Produksi Hortikultura Kuningan 2025 Melejit: Stok Aman, Harga Terjaga!
Produksi hortikultura Kuningan 2025 melejit! Pasokan aman, harga terjaga berkat kinerja Diskatan. Ketersediaan terjamin, stabilitas harga terjaga!

Produksi Hortikultura Kuningan Melambung Tinggi di Tahun 2025: Pasokan Aman, Harga Terkendali
Kuningan, Jawa Barat – Sektor pertanian di Kabupaten Kuningan menunjukkan performa gemilang. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kuningan mencatat adanya lonjakan signifikan dalam produksi sejumlah komoditas hortikultura pada tahun 2025, dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Peningkatan ini menjadi kabar baik bagi konsumen, menjamin ketersediaan pasokan dan menjaga stabilitas harga di pasar.
Kinerja Positif Sektor Hortikultura
Kepala Diskatan Kuningan, Wahyu Hidayah, menjelaskan bahwa kinerja sektor hortikultura menunjukkan tren positif yang mampu menopang kebutuhan konsumsi masyarakat, bahkan saat terjadi puncak permintaan seperti pada momen-momen tertentu.
"Kinerja sektor hortikultura menunjukkan perkembangan positif dan mampu menopang kebutuhan konsumsi, termasuk saat terjadi peningkatan permintaan pada momen tertentu," ujar Wahyu Hidayah di Kuningan, Jumat (tanggal tidak disebutkan).
Komoditas Unggulan dengan Peningkatan Drastis
Data Diskatan Kuningan merinci peningkatan produksi yang cukup mencolok pada beberapa komoditas strategis:
- Cabai Rawit: Produksi meningkat dari 928 ton pada tahun 2024 menjadi 995 ton pada tahun 2025.
- Cabai Keriting: Terjadi kenaikan signifikan dari 140 ton menjadi 227 ton.
- Tomat: Mencatat lonjakan produksi luar biasa dari 518 ton menjadi 795 ton.
- Kentang: Produksi naik pesat dari 116 ton menjadi 338 ton.
- Kubis: Peningkatan produksi dari 1.527 ton menjadi 2.043 ton.
- Wortel: Kenaikan dari 207 ton menjadi 285 ton.
- Kembang Kol: Produksi naik dari 73 ton menjadi 90 ton.
- Sawi: Peningkatan dari 2.312 ton menjadi 2.503 ton.
Perluasan Lahan Tanam sebagai Motor Peningkatan
Wahyu menambahkan, peningkatan produksi ini sejalan dengan bertambahnya luas lahan tanam untuk komoditas-komoditas strategis di wilayahnya. Upaya perluasan lahan ini menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam mencapai target produksi yang lebih tinggi.
Berikut rincian peningkatan luas lahan tanam:
- Cabai Rawit: Luas tanam meningkat dari 109 hektare menjadi 163 hektare.
- Cabai Keriting: Bertambah dari 32 hektare menjadi 43 hektare.
- Tomat: Luas tanam naik dari 48 hektare menjadi 64 hektare.
- Wortel: Bertambah dari 11 hektare menjadi 15 hektare.
- Sawi: Meningkat dari 139 hektare menjadi 148 hektare.
Perluasan area tanam ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dan para petani dalam mendukung ketahanan pangan serta pertumbuhan ekonomi lokal melalui sektor pertanian. Dengan proyeksi produksi yang terus meningkat, Kabupaten Kuningan optimis dapat memenuhi kebutuhan pasar dan menjaga stabilitas ekonomi daerah.