Polsek Cikarang Pusat Kerja Bakti Bersihkan Masjid Terdampak Banjir
Polsek Cikarang Pusat bersama TNI dan warga lokal melakukan kerja bakti membersihkan Masjid Jami Nurul Iman di Kampung Parunglesang pascabanjir pada 24 Januari 2026. Kegiatan ini menunjukkan sinergi lintas elemen dan komitmen aparat terhadap pemulihan serta pencegahan banjir di wilayah tersebut.

Terbaru: Sinergi Polri-TNI-Warga Cikarang Pusat Pulihkan Masjid Jami Nurul Iman Pascabanjir, Tetapkan Komitmen Pencegahan Banjir
Kegiatan Kerja Bakti yang Gabungkan Aparat dan Masyarakat Pada Sabtu (24 Januari 2026) sekitar pukul 16.00 WIB, Polsek Cikarang Pusat melaksanakan kegiatan kerja bakti bersama elemen TNI dan warga lokal untuk membersihkan Masjid Jami Nurul Iman di Kampung Parunglesang RT 04/05, Desa Pasirranji. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemulihan pascabanjir yang telah melanda wilayah tersebut beberapa hari sebelumnya.
Terlibat dalam kegiatan ini adalah Aipda Ade Angga selaku Bhabinkamtibmas Polsek Cikarang Pusat, Peltu Amin sebagai Babinsa wilayah, serta puluhan warga Kampung Parunglesang yang bahu-membahu membersihkan area masjid dari sisa lumpur dan material banjir. Setiap elemen memiliki peran yang jelas: aparat berperan sebagai pengkoordinasian dan pendorong semangat, sedangkan warga memberikan tenaga kerja untuk membersihkan setiap sudut masjid, mulai dari halaman, ruang sholat, hingga fasilitas pendukung lainnya.
"Kehadiran aparat tidak hanya membantu kami dalam pekerjaan fisik, tetapi juga memberikan rasa aman dan semangat untuk segera memulihkan aktivitas keagamaan kami," ujar salah satu warga Kampung Parunglesang, Sutrisno, saat diwawancara singkat.
Gotong Royong sebagai Pilar Pemulihan Pascabencana Sinergi yang terlihat dalam kegiatan ini mencerminkan semangat gotong royong yang masih terjaga kuat di tengah masyarakat Cikarang Pusat. Banjir yang melanda tidak hanya merusak properti, tetapi juga mengganggu aktivitas sosial dan keagamaan masyarakat yang berpusat pada masjid. Oleh karena itu, pemulihan masjid menjadi prioritas utama untuk membantu masyarakat kembali ke kehidupan normal.
Seiring dengan berangsur-surutnya air banjir, banyak warga yang sebelumnya mengungsi mulai kembali ke rumah masing-masing untuk melakukan pembersihan lingkungan. Kegiatan kerja bakti di masjid menjadi titik kumpul yang memperkuat ikatan antarwarga dan antara warga dengan aparat. Hal ini juga menunjukkan bahwa dalam menghadapi bencana, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat adalah kunci keberhasilan pemulihan.
Komitmen Polsek Cikarang Pusat terhadap Wilayah Rawan Banjir Selain sebagai aksi kemanusiaan, kegiatan kerja bakti ini juga memiliki tujuan strategis: memantau sekaligus melaporkan kondisi wilayah yang berpotensi rawan banjir. Polsek Cikarang Pusat menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan responsif terhadap situasi darurat di wilayah hukum setempat.
"Kami tidak hanya fokus pada pemulihan pascabencana, tetapi juga pada pencegahan banjir di masa depan," jelas Aipda Ade Angga. "Dari kegiatan ini, kami dapat mengidentifikasi titik-titik rawan banjir di Kampung Parunglesang dan memberikan rekomendasi kepada pihak terkait untuk melakukan penanganan yang lebih tepat."
Komitmen ini termasuk:
- Pemantauan rutin wilayah rawan banjir
- Penyebaran informasi pencegahan banjir kepada masyarakat
- Kolaborasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Lingkungan Hidup untuk melakukan perbaikan saluran air
- Penyediaan bantuan darurat bagi warga yang terkena dampak banjir
Perkembangan Terkini Situasi Pascabanjir Seluruh rangkaian kegiatan kerja bakti berlangsung aman, tertib, dan lancar. Sampai saat ini, sebagian besar warga Kampung Parunglesang telah kembali ke rumah masing-masing dan mulai melakukan pemulihan lingkungan. Polsek Cikarang Pusat akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan melaporkan setiap perubahan sesuai dengan dinamika kondisi wilayah.
Dengan sinergi yang kuat antara aparat dan masyarakat, diharapkan pemulihan pascabanjir di Cikarang Pusat dapat berjalan dengan cepat dan efektif, serta masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa hambatan.