Prabowo Tinjau Swasembada & Persiapan Lebaran 2026 di Hambalang
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama menteri di Hambalang, Bogor, untuk evaluasi swasembada pangan, energi dan persiapan Lebaran 2026 menghadapi krisis global

Senin (9/3) 2026, Presiden RI Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Rapat ini merupakan bagian dari upaya koordinasi intensif pemerintah untuk mengevaluasi program-program prioritas nasional dan menyiapkan langkah strategis menghadapi tantangan ekonomi global, serta memastikan kesiapan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H.
Dua Agenda Utama Pembahasan Rapat Maraton
Rapat yang berlangsung maraton ini menempatkan dua agenda utama sebagai fokus utama pembahasan:
- Evaluasi program swasembada nasional: Presiden Prabowo menekankan pentingnya percepatan progres di sektor pangan dan energi, termasuk kedaulatan minyak nasional. Dalam keterangan resminya, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa evaluasi ini bertujuan untuk memastikan target swasembada nasional tercapai tepat waktu dan mengurangi ketergantungan pada impor yang rentan terhadap fluktuasi harga global.
"Presiden mengevaluasi perkembangan program swasembada pangan dan swasembada energi serta minyak," ujar Teddy dalam pernyataan resminya.
- Stabilitas harga dan stok menjelang Lebaran 2026: Presiden menginstruksikan jajaran menteri untuk menjaga ketersediaan dan harga bahan pangan serta pasokan LPG di pasar agar tetap terjangkau dan aman bagi seluruh masyarakat Indonesia. Langkah ini diambil untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idulfitri tanpa hambatan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama menjelang momen lebaran yang identik dengan peningkatan permintaan komoditas pangan.
"Pemerintah ingin memastikan ketersediaan bahan pangan dan pasokan LPG menjelang Hari Raya Idulfitri tetap aman bagi seluruh masyarakat," tambahnya.
Konteks Rantai Pertemuan Internal Pemerintah
Rapat di Hambalang ini merupakan kelanjutan dari rangkaian pertemuan internal yang digelar Prabowo sejak Minggu (8/3). Sebelumnya, pertemuan tersebut juga membahas dinamika geopolitik global, khususnya eskalasi konflik Iran-Israel dan peran yang bisa dimainkan Indonesia sebagai negara netral, serta penguatan pendidikan berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) di tanah air. Dalam rapat ini, hadir Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan jajaran menteri teknis lainnya. Kehadiran mereka diharapkan dapat menghasilkan kebijakan fiskal dan operasional yang cepat dan tepat guna merespons berbagai tantangan ekonomi global yang sedang terjadi saat ini, seperti fluktuasi harga komoditas global dan gangguan rantai pasokan.
Signifikansi Rapat untuk Ketahanan Nasional
Fokus pada swasembada pangan dan energi menunjukkan komitmen pemerintah untuk meningkatkan ketahanan nasional di tengah ketidakpastian global. Dengan mengurangi ketergantungan pada impor, Indonesia dapat melindungi diri dari risiko fluktuasi harga global dan memastikan ketersediaan kebutuhan dasar masyarakat secara berkelanjutan. Selain itu, langkah menjaga stabilitas harga dan stok menjelang Lebaran juga bertujuan untuk mencegah terjadinya lonjakan harga yang dapat memberatkan masyarakat, terutama pada momen lebaran yang merupakan saat penting bagi sebagian besar penduduk Indonesia.