Polres Metro Bekasi–Muspida Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba, Aliansi FORTAL Nusantara Tampil sebagai Garda Terdepan Mitra Strategis APH
Kegiatan sosialisasi anti-narkoba di Kabupaten Bekasi digelar Polres Metro Bekasi bersama Muspida dan Aliansi FORTAL Nusantara, dihadiri ratusan peserta, untuk memberantas peredaran obat keras terlarang dan lindungi generasi muda.

Kolaborasi Polri dan FORTAL Nusantara dalam Sosialisasi Anti-Narkoba di Kabupaten Bekasi
Pada Jumat, 6 Februari 2026, Polres Metro Bekasi berkolaborasi dengan Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kabupaten Bekasi serta Aliansi FORTAL Nusantara menggelar kegiatan sosialisasi anti-narkoba di SDN Cikarang Kota 01, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara. Kegiatan yang dihadiri lebih dari ratusan peserta ini bertujuan untuk menguatkan komitmen kolektif dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan obat keras terlarang, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang risiko yang ditimbulkan oleh zat ilegal tersebut.
Profil Peserta dan Kehadiran Penting
Kegiatan ini diikuti oleh beragam peserta, mulai dari pelajar sekolah dasar, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, hingga perwakilan lembaga swadaya masyarakat (LSM) seperti LSM GPMPI dan LSM GANAS. Selain itu, hadir juga unsur aparatur pemerintah daerah, termasuk perwakilan Muspida Kabupaten Bekasi. Beberapa tamu penting yang hadir di antaranya:
- Kang Edo, Ketua Umum Aliansi FORTAL Nusantara
- Dedi Kurniawan, Ketua LSM GPMPI
- Bryan Sakti, Ketua Umum LSM GANAS
- Kombes Pol Sumarni, Kapolres Metro Bekasi
- Kasatpol PP Surya, perwakilan Muspida Kabupaten Bekasi
Pesan Tegas Kapolres Metro Bekasi tentang Perang Melawan Narkoba
Kombes Pol Sumarni tampil dengan sosok kepemimpinan yang tegas dan karismatik dalam sambutannya. Ia menegaskan bahwa perang melawan narkoba dan obat keras terlarang tidak dapat dilakukan oleh aparat penegak hukum saja, melainkan membutuhkan keberanian bersama serta peran aktif masyarakat yang terorganisir dan konsisten.
"Polri tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan mitra strategis di tengah masyarakat. Kehadiran Aliansi FORTAL Nusantara adalah contoh nyata bagaimana elemen sipil berdiri di garis depan, membantu aparat, mengedukasi masyarakat, dan berani melaporkan kejahatan narkoba."
Ia juga menambahkan bahwa posisi strategis Kabupaten Bekasi sebagai gateway antara Jakarta dan wilayah Jawa Barat lainnya menjadikannya rentan terhadap peredaran obat keras ilegal, sehingga sistem pengawasan sosial yang kuat sangat dibutuhkan. Peran organisasi seperti FORTAL Nusantara menjadi elemen penting dalam memutus mata rantai peredaran obat keras hingga ke akar.
Peran Aktif Aliansi FORTAL Nusantara sebagai Mitra Strategis APH
Kang Edo, Ketua Umum Aliansi FORTAL Nusantara, menegaskan bahwa organisasi ini tidak hanya berperan sebagai pengamat, tetapi sebagai mitra aktif yang konsisten membantu APH dalam upaya pemberantasan obat keras ilegal.
"FORTAL Nusantara berdiri di garda terdepan untuk melindungi generasi muda. Kami bergerak melakukan edukasi, pemantauan di lapangan, dan menyampaikan data serta laporan kepada aparat penegak hukum. Ini bukan pencitraan, ini panggilan moral."
Ia juga menegaskan bahwa FORTAL Nusantara akan terus menguatkan sinergi dengan Polres Metro Bekasi dan Muspida, serta mendorong keberanian masyarakat untuk tidak takut melawan peredaran obat keras terlarang yang merusak masa depan anak bangsa.
Apresiasi dari Muspida Kabupaten Bekasi
Kasatpol PP Surya selaku perwakilan Muspida Kabupaten Bekasi turut memberikan apresiasi atas peran aktif Aliansi FORTAL Nusantara yang dinilai mampu menjadi jembatan efektif antara masyarakat dan aparat penegak hukum.
"Kolaborasi seperti ini yang dibutuhkan. Ketika masyarakat terorganisir dan aparat solid, ruang gerak peredaran narkoba dan obat keras ilegal akan semakin sempit."
Ia menambahkan bahwa Muspida akan terus mendukung semua upaya yang bertujuan untuk memberantas peredaran obat keras terlarang di Kabupaten Bekasi, termasuk kolaborasi dengan organisasi masyarakat sipil seperti FORTAL Nusantara.
Materi dan Kegiatan Interaktif Selama Sosialisasi
Selama kegiatan, peserta mendapatkan materi komprehensif yang mencakup:
- Jenis narkotika dan obat keras berbahaya yang sering beredar di wilayah Kabupaten Bekasi
- Dampak kesehatan dan sosial dari penyalahgunaan narkoba, terutama bagi generasi muda
- Ancaman pidana bagi pelaku peredaran dan penyalahgunaan narkoba sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku
- Mekanisme pelaporan aman kepada aparat penegak hukum tanpa takut diintimidasi
Selain sesi penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi interaktif di mana peserta dapat bertanya dan berbagi pengalaman, serta edukasi publik yang disampaikan oleh tim medis dan aparat penegak hukum. Sebagai bentuk kepedulian sosial, panitia juga melakukan pembagian sembako kepada warga sekitar lokasi kegiatan.
Kegiatan ini menegaskan satu pesan kuat bahwa perang melawan narkoba dan obat keras terlarang adalah gerakan bersama, bukan tanggung jawab aparat penegak hukum saja. Aliansi FORTAL Nusantara siap terus berdiri di garis depan sebagai mitra strategis APH demi menyelamatkan masa depan generasi bangsa, khususnya di Kabupaten Bekasi yang memiliki posisi strategis dan rentan terhadap peredaran obat keras ilegal.