Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Persib Bandung Minta Wasit Asing untuk Big Match Lawan Persija

Jabar · Oleh Rizky Maulana ·

Komisaris Persib Umuh Muchtar mengharapkan laga big match lawan Persija dipimpin wasit asing. Ia juga menyoroti pemindahan venue ke Samarinda yang merugikan kedua tim, dan menargetkan kemenangan tiga pertandingan terakhir untuk gelar juara.

Persib Bandung Minta Wasit Asing untuk Big Match Lawan Persija

Laga Big Match Persib vs Persija: Permintaan Wasit Asing dan Masalah Venue

Pertandingan big match antara Persib Bandung dan Persija Jakarta di pekan ke-31 BRI Super League 2026 menjadi perhatian khusus setelah Komisaris Persib Umuh Muchtar mengajukan permintaan khusus. Sebagai salah satu duel legendaris sepak bola Indonesia dengan rivalitas panjang, pertandingan ini membutuhkan pengadil yang profesional dan netral untuk menjaga keadilan dan kualitas pertandingan. Ia mengharapkan laga ini dipimpin oleh wasit asing.

Permintaan Wasit Asing untuk Menjaga Keadilan dan Kualitas

Umuh mengungkapkan kekhawatiran terhadap potensi masalah wasit dalam duel dua tim legendaris ini. Ia mencontohkan pengalaman pertandingan sebelumnya yang dipimpin wasit Jepang, yang menurutnya cukup profesional dan jujur.

"Ya tetap kita ada kekhawatiran, tapi kalau lihat wasit seperti kemarin dari Jepang ya, itu lumayan bagus. Nomor satu kita wasit saja minta yang jujur," kata Umuh pada Kamis, 8 Mei 2026.

Menurutnya, pertandingan dengan rivalitas tinggi seperti Persib vs Persija layak mendapatkan pengadil internasional agar tidak ada kesalahan keputusan yang bisa mempengaruhi jalannya pertandingan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa hasil pertandingan didasarkan pada kualitas permainan dan bukan kesalahan wasit.

Pemindahan Venue ke Samarinda: Kerugian untuk Kedua Tim

Selain soal wasit, Umuh juga menyoroti keputusan pemindahan venue pertandingan ke Stadion Segiri, Samarinda. Ia menilai langkah ini merugikan kedua tim, karena harus bermain jauh dari basis pendukung masing-masing. Umuh menambahkan bahwa Persib sebenarnya sudah siap melaksanakan pertandingan di Jakarta, yang menurutnya lebih menguntungkan dari sisi jarak tempuh dan kondisi fisik pemain.

"Kalau di Jakarta sebetulnya kita sudah setuju dan anak-anak sudah siap bertanding apapun gitu di Jakarta itu lebih dekat, lebih dekat dan mereka pun tidak terlalu capek," ujarnya.

Meskipun demikian, ia menghormati keputusan operator liga dan panitia pelaksana, mengingat pertandingan big match ini membutuhkan pertimbangan keamanan yang cukup rumit. Keamanan menjadi faktor utama dalam menentukan venue pertandingan untuk menghindari potensi kerusuhan antara suporter kedua tim.

Laga sebagai Final Sesungguhan untuk Gelar Juara

Umuh menilai laga melawan Persija sebagai pertandingan paling penting bagi Persib musim ini. Duel kontra Macan Kemayoran, nickname Persija Jakarta, layaknya final sesungguhnya karena bisa menentukan jalan Maung Bandung menuju gelar juara BRI Super League 2026. Ia memberikan motivasi kepada para pemain untuk tidak terjebak dengan hasil imbang atau kekalahan dalam pertandingan ini.

"Saya memberikan motivasi kepada anak-anak, ini final yang sebenarnya sekarang. Ini yang final dengan Jakarta. Jangan sampai kita draw, apalagi kalah, tidak ada, saya bilang," tegas Umuh.

Selain itu, Umuh juga meminta para pemain tampil maksimal dalam tiga pertandingan terakhir musim ini. Ia menegaskan bahwa target satu-satunya adalah kemenangan untuk mengunci gelar juara.

"Kita harus tiga kali ini menang, menang, menang. Jadi tidak ada sampai draw ya," katanya.

Menurutnya, kemenangan atas Persija akan membuat peluang Persib meraih trofi semakin terbuka lebar. Bahkan, ia optimis Maung Bandung sudah menggenggam lebih dari 90 persen peluang juara jika mampu membawa pulang tiga poin dari Samarinda.

"Kalau dengan Persija menang, sudah lah Insya Allah ya kita sudah di atas 90 persen (juara) sudah di tangan gitu ya," pungkasnya.

Pertandingan Persib vs Persija ini akan digelar pada Minggu, 10 Mei 2026 pukul 15.30 WIB di Stadion Segiri, Samarinda. Pertandingan ini akan berlangsung tanpa kehadiran pendukung suporter Bobotoh, yang biasanya menjadi kekuatan tambahan bagi Maung Bandung di lapangan. Setelah menghadapi Persija, Persib masih harus menghadapi PSM Makassar dan Persijap Jepara dalam sisa pertandingan musim ini.