Perpanjangan SIM Tidak Wajib Sesuai Domisili KTP, Warga Bekerja dan Kuliah di Bandung Untung
Polri perbolehkan perpanjangan SIM di luar domisili KTP. Warga Bandung dan Jawa Barat yang KTP-nya dari luar daerah tetap bisa layanan di dekat tempat tinggal.

Bagi puluhan ribu pekerja dan mahasiswa yang identitas kependudukannya tercatat di daerah lain, kewajiban membawa Surat Izin Mengemudi sesuai domisili KTP pernah menjadi masalah. Banyak di antara mereka yang bertahan di Bandung Raya selama bertahun-tahun tanpa bisa mengakses layanan perpanjangan SIM di dekat tempat tinggalnya.
Polri akhirnya menegaskan aturan itu tidak berlaku. Perpanjangan SIM tidak harus dilakukan di wilayah yang alamatnya tertera di KTP. Seseorang dengan KTP dari luar Jawa Barat tetap bisa memanfaatkan layanan perpanjangan SIM di Satpas atau titik layanan SIM Keliling yang tersedia di Bandung dan sekitarnya.
"Masyarakat dapat mendatangi Satpas atau lokasi pelayanan SIM yang tersedia," tulis Korlantas Polri dalam keterangan resmi yang dirilis ulang melalui berbagai platform pada akhir Juli 2026.
SIM Keliling Melayani SIM A dan SIM C di Berbagai Titik
Korlantas Polri membuka jaringan layanan SIM Keliling di berbagai kota di Jawa Barat. Unit ini melayani perpanjangan SIM A untuk kendaraan roda empat dan SIM C untuk sepeda motor. Syaratnya dokumen asli masih berlaku dan pemohon datang langsung ke lokasi.
Layanan perpanjangan SIM juga tersedia secara daring melalui situs resmi Korlantas. Pemohon bisa mendaftarkan diri secara online, kemudian menjalani verifikasi data, tes kesehatan, serta tes teori di lokasi yang ditentukan.
Baca Juga: DPKP Bandung Tanam 10 Pohon Mahoni Pengganti yang Ditebang di Depan Lapangan Padel Jalan Riau
Biaya Perpanjangan SIM A dan SIM C
Biaya perpanjangan SIM A составляет Rp120.000. Untuk SIM C, biayanya Rp75.000. Pembayaran dilakukan setelah pemohon memenuhi seluruh persyaratan dan dinyatakan lolos verifikasi.
Proses perpanjangan di SIM Keliling umumnya tidak membutuhkan waktu lama. Unit ini biasa berkeliling di titik-titik ramai seperti alun-alun kota, area parkir pusat perbelanjaan, atau kompleks pemerintahan daerah.