisiplinan dan kesadaran spiritual, tetapi juga memiliki potensi manfaat untuk kesehatan reproduksi pasangan yang sedang menjalani program hamil (promil). Demikian diungkapkan oleh dr. Ganot Sumulyo, SpOG, dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB University yang juga berpraktik di RS PMI Bogor. Menurutnya, puasa yang dijalani dengan pola makan dan gaya hidup yang tepat dapat mendukung peluang keberhasilan promil, baik pada perempuan maupun laki-laki.

Manfaat Puasa untuk Kesehatan Reproduksi Perempuan

Menurut dr. Ganot, puasa memiliki dampak positif pada keseimbangan hormon reproduksi dan fungsi organ-organ penting termasuk ovarium. Salah satu manfaat utamanya adalah membantu menyeimbangkan kadar hormon estrogen dan progesteron, serta mendukung proses ovulasi yang lebih sehat melalui penurunan resistensi insulin.

Kondisi ini sangat bermanfaat bagi perempuan dengan sindrom ovarium polikistik (PCOS), di mana kadar insulin yang tinggi dapat memicu ovarium memproduksi androgen atau hormon testosteron secara berlebihan. Hal ini dapat memperparah gejala PCOS dan mengganggu proses ovulasi.

"Puasa, khususnya puasa intermiten atau puasa Ramadan, dapat memberikan manfaat yang cukup besar bagi penderita PCOS, seperti membantu meningkatkan sensitivitas insulin sehingga kadar insulin dalam darah menjadi lebih stabil," jelas dr. Ganot.

Selain itu, puasa juga dapat menurunkan kadar luteinizing hormone (LH) dan androgen, serta membantu menyeimbangkan hormon estrogen dan progesteron. Hal ini pada gilirannya dapat memperbaiki siklus menstruasi dan mendukung ovulasi yang lebih teratur, yang merupakan faktor kunci untuk keberhasilan promil.

Manfaat Puasa untuk Kesehatan Reproduksi Pria

Manfaat puasa tidak hanya dirasakan oleh perempuan, tetapi juga oleh pria, terutama mereka yang mengalami obesitas, resistensi insulin, atau kadar testosteron rendah. dr. Ganot menjelaskan bahwa pola makan sehat selama puasa dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin pada pria, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kadar testosteron dan kualitas sperma.

Namun, ia menegaskan bahwa kecukupan nutrisi tetap menjadi perhatian utama selama berpuasa. Bagi pria dengan gangguan kualitas sperma, ia menyarankan untuk menghindari beberapa faktor yang dapat mengganggu proses spermatogenesis, seperti:

Tips Pola Makan Sehat Selama Puasa untuk Pasangan Promil

Untuk mendukung keberhasilan program hamil selama puasa, dr. Ganot menyarankan agar pasangan lebih bijak dalam memilih menu sahur dan berbuka. Beberapa jenis makanan yang perlu dihindari selama puasa termasuk:

Sebaliknya, ia merekomendasikan untuk mengikuti pola makan bergizi seimbang yang mencakup:

  1. Protein berkualitas tinggi: Daging tanpa lemak, ikan berlemak, telur, tahu, dan tempe
  2. Lemak sehat: Sumber omega-3, minyak zaitun extra virgin, dan alpukat
  3. Karbohidrat kompleks: Oat, quinoa, dan beras merah, yang memberikan energi tahan lama dan tidak menyebabkan lonjakan gula darah
  4. Sayur dan buah kaya antioksidan: Yang membantu melindungi sel-sel reproduksi dari kerusakan
  5. Sumber zinc dan folat: Penting untuk kesehatan reproduksi pada kedua pasangan
  6. Selenium dan CoQ10: Nutrisi yang mendukung kualitas sperma dan ovulasi
  7. Susu dan produk fermentasi: Seperti yogurt, kefir, dan tempe, yang mengandung probiotik baik untuk kesehatan pencernaan dan sistem kekebalan tubuh.

Selain memilih makanan yang tepat, dr. Ganot juga menekankan pentingnya menjaga berat badan tetap ideal selama puasa. Baik obesitas maupun berat badan yang terlalu rendah sama-sama dapat menurunkan peluang keberhasilan program hamil, karena dapat mengganggu keseimbangan hormon dan proses reproduksi.

"Yang penting adalah menjaga asupan protein, lemak sehat, serta mikronutrien seperti zinc dan vitamin D saat puasa," ujar dr. Ganot.

Dengan memahami manfaat puasa untuk kesuburan dan mengikuti tips pola makan sehat selama puasa, pasangan yang sedang menjalani program hamil dapat memaksimalkan peluang keberhasilan promil tanpa mengorbankan kesehatan. Namun, ia menyarankan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan sebelum memulai puasa, terutama jika memiliki kondisi kesehatan tertentu.