Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Program Banpres 2026 Renovasi Empat Sekolah di Majalengka, Dorong Pemerataan Kualitas Pendidikan

Jabar · Oleh · · Diperbarui 25 Agustus 2026

Empat sekolah di Majalengka direnovasi melalui Program Banpres 2026. SMPN 1 Leuwimunding jadi yang pertama selesai dengan anggaran Rp1,1 miliar untuk tujuh ruang kelas.

Program Banpres 2026 Renovasi Empat Sekolah di Majalengka, Dorong Pemerataan Kualitas Pendidikan

Program Banpres 2026 Sasar Empat Sekolah di Majalengka

Kementerian Pendidikan melalui Program Bantuan Presiden (Banpres) menyasar empat sekolah di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, untuk direnovasi pada Tahun Anggaran 2026. Program ini menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah pusat dalam mendorong pemerataan kualitas infrastruktur pendidikan di daerah.

Salah satu sekolah yang telah menyelesaikan proses renovasi adalah SMP Negeri 1 Leuwimunding. Gedung baru sekolah ini resmi pada Senin lalu, menjadikannya sebagai fasilitas pendidikan pertama di Kabupaten Majalengka yang tuntas direnovasi melalui Program Banpres.

Baca Juga: Kejari Purwakarta Tahan Tiga Tersangka Penyalagunaan Kredit Bank BUMN Senilai Rp 3,4 Miliar

Anggaran Rp1,1 Miliar untuk Tujuh Ruang Kelas Baru

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, Muhamad Umar Ma'ruf, menyampaikan bahwa Program Banpres tahap awal di daerahnya menyasar empat sekolah yang terdiri atas dua sekolah dasar (SD) dan dua sekolah menengah pertama (SMP).

"Sebagai contoh SMP Negeri 1 Leuwimunding menerima anggaran sekitar Rp1,1 miliar untuk pembangunan tujuh ruang kelas," jelas Umar.

Tiga sekolah lainnya yang turut menerima program serupa tersebar di tiga kecamatan berbeda, yaitu:

Baca Juga: Damkar Kuningan Evakuasi Ular Kobra 1 Meter dari Rumah Guru Ngaji

Model Swakelola Libatkan Masyarakat

Keunikan program renovasi di SMPN 1 Leuwimunding terletak pada metode pelaksanaan swakelola. Proses pembangunan melibatkan langsung kepala sekolah, komite sekolah, dan masyarakat sekitar.

Bobby Eman Suherman menyatakan apresiasinya terhadap hasil kerja sama tersebut. Menurut orang nomor satu di Kabupaten Majalengka ini, bangunan yang dihasilkan memiliki kualitas konstruksi yang baik.

"Kita bisa melihat bangunannya, alhamdulillah hasilnya cukup bagus. Konstruksi bangunannya memang dapat kita lihat sendiri kualitasnya sangat baik," terang Bupati.

Komitmen Pemeliharaan Sebagai Kunci Keberlanjutan

Keberhasilan pembangunan fisik menjadi tidak bermakna tanpa diimbangi pemeliharaan yang baik. Oleh karena itu, Bupati Eman menitipkan pesan khusus kepada seluruh civitas akademika SMPN 1 Leuwimunding.

"Saya titip kepada kepala sekolah dan komite agar bangunan ini betulBETUL dirawat demi anak-anak kita," pesan orang tua nomor satu di Kabupaten Majalengka.

Beliau menekankan bahwa lingkungan sekolah yang bersih dan terawat akan meningkatkan kenyamanan belajar siswa, sekaligus mendorong semangat mengajar para guru.

Pengawasan Kedisiplinan Pendidik Jadi Prioritas

Selain infrastruktur, Pemerintah Kabupaten Majalengka juga menginstruksikan Dinas Pendidikan untuk terus memantau kedisiplinan tenaga pendidik. Salah satu fokus utama adalah kehadiran guru sejak awal diberlakukannya penggunaan gedung baru.

Langkah ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya berhenti pada fasilitas fisik, tetapi juga mencakup aspek sumber daya manusia yang profesional dan bertanggung jawab.

Dampak Positif bagi Dunia Pendidikan Daerah

Program Banpres untuk renovasi sekolah di Majalengka diharapkan menjadi awal dari upaya pemerataan kualitas pendidikan di Jawa Barat. Dengan adanya fasilitas belajar yang memadai, diharapkan aktivitas belajar mengajar dapat berlangsung lebih nyaman dan efektif.

Keberhasilan model swakelola yang melibatkan partisipasi masyarakat juga menjadi pembelajaran berharga bagi program serupa di masa mendatang. Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci tercapainya tujuan pembangunan pendidikan yang merata dan berkualitas.