Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Polres Sumedang optimalkan ETLE pada Operasi Keselamatan Lodaya 2026

Jabar · Oleh Nayla Putri · · Diperbarui 2 Maret 2026

Polres Sumedang, Jawa Barat, gencar persiapkan Operasi Ketupat 2024 dengan mengoptimalkan tilang elektronik ETLE statis di Jatinangor dan ramp check rutin kendaraan angkutan umum untuk menjamin keselamatan penumpang dan lalu lintas.

Polres Sumedang optimalkan ETLE pada Operasi Keselamatan Lodaya 2026

Persiapan Operasi Ketupat 2024: Polres Sumedang Tingkatkan Pengawasan Lalu Lintas dengan ETLE dan Ramp Check

Tujuan Utama: Pencegahan Kecelakaan dan Kenyamanan Penumpang

Sebelum memasuki musim libur Lebaran yang akan diikuti dengan Operasi Ketupat 2024, Polres Sumedang melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) gencar melaksanakan Operasi Keselamatan Lodaya sebagai upaya pra-pencegahan kecelakaan lalu lintas. Kenyamanan dan keselamatan penumpang kendaraan angkutan umum menjadi fokus utama dari operasi ini, mengingat arus lalu lintas yang akan meningkat drastis selama musim libur.

Kepala Satlantas Polres Sumedang, AKP Agus Sukaedi, menjelaskan bahwa Operasi Keselamatan Lodaya adalah langkah strategis untuk mempersiapkan infrastruktur dan sistem pengawasan sebelum Operasi Ketupat berlangsung. > "Kita melaksanakan Operasi Keselamatan rutin untuk pra menghadapi Operasi Ketupat yang sebentar lagi akan kita hadapi," ujarnya pada Rabu di Sumedang.

ETLE Statis di Jatinangor: Alat Bantu Penindakan Pelanggaran yang Efektif

Untuk mendukung penindakan pelanggaran lalu lintas secara lebih efisien, Satlantas Polres Sumedang kini memiliki fasilitas tilang elektronik Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) statis yang terpasang di kawasan Jatinangor. Ini adalah unit ETLE statis pertama yang ada di Sumedang, lokasi yang dipilih karena Jatinangor merupakan kawasan padat dengan arus kendaraan komuter dan mahasiswa dari berbagai kampus sekitar.

Selain ETLE statis, penindakan pelanggaran juga dilakukan menggunakan aplikasi berbasis mobile learning (ML) yang disediakan oleh Korlantas Polri melalui Ditlantas Polda Jawa Barat. Kombinasi antara ETLE statis dan aplikasi mobile ini memungkinkan pengawasan yang lebih luas dan akurat, mengurangi kesalahan manusia dalam penindakan dan meningkatkan jumlah pelanggaran yang terdeteksi.

Ramp Check Rutin: Memastikan Kelayakan Kendaraan Angkutan Umum

Selain penindakan pelanggaran, Satlantas Polres Sumedang juga bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Sumedang untuk melakukan ramp check rutin terhadap kendaraan angkutan umum yang beroperasi di wilayah Sumedang. Ramp check ini dilakukan setiap hari secara mobile, artinya tim pemeriksaan bergerak ke berbagai titik strategis untuk memeriksa kendaraan tanpa mengganggu alur lalu lintas secara berlebihan.

Pemeriksaan dalam ramp check mencakup dua aspek utama:

AKP Agus Sukaedi menekankan bahwa ramp check ini bertujuan untuk memastikan bahwa kendaraan angkutan umum yang beroperasi layak dan aman untuk membawa penumpang. > "Dalam rangka Operasi Keselamatan ini, kita fokus pada kenyamanan para penumpang sampai ke tujuan," jelasnya.

Personel Gabungan: Sinergi Antar Instansi untuk Operasi yang Maksimal

Untuk menjalankan Operasi Keselamatan Lodaya dengan maksimal, Satlantas Polres Sumedang mengerahkan total 48 personel gabungan dari berbagai unit di Polres Sumedang dan Dinas Perhubungan. Sinergi antara kepolisian dan dinas perhubungan ini memastikan bahwa setiap aspek pengawasan lalu lintas dan keamanan penumpang tercakup dengan baik.

Dalam pemeriksaan terbaru, tim gabungan telah memeriksa dua unit kendaraan angkutan umum, baik dari sisi administrasi maupun kondisi fisik. Hasilnya, kedua kendaraan tersebut dinyatakan layak untuk beroperasi oleh tim dari Dinas Perhubungan. Hal ini menunjukkan bahwa kolaborasi antar instansi telah berjalan efektif dan mampu memastikan keamanan penumpang.

Penutup: Persiapan yang Mat untuk Musim Libur Lebaran

Dengan langkah-langkah pengawasan yang semakin ketat, Polres Sumedang berharap dapat mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas selama musim libur Lebaran 2024. Penggunaan teknologi seperti ETLE dan ramp check rutin adalah bukti komitmen kepolisian untuk memberikan layanan yang lebih baik dan menjamin keselamatan masyarakat. Masyarakat juga diharapkan untuk mematuhi peraturan lalu lintas dan memeriksa kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan panjang.