Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

PKS Jawa Barat Luncurkan Milad Berdaya di Hari Kebangkitan Nasional ke-118

Jabar · Oleh Salsa Maharani ·

PKS Jawa Barat meluncurkan gerakan Milad Berdaya pada Hari Kebangkitan Nasional ke-118, fokus pada ketahanan pangan, energi, dan ekonomi untuk menghadapi ketidakpastian global.

PKS Jawa Barat Luncurkan Milad Berdaya di Hari Kebangkitan Nasional ke-118

Pada 20 Mei 2026, tepat saat memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-118, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Barat meluncurkan gerakan Milad Berdaya dengan tagline "Bersama Rakyat Menguatkan Ketahanan Indonesia". Gerakan ini digagas sebagai respons terhadap ketidakpastian geopolitik global yang mulai memengaruhi sektor pangan, energi, dan ekonomi masyarakat Jawa Barat.

Latar Belakang dan Visi Gerakan

Kepala DPW PKS Jawa Barat, Iwan Suryawan (akrab disapa Abah Iwan), menjelaskan bahwa gerakan ini lahir dari pengamatan langsung terhadap realitas di lapangan.

"Kita tinggal di tanah yang subur, tapi meja makan kita masih bergantung pada pasokan dari luar. Harga cabai naik karena kekeringan di daerah lain, begitu juga harga beras mengikuti kondisi global. Kita merasakan dampaknya, karena kendali tidak ada di tangan kita," ujarnya dalam acara peluncuran di Graha DPW PKS Jawa Barat.

Abah Iwan menekankan bahwa gerakan ini tidak bertujuan untuk menjadi acara seremonial semata.

"Jangan sampai gerakan ini hanya seremonial. Harus bergerak, dan bergerak berkelanjutan," tegasnya.

Ia menambahkan bahwa pengalaman langsung bekerja dengan peternak dan pelaku usaha kecil di Jawa Barat menjadi inspirasi utama lahirnya Milad Berdaya, mulai dari peternak kambing hingga usaha ayam petelur.

Tiga Pilar dan Lima Langkah Utama Gerakan

Ketua Pelaksana Milad Berdaya sekaligus Ketua Bidang Pertanian, Petani, dan Nelayan DPW PKS Jawa Barat, Budiwanto, menjelaskan bahwa gerakan ini berfokus pada tiga pilar utama: ketahanan pangan, ketahanan energi, dan ketahanan ekonomi. Untuk mengimplementasikannya, DPW telah menyiapkan lima langkah konkret:

Selain itu, DPW telah menyiapkan 135 Duta Tani yang akan menjadi penggerak di lapangan, dengan rincian lima orang per DPD di seluruh Jawa Barat. Mereka akan memastikan gerakan ini tidak berhenti di acara peluncuran, tetapi berlanjut hingga tingkat ranting partai. Kepala DPW juga telah menerbitkan Juknis dan Surat Edaran resmi sebagai panduan pelaksanaan gerakan, untuk memastikan semua kegiatan berjalan terstruktur dan terarah.

Langkah Strategis Selanjutnya

Selain kegiatan di tingkat komunitas, Fraksi PKS di DPRD Jawa Barat akan mendorong agar kerangka ketahanan pangan dan energi menjadi bahan pertimbangan dalam pembuatan kebijakan daerah. DPW juga akan menyiapkan white paper sebagai rekomendasi resmi bagi Pemerintah Provinsi Jawa Barat, untuk memperkuat fondasi kebijakan daerah dalam menghadapi tantangan global.

Simbolisme dan Harapan Masa Depan

Peluncuran Milad Berdaya pada Hari Kebangkitan Nasional ke-118 membawa simbolisme tersendiri. Seperti kebangkitan bangsa pada 1908 yang dimulai dari kesadaran kolektif, PKS Jawa Barat ingin menegaskan bahwa ketergantungan bukanlah takdir. Perubahan bisa dimulai dari langkah kecil, terorganisir, dan berkelanjutan, dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat.

Abah Iwan menambahkan bahwa gerakan ini juga bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengembangan daerah, agar setiap warga bisa berkontribusi dalam memperkuat ketahanan lokal dan mengurangi ketergantungan pada pasokan luar daerah.