Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Polres Garut Amankan Ibadah Kamis Putih dan Jumat Agung 2026

Jabar · Oleh Salsa Maharani ·

Polres Garut menurunkan ratusan anggota polisi untuk mengamankan ibadah Kamis Putih hingga Jumat Agung di beberapa gereja, memberikan rasa aman bagi jemaat Kristen selama perayaan keagamaan.

Polres Garut Amankan Ibadah Kamis Putih dan Jumat Agung 2026

Ratusan anggota kepolisian Resor (Polres) Garut diterjunkan untuk melakukan pengamanan ketat selama rangkaian perayaan Keagamaan Kristen tahun 2026, mulai dari Kamis Putih hingga Jumat Agung. Langkah ini diambil untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi ratusan jemaat yang melaksanakan ibadah di beberapa gereja di Kabupaten Garut.

Lokasi dan Jadwal Pengamanan

Pengamanan difokuskan di dua gereja utama, yaitu Gereja Santa Maria dan Gereja Kristen Pasundan. Menurut Kapolsek Garut Kota AKP Zainuri, tim keamanan mulai bertugas pada pukul 18.00 WIB hingga 20.00 WIB di lokasi ibadah. Selain personel polisi, anggota TNI juga turut serta dalam pengamanan ini.

"Pengamanan dilakukan melalui kegiatan terbuka dan tertutup memastikan seluruh ibadah berjalan aman, lancar. Polri dan TNI bertugas mulai Wafat Isa Al-Masih, Ibadah Jumat Agung, ibadah Sabtu Sunyi dan Ibadah Minggu Paskah," ujar AKP Zainuri dalam keterangan resminya pada Jumat (3/4/2026).

Komitmen Polri untuk Kebebasan Beribadah

AKP Zainuri menjelaskan bahwa pengamanan ini merupakan wujud komitmen Polri dalam menjamin kebebasan beribadah masyarakat sesuai keyakinannya. Selain itu, tim keamanan juga melakukan sterilisasi gereja sebelum pelaksanaan ibadah untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

"Pengamanan rangkaian Keagamaan Kristen ini bagian dari komitmen Polri dalam menjamin kebebasan beribadah serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Polres Garut hadir memberikan rasa aman kepada umat Kristiani dengan menempatkan personel di setiap gereja, mengatur lalu lintas, dan memberikan pelayanan kepada jemaat agar ibadah dapat berjalan dengan khidmat," katanya.

Perspektif Jemaat tentang Nilai Keagamaan dan Toleransi

Selain pengamanan, perayaan Jumat Agung juga diwarnai dengan pesan nilai-nilai keagamaan yang mendalam. Seorang jemaat Gereja Bethel Kota Tasikmalaya, Kepler Sianturi, mengatakan bahwa tema perayaan Jumat Agung tahun ini adalah "Pengorbanan, kasih dan penebusan Kristus", sedangkan Paskah memiliki tema "Bangkit membarui penebusan Kristus". Menurutnya, momen Jumat Agung adalah kesempatan untuk mengenang kisah sengsara Wafat Kristus dan merenungkan kasih Allah melalui pengorbanan Yesus di Kayu Salib. Ia juga menekankan pentingnya sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, dan menjaga kedamaian di tengah masyarakat.

"Kita memiliki tanggung jawab merawat kebersamaan, memperkuat persaudaraan, dan membawa perubahan yang baik pada hidup kita dalam kehidupan bermasyarakat," pungkasnya.

Dengan adanya pengamanan yang ketat dan dukungan aparat keamanan, diharapkan rangkaian perayaan Keagamaan Kristen tahun ini dapat berlangsung dengan lancar dan khidmat. Sebagai momen penting bagi jemaat Kristen untuk merenungkan dan bersekutu, langkah ini juga menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga toleransi dan keberagaman agama di wilayah Jawa Barat, yang menjadi salah satu ciri khas kehidupan masyarakat di daerah tersebut.