PLN Jawa Barat Berikan 321 Sambungan Listrik Gratis di Bulan Ramadan
PLN Jawa Barat gelar program Light Up The Dream di Ramadan, pasang 321 sambungan listrik gratis untuk keluarga kurang mampu dan fasilitas ibadah di wilayah Jabar

Pendahuluan
Di bulan suci Ramadan, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat menghadirkan berkah sosial bagi ribuan warga kurang mampu melalui program Light Up The Dream. Dalam gelaran ini, pihak PLN memasang 321 sambungan listrik gratis untuk keluarga kurang mampu dan fasilitas umum seperti musala di berbagai wilayah Jawa Barat.
Latar Belakang dan Tujuan Program
General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menjelaskan bahwa program Light Up The Dream merupakan gerakan sosial yang didukung oleh donasi internal pegawai serta dana dari Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UID Jawa Barat. Menurutnya, Ramadan menjadi momentum tepat untuk memperkuat kepedulian sosial dan memastikan lebih banyak masyarakat dapat menikmati akses listrik secara mandiri.
"Ramadan adalah momentum untuk berbagi dan memperkuat kepedulian sosial. Melalui program Light Up The Dream, kami ingin memastikan semakin banyak masyarakat dapat menikmati listrik secara mandiri. Kehadiran listrik tidak hanya menerangi rumah, tetapi juga membuka peluang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat," tandas Sugeng Widodo.
Kegiatan di Kabupaten Ciamis
Salah satu lokasi utama pelaksanaan program adalah Desa Kertaraharja, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis. Di sana, Sugeng Widodo melakukan penyalaan simbolis sambungan listrik gratis bersama sejumlah pejabat lokal, termasuk Dandim 0613/Ciamis Letkol Inf Antonius Ari Widiono, Wakapolres Ciamis Komisaris Sujana, serta Asisten Daerah II Kabupaten Ciamis Dadang Darmawan. Salah satu penerima manfaat utama adalah Ami, warga Desa Kertaraharja yang selama ini harus menyambung listrik dari tetangga. Ia mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas bantuan ini, terutama di bulan suci Ramadan.
"Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PLN. Selama ini kami hanya menyambung listrik dari tetangga. Sekarang akhirnya rumah kami punya listrik sendiri. Apalagi ini bulan Ramadan. Rasanya seperti mimpi yang jadi kenyataan. Semoga PLN semakin maju dan terus membantu masyarakat kecil seperti kami," ujar Ami dengan haru.
Bantuan ke Fasilitas Ibadah di Indramayu
Selain membantu keluarga kurang mampu, program Light Up The Dream juga memberikan bantuan sambungan listrik gratis ke Musala Al Fatah di Indramayu. Sebelumnya, musala ini tidak memiliki penerangan listrik tetap, sehingga kegiatan ibadah dan mengaji anak-anak kurang nyaman. Pengurus Musala Al Fatah, Ato, mewakili jamaah musala menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan PLN. Ia menyebut bahwa doa warga musala untuk mendapatkan listrik sendiri telah dikabulkan di bulan Ramadan 1447 H.
"Kami sangat berterima kasih kepada PLN atas bantuan ini. Selama ini kami mendambakan listrik sendiri agar kegiatan mengaji anak-anak dan ibadah jamaah lebih nyaman. Alhamdulillah, di bulan Ramadan 1447 H ini doa kami dikabulkan," tutur Ato.
Sinergi antara PLN dan Pemerintah Daerah
Program ini juga menjadi wujud sinergi antara PLN dan pemerintah daerah dalam menghadirkan akses dasar listrik bagi masyarakat yang membutuhkan. Menurut Sugeng, kolaborasi ini memungkinkan program berjalan lebih optimal dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat. Selain 321 sambungan listrik gratis, PLN UID Jawa Barat juga telah melaksanakan serangkaian program sosial lainnya di momentum Ramadan, termasuk bantuan dana untuk sambungan listrik gratis kepada keluarga pra sejahtera di berbagai wilayah Jawa Barat.
Dampak Jangka Panjang Program
Dengan adanya akses listrik yang tetap, penerima manfaat dapat meningkatkan kualitas hidup mereka secara signifikan. Listrik tidak hanya digunakan untuk penerangan rumah, tetapi juga untuk kegiatan belajar mengajar di malam hari, menjalankan usaha kecil, dan menjalankan ibadah dengan lebih nyaman. Hal ini sejalan dengan tujuan PLN untuk memastikan bahwa setiap warga Indonesia dapat menikmati manfaat dari akses listrik yang andal.