Polres Cimahi Identifikasi Potongan Kaki Manusia di Lokasi Longsor Cisarua Bandung Barat
Polres Cimahi mengidentifikasi potongan kaki kiri manusia yang ditemukan di lahan bekas longsor Pasirlangu Cisarua Bandung Barat, bersama sepeda motor hitam tertimbun longsor. Proses forensik dilakukan untuk memastikan keterkaitan dengan korban longsor yang hilang sejak pencarian dihentikan Februari 2026.

Temuan Awal di Lokasi Longsor
Pada Selasa (19/5) 2026, Kepolisian Resor (Polres) Cimahi, Jawa Barat, meluncurkan identifikasi mendalam terhadap temuan potongan bagian tubuh manusia di area lahan bekas longsor Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Temuan ini muncul saat petugas melakukan proses penataan lahan bekas bencana alam tersebut, sebuah aktivitas yang kadang membuka kemungkinan penemuan sisa korban yang tidak ditemukan selama operasi pencarian resmi sebelumnya.
Konfirmasi dari Pihak Berwajib
Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra, mengkonfirmasi bahwa potongan tubuh yang ditemukan adalah bagian kaki sebelah kiri. Ia menyatakan bahwa jaringan otot pada potongan tersebut masih dalam keadaan utuh ketika ditemukan oleh tim lapangan.
"Ya betul sedang diidentifikasi, kami menerima informasi penemuan bagian tubuh manusia dengan jaringan otot yang masih utuh di lahan bekas longsor Pasirlangu. Bagian kaki sebelah kiri," ujar AKBP Niko di Cimahi.
Tujuan Identifikasi Ilmiah
Pihak kepolisian saat ini sedang memastikan apakah temuan ini berkaitan dengan korban longsor Cisarua yang dinyatakan hilang setelah operasi pencarian resmi dihentikan pada 14 Februari 2026. Untuk memenuhi keperluan pemeriksaan medis dan identifikasi forensik, potongan tubuh tersebut telah dievakuasi ke Rumah Sakit Sartika Asih.
Temuan Tambahan: Sepeda Motor Tertimbun Longsor
Selain potongan tubuh, petugas juga menemukan satu unit sepeda motor berwarna hitam yang tertimbun material longsor pada kedalaman yang sama. Saat ini, kendaraan tersebut telah diamankan ke Unit Gakkum Satlantas Polres Cimahi untuk proses pelacakan lebih lanjut guna mengidentifikasi pemiliknya.
Upaya Pemantauan dan Penanganan Lanjutan
Polres Cimahi bersama pihak terkait terus melakukan pemantauan di sekitar lokasi, mengingat adanya potensi temuan lain seiring dengan aktivitas pengerukan alat berat dan penataan aliran sungai di area tersebut. Proses penanganan di lokasi dilakukan secara hati-hati untuk menjaga integritas semua temuan yang mungkin masih tertimbun di bawah material longsor, demi memberikan kepastian bagi keluarga korban yang belum ditemukan.
Selain penanganan temuan tubuh, lembaga terkait sebelumnya telah mengumumkan rencana menjadikan lahan bekas longsor Cisarua Bandung Barat sebagai area hutan rehabilitasi.