Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Menguat, KDM Apresiasi Dukungan Berbagai Pihak

KDM · Oleh Fikri Ramadhan · · Diperbarui 2 Maret 2026

Pertumbuhan ekonomi Jawa Barat mencapai 5,32% di tahun 2025, naik dari 4,95% tahun sebelumnya. Gubernur Dedi Mulyadi menekankan pentingnya pemerataan manfaat pertumbuhan, dengan data kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan pendapatan juga menunjukkan penurunan.

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Menguat, KDM Apresiasi Dukungan Berbagai Pihak

Pertumbuhan Ekonomi Jawa Barat Meningkat di 2025: Data BPS dan Langkah Pemerintah untuk Pemerataan

Angka Pertumbuhan Ekonomi Jabar 2025: Dari Tahunan hingga Kuartal IV

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat laju pertumbuhan ekonomi Jawa Barat pada tahun 2025 mencapai 5,32%, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di level 4,95%. Peningkatan ini menjadi bukti kekuatan ekonomi regional yang terus memperkuat diri di tengah dinamika nasional dan global.

Tidak hanya itu, pertumbuhan ekonomi Jabar pada kuartal IV 2025 menunjukkan performa yang lebih baik, yaitu sebesar 5,85%, naik secara signifikan dari angka yang sama pada tahun sebelumnya. Angka ini menandakan bahwa momentum pertumbuhan semakin kuat menjelang akhir tahun, memberikan harapan untuk perkembangan yang lebih baik di tahun berikutnya.

Gubernur Dedi Mulyadi: Pertumbuhan Harus Berjalan Seiring dengan Kesejahteraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyatakan bahwa pencapaian pertumbuhan ekonomi ini tidak terlepas dari kerja sama semua stakeholder di wilayah.

"Ucapan terima kasih ke semua stakeholder mulai dari RT RW, jajaran TNI Polri, bupati wali kota yang punya satu misi dalam membangun Jabar," katanya Kamis (5/2).

Ia menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi bukan hanya tentang angka semata, tetapi harus dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah daerah tetap fokus pada upaya pengurangan kemiskinan dan pengangguran sebagai bagian dari tujuan utama pembangunan.

Indikator Kesejahteraan Meningkat: Kemiskinan, Pengangguran, dan Ketimpangan Turun

Selain pertumbuhan ekonomi, data BPS juga menunjukkan peningkatan pada berbagai indikator kesejahteraan masyarakat Jawa Barat:

Strategi Berkelanjutan untuk Mempertahankan Pertumbuhan Ekonomi

Untuk memastikan pertumbuhan ekonomi tetap stabil dan berkelanjutan, pemerintah Jawa Barat fokus pada tiga sektor utama: industri, pertanian, dan ekonomi lokal. Diversifikasi sektor ini bertujuan untuk menghindari ketergantungan pada satu sektor saja, sehingga dapat mengurangi risiko dari guncangan ekonomi nasional atau global.

Gubernur Dedi Mulyadi juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendorong penciptaan lapangan kerja dan penguatan ekonomi masyarakat. Upaya ini diharapkan dapat menjaga momentum penurunan kemiskinan dan ketimpangan pendapatan pada tahun-tahun berikutnya.

Implikasi Pertumbuhan Ekonomi Jabar untuk Masyarakat dan Bisnis

Pertumbuhan ekonomi yang kuat di Jawa Barat memberikan dampak positif bagi kedua pihak: masyarakat dan pelaku bisnis. Bagi masyarakat, penurunan pengangguran dan kemiskinan berarti lebih banyak kesempatan untuk meningkatkan taraf hidup. Bagi pelaku bisnis, kondisi ekonomi yang stabil menciptakan lingkungan investasi yang lebih kondusif, sehingga dapat mendorong pertumbuhan usaha dan penciptaan lapangan kerja lebih banyak.

Namun, tantangan tetap ada: memastikan bahwa pertumbuhan ini merata ke seluruh wilayah Jawa Barat, termasuk daerah pedesaan yang seringkali tertinggal. Pemerintah daerah perlu terus menerapkan strategi pemerataan yang tepat agar manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan oleh semua lapisan masyarakat.