Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Persaudaraan yang Tak Lekang Waktu: Momen Haru Reuni Grup Dangdut Regysta Bekasi

Jabar · Oleh · · Diperbarui 12 Agustus 2026

Reuni puluhan personel Grup Dangdut Regysta di Cikarang Timur, Bekasi, menjadi momen haru pelestarian musik dangdut dan persaudaraan yang abadi.

Persaudaraan yang Tak Lekang Waktu: Momen Haru Reuni Grup Dangdut Regysta Bekasi

Puluhan Tahun Memisahkan, Satu Momen Menyatukan Kembali

Setelah melewati perjalanan panjang selama puluhan tahun tanpa panggung bersama, para personel Grup Dangdut Regysta akhirnya kembali dipertemukan dalam sebuah reuni penuh makna. Bertajuk "Reuni Kerinduan Terobati", acara ini berlangsung di Kampung Rawa Gebang, RT 002/RW 009, Desa Tanjungbaru, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu (27/06/2026).

Pertemuan ini menjadi momen istimewa yang menyatukan kembali para musisi legendaris yang pernah mengharumkan nama daerah melalui alunan musik dangdut mereka.

Baca Juga: Evakuasi Jasad Perempuan dari Sumur 12 Meter di Tasikmalaya Terhambat Ular Kobra

Kisah Kejayaan Grup Dangdut Regysta di Cikarang Timur

Grup Dangdut Regysta bukanlah sekadar kelompok musik biasa. Mereka pernah menjadi ikon hiburan masyarakat Cikarang Timur dan sekitarnya pada era 1990-an. Selama bertahun-tahun, grup ini menemani berbagai hajatan, festival, dan panggung hiburan yang menjadi bagian penting dari kehidupan sosial masyarakat.

"Regysta bukan hanya sekadar grup musik, tetapi sudah menjadi keluarga besar yang menempa perjalanan hidup kami sekaligus menjadi bagian dari sejarah perkembangan musik dangdut di Cikarang Timur."

Hal tersebut disampaikan oleh salah seorang personel senior Regysta, Eka Jaya, yang turut hadir dalam reuni tersebut.

Baca Juga: MUI: Laki-laki Pakai Pakaian Perempuan Saat Karnaval Kemerdekaan Hukumnya Haram

Suasana Penuh Kehangatan dan Nostalgia

Begitu para mantan personel, pemain musik, penyanyi, hingga tim manajemen era kejayaan Regysta tiba di lokasi, suasana penuh kehangatan langsung terasa. Satu per satu mereka berpelukan, mengenang masa-masa kebersamaan yang pernah mereka lalui bersama.

Momen nostalgia semakin hidup ketika para personel secara spontan naik ke panggung sederhana untuk membawakan kembali sejumlah lagu andalan mereka. Alunan gitar, tabuhan kendang, dentingan keyboard, dan harmonisasi vokal khas Regysta seolah membawa seluruh hadirin kembali mengenang masa-masa keemasan musik dangdut lokal.

Apresiasi dari Pemerintah Kecamatan Cikarang Timur

Sekretaris Kecamatan Cikarang Timur, H. Aris Sadikin Asnawi, S.E., M.M., turut hadir dalam kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi tinggi terhadap reuni yang diselenggarakan.

"Atas nama Pemerintah Kecamatan Cikarang Timur, kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh keluarga besar Regysta Grup. Mereka bukan hanya kelompok musik, tetapi merupakan bagian dari sejarah perjalanan seni budaya di Cikarang Timur yang telah menghadirkan hiburan berkualitas sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat pada masanya,"ungkapkannya.

Warisan Persaudaraan untuk Generasi Muda

Aris Sadikin Asnawi menambahkan bahwa semangat kebersamaan yang tetap terjaga selama puluhan tahun merupakan teladan berharga yang layak diwariskan kepada generasi muda.

"Silaturahmi yang terus terpelihara hingga hari ini menunjukkan bahwa seni bukan hanya melahirkan karya, tetapi juga membangun persaudaraan yang abadi. Kami berharap momentum ini menjadi awal lahirnya kembali karya-karya Regysta, sekaligus menginspirasi para seniman muda Kabupaten Bekasi untuk terus berkarya, melestarikan musik dangdut, dan memperkuat identitas budaya daerah,"tambahnya.

Pengakuan Para Penggemar yang Terharu

Reuni tersebut juga menjadi ruang nostalgia bagi para penggemar yang datang dari berbagai wilayah. Mereka mengaku sangat terharu dapat kembali menyaksikan penampilan para personel Regysta yang pernah menjadi primadona di berbagai panggung hiburan masyarakat.

Optimisme Baru untuk Masa Depan Musik Dangdut Lokal

Meski kini masing-masing personel telah menekuni profesi dan aktivitas yang berbeda, pertemuan penuh makna ini melahirkan optimisme baru. Terselip harapan agar Grup Dangdut Regysta dapat kembali menghadirkan karya-karya kolaboratif maupun tampil dalam sebuah konser reuni yang lebih besar.

Reuni "Kerinduan Terobati" menjadi bukti nyata bahwa sebuah karya seni yang lahir dari kebersamaan, dedikasi, dan kecintaan kepada budaya tidak akan pernah lekang oleh waktu. Regysta tidak hanya meninggalkan jejak dalam dunia hiburan, tetapi juga mewariskan nilai persaudaraan, loyalitas, serta semangat melestarikan seni budaya lokal sebagai bagian dari identitas Kabupaten Bekasi.