Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Polres Cianjur Arahkan Jalur Alternatif Jonggol-Sukabumi Selama Libur

Jabar · Oleh Nayla Putri ·

Polres Cianjur mengarahkan pengendara ke jalur alternatif Jonggol-Sukabumi untuk menghindari macet di Jalur Puncak selama libur panjang, dengan volume kendaraan mencapai hingga 30.000 unit per hari.

Polres Cianjur Arahkan Jalur Alternatif Jonggol-Sukabumi Selama Libur

Selama libur panjang akhir pekan, Kepolisian Resor (Polres) Cianjur, Jawa Barat, telah mengeluarkan arahan khusus bagi pengendara yang menuju Bogor dan wilayah sekitarnya untuk mengambil jalur alternatif Jonggol-Sukabumi. Tujuannya adalah menghindari terjebak antrean macet yang semakin memanjang di Jalur Puncak seiring peningkatan volume kendaraan yang signifikan sepanjang pekan ini.

Kondisi Lalu Lintas Jalur Puncak Selama Libur Panjang

Volume kendaraan di sepanjang Jalur Puncak-Bogor hingga Jalur Puncak-Cianjur terlihat meningkat drastis sejak pagi hingga petang, dengan sebagian besar pengendara menuju destinasi wisata populer di kawasan Cipanas-Cianjur. Data rekapitulasi libur panjang menunjukkan bahwa volume harian kendaraan yang menuju Puncak sempat menyentuh angka lebih dari 23.000 hingga 30.000 unit, menandakan lonjakan pemudik dan wisatawan yang mencari tempat rekreasi selama libur.

Langkah Penanganan Macet dari Polres Cianjur

Untuk mengatur arus lalulintas agar tetap aman dan lancar, puluhan petugas polisi telah disiagakan di sejumlah titik rawan macet, antara lain kawasan Puncak Pass, pertigaan Hanjawar, Cibodas, Pasar Cipanas, dan Jalan Raya Pacet-Cianjur. Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Cianjur AKP Aang Andi Suhandi menjelaskan bahwa arahan jalur alternatif telah diberikan sejak pagi hari kepada pengendara yang berasal dari Cianjur dan menuju Bogor serta wilayah sekitarnya.

"Sejak pagi petugas sudah mengarahkan pengendara dari Cianjur dengan tujuan Bogor dan seterusnya, dapat mengambil jalur alternatif Jonggol dan Sukabumi, guna menghindari macet di jalur Puncak seiring volume kendaraan yang meningkat," kata Aang Andi Suhandi di Cianjur, Minggu.

Pihaknya juga memprediksi bahwa volume kendaraan akan terus meningkat hingga akhir libur panjang pada Senin, 1 Juni 2026. Oleh karena itu, sejumlah rekayasa arus lalulintas akan diberlakukan secara situasional, termasuk penerapan sistem satu arah di Jalur Puncak. Selain itu, tim pengurai antrean juga telah disiagakan di beberapa titik rawan untuk melakukan penanganan cepat jika antrean mulai memanjang dengan laju kendaraan yang terhenti.

Anjuran untuk Pengendara

Aang Andi Suhandi juga mengeluarkan sejumlah anjuran bagi pengendara agar terhindar dari masalah macet dan kecelakaan. Dia meminta semua pengendara untuk tetap mematuhi aturan lalulintas, mendengarkan arahan petugas lapangan, dan tidak berhenti di bahu jalan karena hal tersebut dapat menyebabkan kemacetan yang lebih parah.

"Kami akan menerapkan penyekatan hingga penutupan jalur ketika terjadi antrean kendaraan dengan laju terhenti, untuk menghindari antrean pengendara diminta mendengarkan anjuran petugas dan mematuhi aturan lalulintas," tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa pengendara yang mengabaikan arahan petugas berisiko terjebak dalam antrean yang bisa mencapai belasan kilometer, sehingga menyebabkan keterlambatan yang signifikan selama perjalanan.

Data Pemantauan Arus Lalu Lintas

Berdasarkan data pemantauan polisi di sepanjang Jalur Puncak, antrean kendaraan roda dua dan empat tidak terputus dari arah keluar Tol Jagorawi menuju Simpang Gadog. Kondisi ini terlihat sejak pagi hari dan terus berlanjut hingga sore hari, menunjukkan tingkat kepadatan lalu lintas yang sangat tinggi selama libur panjang ini.

Upaya penanganan macet ini dilakukan oleh Polres Cianjur untuk memastikan keamanan dan kenyamanan semua pengendara selama libur panjang. Masyarakat diharapkan dapat mengikuti arahan petugas dan mempersiapkan perjalanan dengan baik untuk menghindari kendala di jalan.